Pemkot Semarang dan Komunitas 'Driver Online' Kolaborasi Wujudkan Lingkungan Bersih

Jumat, 18 Jul 2025, 15:32 WIB

SEMARANG - Kesadaran kolektif untuk menjaga kebersihan kota tak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, melainkan butuh keterlibatan aktif warga. Hal itulah yang ditunjukkan Asosiasi Driver Online (ADO) Jawa Tengah, saat menggelar aksi bersih-bersih atau resik-resik di kawasan Jalan Kusumawardani, Kota Semarang, Kamis (17/7).

Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan langsung terhadap program Semarang Bersih, sebuah inisiatif Pemerintah Kota Semarang yang menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan lingkungan kota yang bersih, sehat, dan layak huni.

Ket. Foto: Pemkot Semarang dan Asosiasi Driver Online (ADO) Jawa Tengah, menggelar aksi bersih-bersih atau resik-resik di kawasan Jalan Kusumawardani, Kota Semarang, Kamis (17/7). — Sumber: koran jakarta/ henri pelupessy

“Kami ingin program Semarang Bersih tidak hanya menjadi slogan. Kami merasa sebagai bagian dari kota ini, punya kewajiban menjaga lingkungan secara konkret,” ujar Astrid Jovanka, Humas ADO Jateng, saat ditemui di sela kegiatan.

Pemilihan titik aksi bersih-bersih di ruas Jalan Kusumawardani–Metro Sport Center, tepat di samping Taman Makam Pahlawan (TMP) Giri Tunggal, dipilih bukan tanpa alasan. Kawasan ini dikenal sebagai lokasi rehat para pengguna jalan, termasuk driver ojek online, karena rindangnya pepohonan dan akses yang strategis.

“Tempat ini sering digunakan masyarakat untuk istirahat. Ketika bersih, nyaman, dan terawat, maka semua pengguna jalan akan merasa dihargai dan ikut menjaga,” imbuh Astrid yang akrab disapa Juminten.

Ketua ADO DPD Jateng, Daniel Pura Tama, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar aksi simbolik, melainkan bagian dari program sosial yang rutin dilakukan komunitas mereka setiap dua bulan sekali. Dengan pendekatan gotong royong dan kepekaan terhadap lingkungan, ADO ingin membangun identitas komunitas driver online yang peduli dan bertanggung jawab sosial.

“Kami ingin membuktikan bahwa driver online bukan hanya pelaku transportasi digital, tapi juga bagian dari komunitas kota yang aktif menjaga kebersihan dan kenyamanan bersama,” tegasnya.

Berikan Apresiasi

Wakil Wali Kota Semarang, Iswar Aminuddin, menyampaikan apresiasi atas inisiatif yang dilakukan ADO. Ia menilai langkah tersebut sejalan dengan semangat yang terus digaungkan oleh Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, dalam membangun tata kelola kota yang partisipatif dan berkelanjutan.

“Yang dilakukan teman-teman ADO ini adalah contoh konkret bagaimana masyarakat ikut menjadi pelaku perubahan. Gerakan Semarang Bersih akan lebih kuat jika komunitas lain turut terlibat,” kata Iswar.

Menurutnya, keberhasilan program kebersihan kota tidak cukup hanya dari sisi regulasi atau pengadaan infrastruktur, melainkan harus dibarengi dengan perubahan perilaku masyarakat yang lebih sadar lingkungan.

Pemkot Semarang berharap aksi ADO dapat menjadi pemantik bagi organisasi lain, baik komunitas pemuda, kelompok usaha, hingga institusi pendidikan, untuk menggelar aksi serupa di titik-titik lain.

Kota yang bersih, menurut Iswar, bukan hasil kerja satu pihak, melainkan akumulasi dari kesadaran kolektif yang tumbuh dari masyarakat itu sendiri.

Program resik-resik yang dilakukan ADO menjadi contoh kecil dari sebuah gerakan besar: membangun budaya bersih dan cinta kota. Di tengah derasnya arus digitalisasi dan mobilitas tinggi perkotaan, aksi sederhana seperti membersihkan lingkungan adalah bentuk nyata cinta terhadap ruang hidup bersama.

Kegiatan seperti ini sekaligus mempertegas bahwa inisiatif warga adalah pilar utama dalam mewujudkan kota yang lestari dan manusiawi.

Redaktur: Sriyono

Penulis: Henri pelupessy

Berita Terbaru

Omzet UMKM di KKI 2026 Tembus Rp144,2 Miliar, Produk Lokal Makin Menggigit

TP PKK dan Pemkab Banjar Buka Akses Layanan Operasi Bibir Sumbing Berkelanjutan

Bangkit dari Cedera Langsung Juara Dunia! Keajaiban An Se-young Hancurkan Mimpi Rekor Akane!

Magetan Tak Mau Ketinggalan, Peta Jalan Ekraf 2027 Disiapkan untuk Gebrak Ekonomi Kreatif

Jalan-Jalan Makin Nyaman, Bogor Siapkan Bus Listrik untuk Rute Wisata

Bukan Kaleng-Kaleng! KOI Bongkar Alasan Kejurnas Hoki 2026 Lebih Bergengsi dari SEA Games!

Pemkot Ambon Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berdasarkan Skala Prioritas

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

Bandung Great Sale 2026 Gebrak Pasar, 171 UMKM Siap Unjuk Produk

Bye-Bye Kabel Ruwet! Pemkot Banjarmasin Siapkan Sanksi Tegas Buat Provider Nakal!

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tidak Saling Menyalahkan Soal Asap Karhutla

Ratusan Pasukan BKO Diterjunkan! Kodam XII/Tanjungpura Siaga Satu Hadapi Karhutla Kalbar!

Budaya Lokal Jadi Senjata Baru Mandalika untuk Gaet Wisatawan

Unik! Pemanasan di Kolam Hangat Tropis Malah Bikin Es Antarktika Tak Mudah Mencair

Ini 8 Penyebab AC Mobil Anda Tak Dingin, Simak Cara Mengatasinya!

Brasil Desak PBB Gelar Sidang Luar Biasa, Dunia Sudah Lelah dengan Konflik Global

Wamenekraf Tegaskan Desainer Harus Kuasai AI hingga Bisnis di Masa Depan

Ilmuwan Kembangkan Cip Pintar: Performa Maksimal, Minim Daya

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.