• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Bangun Ekosistem Kecerdasa...

Bangun Ekosistem Kecerdasan Buatan, Lintasarta Luncurkan Semesta AI

Kamis, 24 Jul 2025, 18:10 WIB

JAKARTA — Lintasarta, meluncurkan program Semesta AI, sebuah inisiatif akselerasi startup berbasis AI untuk memperkuat ekosistem kecerdasan artifisial (AI) nasional. Program tersebut merupakan bagian dari gerakan AI Merdeka yang dengan bekerja sama dengan Nvidia melalui program Inception untuk startup.

Sebagai satu-satunya Nvidia Cloud Partner (NCP) di Indonesia, peluncuran Semesta AI menjadi kelanjutan strategis dari komitmen Lintasarta dalam mendorong kemandirian teknologi nasional, khususnya melalui pemberdayaan startup dan pengembangan solusi AI lokal yang siap digunakan secara nyata.

Ket. Foto: Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif RI, Irene Umar, dan President Director & CEO Lintasarta Bayu Hanantasena, pada acara peluncuran Semesta AI di Jakarta pada hari Kamis (24/7). — Sumber: Koran Jakarta - Haryo Brono

Program ini melanjutkan inisiatif sebelumnya, yaitu peluncuran Sahabat-AI, kumpulan Large Language Model (LLM) dan layanan AI yang dikembangkan dengan Nvidia NeMoTM dan Nvidia NIMTM, yang ditujukan untuk industri Indonesia dan lebih dari 277 juta penutur bahasa lokal.

Sejak pendaftaran dibuka pada akhir 2024, Semesta AI mendapat sambutan positif dari ekosistem startup tanah air. Tercatat 155 startup dari berbagai daerah di Indonesia telah mendaftar. Setelah proses seleksi yang ketat, 20 startup terpilih untuk mengikuti program mentoring intensif yang difasilitasi oleh Lintasarta. Kemudian 30 peserta lain akan mendapatkan pendampingan teknis untuk pengembangan solusi berbasis AI.

“Semesta AI dirancang sebagai platform nyata untuk membina dan berkolaborasi dengan para inovator lokal. Tujuan kami bukan hanya mempercepat pengembangan teknologi AI, tetapi juga mendorong dampak berkelanjutan bagi ekonomi digital Indonesia,” ujar President Director & CEO Lintasarta Bayu Hanantasena, pada acara peluncuran tersebut di Jakarta pada hari Kamis (24/7).

Sementar itu Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif RI, Irene Umar, menyampaikan dukungannya terhadap inisiatif Semesta AI yang sejalan dengan visi pemerintah dalam membangun ekosistem teknologi digital yang berdaulat dan inklusif untuk memperkuat sektor ekonomi kreatif nasional.

“Peluncuran Semesta AI 2025 bukan sekadar platform bagi startup, melainkan tonggak penting dalam membangun kolaborasi lintas sektor demi mempercepat adopsi kecerdasan artifisial di Indonesia. AI bukan hanya teknologi pendukung, tetapi alat strategis dalam menciptakan efisiensi, mendorong kreativitas, dan memperluas daya saing produk kreatif Indonesia di pasar global,” ujarnya.

“Pemerintah mendukung penuh pemanfaatan AI yang aman, inklusif, dan beretika, serta mendorong co-creation ecosystem yang memberi ruang bagi talenta lokal untuk tumbuh dan menciptakan dampak nyata,” tambah Irene.

Kolaborasi Semesta AI bersama Nvidia Inception memberikan berbagai manfaat strategis, beberapa di antaranya adalah pendampingan langsung dari para pakar industri dan profesional AI, akses ke teknologi komputasi akselerasi Nvidia terkini.

Selanjutnya pelatihan teknis dan dukungan pengembangan solusi AI, Peluang kolaborasi dengan perusahaan-perusahaan terkemuka dalam jaringan Lintasarta,  mendapatkan voucher GPU Merdeka senilai hingga 15.000 dollar AS untuk proyek AI terbaik.

Bayu menambahkan, sepanjang program, 20 startup terpilih akan menjalani kurikulum intensif yang berfokus pada pengembangan solusi AI berbasis use case lokal dari sektor-sektor strategis seperti keuangan, manufaktur, kesehatan, dan layanan publik. Program ini akan ditutup dengan pemilihan Top Ten Semesta AI, yaitu 10 startup terbaik yang akan mendapatkan insentif GPU Merdeka serta peluang kemitraan untuk mengimplementasikan solusi mereka bersama lebih dari 2.300 pelanggan korporasi Lintasarta.

Inisiatif ini juga sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (TPB/SDGs), khususnya tujuan nomor 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur. Lintasarta menegaskan komitmennya dalam membangun infrastruktur digital yang inklusif dan berkelanjutan, sekaligus memberdayakan talenta lokal.

“Kami percaya potensi talenta AI Indonesia sangat besar. Melalui Semesta AI, kami ingin mengambil lompatan nyata untuk mempersiapkan ekosistem digital Indonesia agar mampu bersaing di tingkat global,” tambah Bayu.

Menurut Bayu dengan Semesta AI, Lintasarta terus membuka jalan menuju transformasi digital yang inklusif, inovatif, dan berdaulat, sekaligus memberdayakan generasi baru pembawa perubahan berbasis AI di Indonesia.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Haryo Brono

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.