Penajam Selaraskan Pembangunan IKN dalam RPJMD
Kamis, 17 Jul 2025, 03:09 WIBPENAJAM PASER UTARA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara, menyelaraskan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) dengan memasukkan pembangunan jalan dari Kelurahan Sotek, Kecamatan Penajam menuju Kecamatan Bongan di Kabupaten Kutai Barat, dalam rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) 2025-2029.
âKami masukkan rencana pembangunan akses jalan Sotek-Bongan dalam.RPJMD 2025-2029,â ujar Bupati Penajam Paser Utara Mudyat Noor tentang pembangunan jangka menengah di Penajam, kemarin.
Rencana pembangunan jalan sepanjang 85 kilometer dari Kelurahan Sotek, Kecamatan Penajam menuju Kecamatan Bongan tersebut, lanjutnya, selaras dengan pembangunan IKN di sebagian wilayah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim).
Pemerintah Provinsi Kaltim dan Kementerian Pekerjaan Umum diharapkan membantu meningkatkan akses jalan Sotek-Bongan, karena merupakan akses jalan penghubung antar kabupaten.
âApabila jalan itu ditingkatkan, akses dari Kabupaten Kutai Barat lebih lancar untuk menuju Bandara Nusantara dan IKN,â kata Mudyat.
âKami upaya agar pemerintah provinsi dan pusat bantu pembangunan jalan Sotek-Bongan, karena kondisi keuangan terbatas,â ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara melakukan koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dan Kementerian Pekerjaan Umum agar dapat memberikan bantuan anggaran peningkatan akses jalan Sotek-Bongan.
âAkses jalan Sotek-Bongan masuk dalam RPJMD agar pembangunan dapat dilakukan, sehingga warga yang tinggal dekat perbatasan Kabupaten Kutai Barat tidak terisolir,â katanya.
Jalan Sotek-Bongan akan menjadi akses penghubung antara Kabupaten Kutai Barat dan IKN, lanjut Mudyat, menyusul sekira 267 kepala keluarga di RT 16, Kelurahan Sotek yang berada dekat perbatasan Kabupaten Kutai Barat masih terisolir.
âKondisi jalan Sotek-Bongan sulit diakses ketika musim hujan karena jalannya masih berlapis tanah,â katanya.
Peningkatan dan pelebaran akses jalan Sotek-Bongan diperlukan mempermudah aksesibilitas antara Kabupaten Penajam Paser Utara dengan Kabupaten Kutai Barat, demikian Mudyat Noor.
Sementara itu, Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) meminta Pemkab Penajam Paser Utara, membentuk tim menyelesaikan lahan milik warga di Kelurahan Pemaluan, Kecamatan Sepaku yang terkena proyek strategis nasional (PSN) pengembangan pembangunan IKN di sebagian wilayah Provinsi Kaltim. Ant/S-2
Redaktur: Sriyono
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
V BTS Ungkap Perjuangannya Mengatasi Gangguan Pendengaran Saat "Live" di Weverse
-
Mensesneg: Pemerintah Siapkan Konsep Dokter Terbang untuk Daerah Sulit Menjangkau Faskes
-
Pemkot Bogor Dorong Pengembangan Teknologi Kesehatan
-
Perkuat Pendidikan Usia Dini demi Lulusan Berkualitas
-
Ada Lonjakan Tinggi, BPS: Kunjungan Wisman ke NTT Capai 29.152 Orang pada Juni 2026
-
Airlangga Naikkan Target KUR, Kredit UMKM Rp2.000 Triliun Dipertaruhkan
-
Kebijakan Baru Keren, Pemkot Medan Perkuat Layanan Publik Melalui Media Sosial
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.