• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Aib Dunia Penerbangan! Ter...

Aib Dunia Penerbangan! Terbongkar Sepertiga Awak Kabin Perempuan Jadi Korban Pelecehan Seksual, Manajemen Malah Cuek?

Jumat, 18 Jul 2025, 12:50 WIB

JAKARTA - Di balik senyum manis dan pelayanan prima para pramugari, tersimpan kenyataan kelam yang jarang tersorot publik. Dunia penerbangan ternyata menyimpan luka mendalam, pelecehan seksual terhadap pekerja perempuan merajalela bak wabah yang dibiarkan begitu saja.

Sebuah survei mengejutkan dari serikat pekerja Unite baru-baru ini membongkar borok industri ini. Dari 30.000 anggota perempuan yang disurvei, lebih dari sepertiga (34 persen) mengaku pernah mengalami kekerasan seksual secara langsung. 

Ket. Foto: — Sumber: Freepik

Lebih parahnya lagi, 11 persen di antaranya dipaksa melakukan aktivitas seksual melalui tekanan, tipu daya, hingga manipulasi, semua terjadi dalam bayang-bayang pekerjaan mereka.

Bentuk pelecehannya pun sangat beragam dan memuakkan. Sebanyak 67 persen perempuan mengaku mendapat godaan seksual yang tidak diinginkan, 65 persen menerima candaan cabul, dan 55 persen pernah disentuh secara tidak pantas. 

Bahkan lebih dari 40 persen korban menerima kiriman konten pornografi dari rekan kerja, manajer, atau penumpang. Sebuah kenyataan yang benar-benar mencoreng industri yang katanya menjunjung tinggi keselamatan dan etika.

Yang membuat miris, 47 persen korban mengalami pelecehan lebih dari dua kali, dan 34 persen lainnya mengatakan ini menjadi peristiwa yang berulang. Ini bukan kejadian iseng satu-dua kali, tapi sudah menjadi pola sistemik yang mendarah daging di lingkungan kerja penerbangan.

Namun, banyak korban memilih diam. Ketakutan kehilangan pekerjaan, dianggap berbohong, atau diabaikan membuat mereka enggan bicara. 

Tidak hanya itu, 76 persen responden mengaku pihak manajemen tidak melakukan tindakan apapun setelah laporan dibuat. Bahkan, dalam beberapa kasus, laporan mereka ditanggapi dengan cemoohan.

“Saya dilecehkan oleh rekan kerja yang sudah punya sejarah, tapi manajemen malah tertawa,” kata salah satu korban, yang identitasnya dirahasiakan. 

Beberapa atasan malah menyarankan dengan enteng, “Sudahlah, penumpang itu nggak akan kamu lihat lagi.”

Pernyataan ini jelas mencederai martabat dan keselamatan para perempuan yang setiap harinya bekerja keras di ketinggian ribuan kaki.

Sharon Graham, Sekretaris Jenderal Unite, tak tinggal diam. Dia menyuarakan zero tolerance terhadap pelecehan harus menjadi aturan mutlak di sektor penerbangan. 

“Kami akan mempermalukan siapa pun yang memilih membiarkan kekerasan ini terjadi,” tegasnya lantang.

Skandal ini menjadi alarm keras bagi seluruh dunia, pelecehan seksual bukan cerita fiksi, tapi realita brutal yang harus dibasmi dari akar-akarnya termasuk di langit biru tempat para pramugari bertugas.

Redaktur: Alfina Febriyana

Penulis: Alfina Febriyana

Berita Terbaru

Gempa Flores, Polda NTT Berangkatkan 125 Personel Bantu Penanganan

Hayooo Tebak, Siapa Menang Duel Janice dan Mirra Andreeva di Cincinnati?

Terkendala Lahan, Kodim Banyumas Sebut 182 dari Target 331 Gerai Kopdes Merah Putih Telah Selesai Dibangun

Kodim 0701/Banyumas Sebut 182 Gerai KDKMP Telah Dibangun

Gunakan Kain Songket dan Ronce saat Peringatan HUT Ke-81 RI, Presiden Prabowo Dinilai Bawa Identitas dan Budaya RI

Persiapan Asian Games, Voli Putra Pemanasan di Kamboja

BPBD Menyebut Asap Karhutla di Jambi Berkurang Dampak Turun Hujan

20.500 Narapidana di Jabar Dapatkan Remisi HUT RI

Lestarikan Budaya Lokal, Pemkot Sorong Susun Konsep Penerapan Bahasa Moi di Sekolah

Pangdam XVII/Cenderawasih: Perayaan HUT Ke-81 RI di Papua Berlangsung Aman

Momentum Bersejarah, 73 siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi di Pontianak Ikuti Upacara Perdana Peringatan HUT Ke-81 RI

Pemprov Jambi Luncurkan Program Pemutihan Pajak di HUT Ke-81 Kemerdekaan RI

Program Zero Waste to Money Banyumas Mulai Menampakkan Hasil

Bupati Banyumas Pastikan Bus Trans Banyumas Tetap Beroperasi

Praktik Digitalisasi akan Dimanfaatkan Kalbar untuk Mengembangkan Ekonomi Kreatif

Demi Ketahanan Pangan, Tiap Desa Mesti Membangun Dua Hektare Makanan

Warga Kalbar Semakin Melek Transaksi Elektronik, Angka QRIS Mencapai Rp6,5 Triliun  

Harga Beras Kualitas Medium di Lebak dalam Dua Bulan Terakhir Relatif Stabil ‎

Raja Salman Sampaikan Dukacita atas Gempa di Sejumlah Wilayah Indonesia.

Harga Emas Galeri24, Antam, dan UBS pada Senin (17/8), Kompak Naik di Pegadaian

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.