Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tradisi Merti Bhumi di Banyumas Bisa Jadi Destinasi Wisata Unggulan

📅 Kamis, 17 Jul 2025, 16:01 WIB | Oleh:
Tradisi Merti Bhumi di Banyumas Bisa Jadi Destinasi Wisata Unggulan Doc: Antara
Ket. Anggota Komisi VII DPR RI Siti Mukaromah (dua dari kiri) bersama warga melepas burung perkutut dalam prosesi tradisi Merti Bhumi di Situs Cagar Budaya Lemah Wangi, Grumbul Kalipagu, Desa Ketenger, Kecamatan Baturraden, Cilacap, Jawa Tengah

BANYUMAS - Anggota Komisi VII DPR RI Siti Mukaromah mendorong tradisi Merti Bhumi di Grumbul Kalipagu, Desa Ketenger, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah dikembangkan sebagai destinasi wisata budaya unggulan guna melengkapi kekuatan pariwisata alam di wilayah tersebut.

Ditemui di sela acara Merti Bhumi yang digelar di Situs Cagar Budaya Lemahwangi, Grumbul Kalipagu, Kamis, legislator yang akrab disapa Erma itu mengatakan, Kabupaten Banyumas yang berada di lereng selatan Gunung Slamet memiliki kekayaan alam sekaligus potensi budaya yang dapat diangkat secara seimbang.

"Tradisi Merti Bhumi ini bisa menjadi pintu masuk penting untuk menghadirkan wisata budaya yang tidak hanya dinikmati oleh warga lokal, juga menarik wisatawan dari luar daerah, bahkan mancanegara," katanya.

Meskipun mulai rutin sejak 2008, kata dia, tradisi tersebut sejatinya telah diwariskan secara turun-temurun oleh masyarakat setempat.

Dalam konteks pengembangan pariwisata, lanjut dia, tradisi seperti ini menjadi daya tarik tersendiri karena menyuguhkan nilai spiritual, edukasi budaya, serta keunikan lokal yang tidak bisa ditemukan di tempat lain.

Dia mengatakan, selain memperkuat ekosistem wisata, Merti Bhumi juga dapat menjadi kekuatan ekonomi baru bagi masyarakat desa.

"Jika dikelola dengan baik, Kalipagu bisa berkembang menjadi desa wisata budaya. Ini bisa membuka lapangan kerja, menekan urbanisasi, dan meningkatkan ekonomi warga tanpa harus keluar dari kampung halaman," katanya.

Lebih lanjut, dia mengatakan, penting bagi masyarakat Banyumas untuk lebih menyadari kekayaan tradisi yang mereka miliki.

Sebagai anggota Komisi VII DPR RI yang membidangi perindustrian, UMKM, ekonomi kreatif, pariwisata, dan sarana publikasi, dia menilai penguatan identitas budaya lokal merupakan bagian tak terpisahkan dari pembangunan pariwisata berkelanjutan.

"Banyumas punya banyak potensi, tidak hanya wisata alam seperti Baturaden. Tradisi-tradisi lokal seperti Merti Bhumi harus diangkat agar menjadi daya tarik wisata yang kuat dan berkelanjutan," katanya.

Dia mengharapkan, tradisi seperti Merti Bhumi bisa mendapat perhatian lebih dalam peta pembangunan pariwisata nasional, sejalan dengan upaya Komisi VII DPR RI yang turut mendorong integrasi sektor kebudayaan dan kepariwisataan berbasis masyarakat.

“Kalau hari ini kita bisa menghadirkan wisatawan dari luar kabupaten, luar provinsi, bahkan luar negeri, maka tradisi ini tak hanya hidup sebagai budaya lokal, juga menjadi energi ekonomi dan pariwisata yang nyata bagi Banyumas," kata Erma.

Tradisi Merti Bhumi di Grumbul Kalipagu merupakan sebuah upacara adat yang dilaksanakan sebagai bentuk rasa syukur dan kepedulian terhadap kelestarian alam serta lingkungan sekitar.

Upacara adat yang rutin digelar di Situs Cagar Budaya Lemang Wangi dengan melibatkan seluruh masyarakat termasuk tokoh adat, tokoh agama, dan pemerintah daerah juga mencerminkan kearifan lokal masyarakat Kalipagu dalam menjaga hubungan harmonis antara manusia dan alam.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Perlu Diperbanyak Kontes Film Pendek Guna Dorong Kreativitas

20 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Perlu Diperbanyak Kontes Fi...
Daerah
Bantul Raih TPAKD Award 202...
Megapolitan
Jakarta Kota Sinema Makin K...
Megapolitan
Usaha Pembangunan Jaya Jika...
Megapolitan
Dinkes: Ratusan Warga "Serp...
Nasional
Kemenbud Targetkan 7.000 Ca...
Megapolitan
DPRD dan Pemkot Bogor Berha...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.