Meningkatkan Perencanaan dan Kapasitas SDM dalam Menangani Karhutla
Senin, 21 Jul 2025, 23:15 WIBBanjarbaru - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) meningkatkan sistem perencanaan mitigasi bencana dan kapasitas sumber daya manusia (SDM) guna memahami situasi di lapangan dalam menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kalsel Bambang Dedi Mulyadi mengatakan upaya itu dilaksanakan dalam kegiatan simulasi Table Top Exercise (TTX) dan Command Post Exercise (CPX) melibatkan lintas lembaga di Banjarbaru, Senin.
âSimulasi yang kami laksanakan penting dan merupakan koordinasi terpadu lintas lembaga sebagai langkah strategis dalam menghadapi ancaman karhutla menjelang musim kemarau,â ujar dia.
Ia menekankan bahwa keberhasilan penanggulangan karhutla tidak terlepas dari keterpaduan sinergi lintas lembaga, koordinasi, serta menyepakati beberapa sistem perencanaan dalam menangani karhutla.
Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Provinsi Kalsel berada di peringkat kedua nasional sebagai daerah dengan tingkat risiko bencana yang tinggi meskipun indeks ketahanan bencana daerah mengalami peningkatan dari 0,46 menjadi 0,5 poin.
âMemang indeks ketahanan bencana menunjukkan angka yang bagus, namun kesiapsiagaan perlu ditingkatkan mengingat daerah kita rawan bencana,â ucapnya.
Terkait dengan bencana karhutla, Bambang mengungkapkan kejadian di Provinsi Kalsel mengalami penurunan kasus, indeks karhutla pada 2022 berada di angka 1,22 poin, pada 2023 meningkat menjadi 1,29 poin, dan pada 2024 turun menjadi 1,22 poin.
Menurut dia, penurunan indeks kejadian karhutla pada 2024 merupakan bentuk sinergi lintas lembaga yang melakukan berbagai upaya untuk mencegah karhutla.
Oleh karena itu, kata dia, langkah kolaborasi itu harus terus dilakukan, salah satunya melalui kegiatan simulasi Table Top Exercise (TTX) dan Command Post Exercise (CPX) yang dilaksanakan bersama lintas lembaga.
Kegiatan simulasi itu melibatkan BPBD Kalsel, Polda Kalsel, Korem 101/Antasi, Lanud Syamsudin Noor, BMKG, Manggala Agni, SKPD terkait, organisasi kemasyarakatan, dan lembaga lainnya.
âKegiatan ini penting untuk menghasilkan beberapa kesepakatan bersama untuk memperkuat kapasitas dalam menghadapi bencana, khususnya karhutla,â ujar Bambang.
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Antara, Ones
Berita Terkait:
-
Brigade Siapkan Pengawalan di Tiga Titik Jalur Pendakian Gunung Dempo
-
Teladani Rahmi Hatta: Menteri PPPA dan Meutia Hatta Tekankan Peran Ibu dalam Pemberdayaan Perempuan
-
BPJS Ketenagakerjaan Gandeng Masjid dan RT/RW Lindungi Pekerja Informal
-
Rupiah Hari Ini Terseret Sentimen Risk-Off Dunia, Efek Penguatan Dolar dan Kenaikan Imbal Hasil US Treasury
-
17 Pelaku Karhutla Ditangkap, Polda Riau Tegas Berantas Pembakaran Lahan
-
Pada Masa Mudik dan Balik Angleb Mendatang, Berikut Pengaturan Lalin
-
Rancangan Pergub tentang Pengendalian Karhutla Lewat Kearifan Lokal
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.