- Home
-
- Luar Negeri
-
- Spanyol Berlakukan Status ...
Spanyol Berlakukan Status Siaga Gelombang Panas
Jumat, 18 Jul 2025, 01:00 WIBMOSKWA - Lebih dari sebagian wilayah di Spanyol diprediksi akan menghadapi gelombang panas dengan perkiraan suhu mencapai 42 derajat Celsius (107,6 Fahrenheit) di sejumlah provinsi, Badan Meteorologi Spanyol (AEMET) memperingatkan pada Rabu (16/7) waktu setempat.
Tingkat bahaya berwarna oranye atau tingkat tertinggi kedua, diumumkan di Provinsi Andalusia, Castile-La Mancha, Extremadura, Galicia, Madrid, dan Kepulauan Canary, dengan suhu puncak diperkirakan berkisar antara 39-42 derajat Celsius.
Sementara di enam wilayah lain, termasuk Catalonia, Valencia, dan Navarre, diumumkan tingkat bahaya kuning (di bawah oranye).
âDi Spanyol selatan, suhu tertinggi diperkirakan terjadi di kota-kota Andalusia seperti Cordoba, Seville, Jaén, dan Granada, sedangkan di wilayah tengah Castile-La Mancha dan Extremadura diperkirakan akan terdampak gelombang panas secara menyeluruh,â lapor kantor berita RIA Novosti.
Di Madrid, suhu udara akan naik menjadi 39 derajat Celsius, sedangkan di wilayah pegunungan diperkirakan mencapai 35 derajat Celsius.
Berdasarkan klasifikasi AEMET, peringatan oranye mengindikasikan risiko meteorologi signifikan yang dapat membahayakan aktivitas sehari-hari, sedangkan peringatan kuning mengindikasikan risiko sedang yang dapat berpengaruh terhadap kelompok populasi atau aktivitas tertentu.
Imbauan Kewaspadaan
Terkait bahaya gelombang panas ini, otoritas setempat mengimbau masyarakat untuk waspada, menghindari paparan sinar matahari terlalu lama di siang hari serta lebih memperhatikan kesehatan kerabat lansia dan juga anak-anak.
Sebelumnya dilaporkan gelombang panas di Spanyol telah menyebabkan 1.180 kematian dalam dua bulan terakhir.
Wilayah yang paling terkena dampak adalah Galicia, La Rioja, Asturias dan Cantabria, yang semuanya terletak di bagian utara negara itu, di mana suhu musim panas yang biasanya lebih dingin telah mengalami peningkatan signifikan dalam beberapa tahun terakhir.
Seperti halnya negara-negara lain di Eropa Barat, Spanyol telah dilanda gelombang panas ekstrem dalam beberapa pekan terakhir dengan suhu sering kali mencapai 40 derajat Celsius.
Saat musim panas tahun lalu, tercatat sebanyak 2.191 kematian disebabkan oleh penyebab terkait panas di Spanyol, menurut data dari Institut Kesehatan Carlos III.
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Cuaca Ekstrem dan Potensi Bencana Alam
-
Momen Langka! Warga Bantaran Rel Sampaikan Harapan ke Presiden Prabowo Soal Tempat Tinggal.
-
Angkasa Pura Indonesia dan AirNav Pastikan Operasional Bandara Soetta Tetap Terkendali Saat Cuaca Buruk
-
Cuaca Ekstrem Berpotensi Melanda Banten pada 3-8 Mei, BMKG Minta Warga Waspada
-
Masuki Pancaroba, BMKG Minta Warga Bandung Raya Waspadai Cuaca Ekstrem
-
Cuaca Ekstrem hingga 24 Mei, BPBD DKI Minta Warga Waspada Banjir
-
Buntut Kasus Amsal Sitepu, Kejagung Periksa Jajaran Kejari Karo
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.