Gubernur Banten Apresiasi Sikap Gotong Royong dan Kerukunan Warga

Sabtu, 19 Jul 2025, 21:01 WIB

SERANG – Gubernur Banten, Andra Soni, mengapresiasi sikap gotong royong dan kerukunan masyarakat yang terus terjaga di wilayah itu.Menurutnya, semangat kebersamaan itu merupakan jati diri bangsa yang harus terus dipelihara.

“Kehidupan warga perumahan di sini dengan warga sekitar guyub. Asimilasi berjalan baik. Kerukunan warga terjaga. Toleransi juga baik karena Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan berjalan dengan baik,” katanya dalam keterangan di Kota Serang, Sabtu(19/7).

Ket. Foto: Gubernur Banten Andra Soni bersama penceramah Mamah Dedeh (tengah) dan masyarakat dalam kegiatan sosial di Masjid Al Muhajirin, Komplek Deplu Cipadu Bhuwana, Kecamatan Larangan, Kota Tangerang, Sabtu (19/7/2025). — Sumber: ANTARA

Ia menghadiri kegiatan sosial di Masjid Al Muhajirin Kompleks Deplu Cipadu Bhuwana, Kecamatan Larangan, Kota Tangerang.

Dalam kesempatan itu, ia menyinggung sejumlah program pembangunan yang dijalankan Pemerintah Provinsi Banten, termasuk Program Sekolah Gratis.

Ia menyebut total lebih dari 160 ribu siswa SMA, SMK, dan SKh negeri dan swasta di Banten saat ini telah dibiayai penuh oleh pemprov.

“Anak-anak yang diterima sekolah swasta yang bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Banten ditanggung biayanya oleh Pemerintah Provinsi Banten. Alhamdulillah, Program Sekolah Gratis saat ini sudah berjalan,” ujarnya.

Di hadapan jemaah, ia juga menyampaikan progres penanganan banjir di Tangerang Raya yang saat ini terus dikoordinasikan bersama para kepala daerah sekitarnya.

“Kami terus berkoordinasi supaya bisa mengatasi permasalahan yang terjadi. Mohon doanya supaya kami bisa menemukan solusinya dan memperbaiki keadaan,” ujar Andra.

Ia memaparkan program Bangun Jalan Desa Sejahtera (Bang Andra) yang menyasar wilayah selatan Banten, sebagai langkah pemerataan pembangunan antar-wilayah.

“Kalau jalan desa dibangun, insyaAllah warga desanya produktif dan menjadi sejahtera,” katanya.

Dalam hal ketahanan pangan, Andra menyatakan Banten berada dalam kondisi surplus beras. Untuk menjaga ketahanan tersebut, pemprov melakukan berbagai langkah seperti perbaikan irigasi, penetapan harga GKP sebesar Rp6.500 per kilogram, dan pembangunan jalan usaha tani.

“Alhamdulillah sekarang petani mulai bisa tersenyum,” ucapnya.

Ketua Majelis Taklim Ibu-Ibu Al Muhajirin Siti Maliha menyampaikan santunan untuk 104 anak yatim berhasil digalang dari donasi warga dan bantuan Baznas Provinsi Banten serta Kota Tangerang.

Acara tersebut juga diisi ceramah oleh Mamah Dedeh yang menyampaikan hikmah bulan Muharam dan kisah hijrah Nabi Muhammad SAW, serta ditutup dengan sesi tanya jawab dengan jemaah.

  • Gubernur Banten Andra Soni

Redaktur: Bambang Wijanarko

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.