• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Usung Konsep Recommerce, S...

Usung Konsep Recommerce, Surplus Selamatkan Produk yang Gagal Terjual

Sabtu, 19 Jul 2025, 13:45 WIB

JAKARTA – Perusahaan rintisan (startup) yang mengembangkan aplikasi dan platform untuk mengurangi limbah makanan, PT Ekonomi Sirkular Indonesia (Surplus Indonesia), menghadirkan Clearance Sale App. Layanannya menawarkan berbagai produk kategori untuk membantu masyarakat berbelanja hemat sekaligus mengurangi dampak buruk bagi lingkungan.

“Clearance Sale App mengusung konsep re-commerce, atau perdagangan ulang, sebuah bisnis yang melibatkan pembelian dan penjualan kembali barang bekas, rekondisi, atau retur. Praktik ini merupakan bagian dari ekonomi sirkular yang bertujuan untuk memperpanjang siklus hidup produk, mengurangi limbah, dan mempromosikan keberlanjutan

Ket. Foto: CEO Surplus Indonesia, Agung Saputra dalam acara peluncuran aplikasi Clearance Sale App, di Jakarta pada hari Jumat (18/7). Dengan konsep recommerce, perusahaan rintisan ini memberi solusi bagi produk-produk yang tidak terjual. — Sumber: Surplus Indonesia

Dengan konsep tersebut, Surplus memberi solusi produk-produk baru yang sebelumnya tidak terjual, barang yang dikembalikan, produk dengan cacat minor, serta stok berlebih untuk ditemukan kembali dan dijual lagi.  Dengan cari perusahaan startup pertama di Indonesia yang berhasil meraih sertifikasi B-Corp, dapat memberi manfaat pada produk yang biasanya berakhir menjadi sampah atau limbah.

Surplus Indonesia menyebut, telah berhasil menyelamatkan lebih dari 400.000 produk atau 10.000 ton produk, mencegah potensi kerugian ekonomi senilai lebih dari 1 juta dollar AS, serta mengurangi emisi lebih dari 10 juta CO2e dari tempat pembuangan akhir. Hal ini berdampak langsung pada lebih dari 1.000.000 pengguna. 

 “Kami ingin memberikan solusi belanja hemat dan ramah lingkungan melalui satu aplikasi yang dapat memenuhi kebutuhan masyarakat. Tidak hanya itu, masyarakat bisa berkontribusi dalam mengurangi limbah dan menciptakan dampak positif bagi bumi ini. Dengan pendekatan ini, Surplus berupaya menciptakan pengalaman belanja yang mudah sekaligus mendukung ramah lingkungan,” ujar CEO Surplus, Agung Saputra melalui keterangan tertulis pada hari Jumat (18/7).

Melalui Kampanye #PastiDiskon Tanpa Syarat Hingga 80% dari Surplus menghadirkan keuntungan besar bagi semua pihak. Bagi pemilik bisnis, kampanye ini membantu mengurangi biaya pembuangan barang tidak terjual, mengoptimalkan stok yang tersisa, serta meminimalkan kerugian. Di sisi lain, pengguna mendapatkan kesempatan untuk berbelanja produk berkualitas dengan harga jauh lebih terjangkau.

Setiap produk yang dijual melalui platform Surplus telah melalui proses kurasi ketat untuk memastikan kualitas dan keamanannya, sehingga pengguna bisa berbelanja dengan nyaman dan tanpa khawatir. Kini, tidak hanya makanan dan minuman yang tersedia Surplus juga menawarkan pakaian, kebutuhan rumah tangga, kupon diskon, dan masih banyak lagi.

“Saat ini, Indonesia masih jadi salah satu penyumbang limbah makanan terbesar di dunia. Dengan inovasi karya anak bangsa seperti Surplus kita yakin bisa berubah bersama. Lebih lagi lewat pilar 3P: People, Planet, Prosperity, tentunya kita optimis ini bisa membawa kita satu langkah lebih dekat menuju visi besar Indonesia Emas 2045,” kata Advisor Surplus Sandiaga Uno.

Melalui ekosistem Surplus, merchant yang telah bergabung dari berbagai sektor juga turut merasakan manfaat nyata dari inovasi Surplus. Tidak hanya membantu mengurangi kerugian akibat barang yang tidak terjual, para merchant juga dapat memperluas jangkauan pasar ke konsumen baru yang semakin peduli dengan pola belanja yang hemat dan berkelanjutan.

“Surplus membuka jalur distribusi baru bagi kami untuk mengoptimalkan produk Clearance. Selain mendukung penjualan, kami juga dapat memperkenalkan Atria kepada konsumen baru yang peduli dengan nilai-nilai lingkungan,” ujar National Head of Marketing & Merchandising Atria, Oktavianus Kusuma.

COO Freshly Baked by Origin Bakery, Tania Wirjakusuma, membagikan pengalamannya bergabung bersama Surplus. Sebagai perusahaan yang bergerak dalam bidang makanan dan minuman samaph makanan menjadi permasalahan tersendiri untuk diselesaikan.

 “Sebagai pelaku F&B, food waste selalu menjadi tantangan tersendiri. Dengan adanya Surplus, kami bisa meminimalkan produk yang terbuang, sambil menarik pelanggan baru yang ingin menikmati makanan kami dengan harga yang lebih hemat. Win-win solution untuk bisnis dan bumi,” ungkapnya.

Peluncuran Surplus Clearance Sale ini dukung juga oleh beberapa mitra salah satunya JuLing (Juicible Keliling), Juicible, Imperfashion, Ultimate U, 23 Fragrance: Storytelling through scents that are kept in treasure boxes, Ne Segitiga, kantong plastik berbahan, dan Dolarindo Money Changer, kedai valasnya orang Indonesia, kurs kompetitif dan free delivery.

"Surplus sangat berkomitmen untuk memastikan bahwa setiap transaksi yang terjadi di platform kami memberi manfaat sosial dan lingkungan. Kami berharap dapat berperan aktif dalam menciptakan masa depan yang lebih berkelanjutan dan penuh kepedulian terhadap lingkungan," tutup Agung.

Ia menjelaskan, Clearance Sale App satu-satunya aplikasi yang menawarkan diskon tanpa syarat potongan yang ditawarkan mencapai hingga 80%, sehingga konsumen selain dapat berbelanja dengan hemat juga berkontribusi dalam menyelamatkan bumi.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Haryo Brono

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.