Waspada Pangan Beracun! BBPOM Sita Makanan Mengandung Rhodamin & Boraks di Kudus

Senin, 21 Jul 2025, 02:01 WIB

Kudus - Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Semarang bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus, Jawa Tengah pada Minggu (20/7), dalam pengujian 78 sampel makanan yang dijual di acara "car free day" ditemukan makanan mengandung rhodamin dan boraks, Ahad.

"Dari puluhan sampel makanan yang dijual oleh pedagang di acara 'car free day' di Jalan A. Yani Kudus, BBPOM menemukan dua jenis makanan cenil dan lopis yang mengandung zat berbahaya," kata Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus Nuryanto di Kudus.

Ket. Foto: Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Semarang bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, melakukan pemeriksaan kandungan makanan dari zat berbahaya di acara "car free day" di Alun-alun Kudus, Ahad (20/7). — Sumber: Antara

Untuk cenil, kata dia, setelah dilakukan pemeriksaan mengandung zat Rhodamin B, sedangkan lopis mengandung boraks.

Ia mengungkapkan pemeriksaan kandungan zat berbahaya dalam makanan yang dijual kepada masyarakat rutin dilakukan. Sedangkan di acara "car free day" atau sehari tanpa asap kendaraan mendapat dukungan dari BPOM Semarang.

Pengambilan sampel makanan tidak hanya pada pedagang yang berjualan di Jalan A. Yani, termasuk di Jalan Ramelan. Tim BBPOM mengambil 57 sampel makanan dan Dinkes Kudus mengambil 21 sampel makanan.

Ia berharap para penjual makanan dari kalangan usaha mikro kecil menengah (UMKM) maupun pedagang kaki lima menggunakan bahan yang aman dikonsumsi.

Atas temuan tersebut, pedagang diberikan pembinaan dan dilarang memperjualbelikan cenil maupun lopis yang masih tersisa.

Berdasarkan keterangan dari pedagang yang menjual cenil dan lopis, katanya, makanan tersebut diperoleh dari pedagang di Pasar Bitingan Kudus.

"Kami akan menindaklanjuti informasi tersebut dengan menelusuri penjual yang ada di Pasar Bitingan Kudus," ujarnya.

Ketua Paguyuban PKL CFD Kudus Yanuar Hilmi membenarkan adanya temuan makanan yang dijual mengandung zat berbahaya.

"Kami juga menindaklanjuti temuan tersebut sesuai arahan dari Bupati Kudus. Pedagang juga kami imbau langsung agar tidak lagi menjual makanan dengan bahan berbahaya, apalagi ini bukan buatan sendiri, tapi dari penyuplai," ujarnya.

Ia berharap temuan tersebut menjadi peringatan bagi seluruh pedagang untuk lebih memperhatikan keamanan pangan yang dijual.

Redaktur: Andreas Tanjung

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Gempa M 5,2 Guncang Manggarai NTT, Ada Potensi Tsunami? Ini Penjelasan BMKG

Menang Dramatis! Lando Norris Rebut Juara GP Belanda 2026, Verstappen Tersingkir Usai Kecelakaan

Karya Kreatif Indonesia dan Karya Kreatif Benuanta 2026, Dorong kebangkitan UMKM dan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Karhutla di Tengah El Nino Ancam Ekonomi, Dampaknya Bisa Lebih Besar dari Nilai Hutan yang Terbakar

Pameran Arsip Asrul Sani Telusuri Jejak Kreatif Maestro Sastra dan Film

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palembang, Jarak Pandang Kurang dari 50 Meter dan Kualitas Udara Berbahaya

QRIS Menjangkau 65,77 Juta Pengguna, Mayoritas Merchant Merupakan UMKM

Penyerapan Gabah Petani Capai 3,67 Juta Ton, Bulog Dekati Target 4 Juta Ton

Mendadak Gelar Ratas pada Malam Hari di Waktu Libur! Presiden Bahas Karhutla dan Bencana di NTT

Daun Pandan Tak Sekadar Aroma Khas, Ada Ikatan antara Hainan dan Indonesia yang Terjalin Semakin Erat

Kegiatan Gratis di HBKB Kenalkan Bahasa Isyarat kepada Masyarakat

Banten Siapkan Fasilitas Hoki Baru 2027, Target Cetak Atlet untuk PON 2032 hingga

Karhutla di Kalbar Capai 38 Ribu Hektare, BNPB Waspadai Ancaman Bencana Asap

Status Bandara IKN Bakal Diubah Jadi Bandara Umum

TNI Siagakan 73.766 Personel Tangani Karhutla di Berbagai Wilayah.

TNI Salurkan 695,17 Ton Bantuan untuk Korban Gempa NTT.

Perlu Audit Nasional PMB Jalur Mandiri PTN Buntut Kasus Unsoed

Kelas Menengah Menyusut Pertanda Kemajuan Pembangunan Indonesia Melambat

Pramono Siapkan 10.000 Bus Listrik untuk Atasi Polusi dan Kemacetan Jakarta

Komandan Lanud Sjamsudin Noor Turun Langsung Padamkan Karhutla di Kalsel

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.