- Home
-
- Luar Negeri
-
- Kawasan Asia-Pasifik Bakal...
Kawasan Asia-Pasifik Bakal Butuh Ratusan Ribu Pilot dan Teknisi Pesawat pada 2042
Kamis, 17 Jul 2025, 01:00 WIBSINGAPURA â Sektor penerbangan Asia-Pasifik diproyeksikan bakal menghadapi kebutuhan besar tenaga kerja terampil. Sekretaris Jenderal Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (ICAO), Juan Carlos Salazar, pada Rabu (16/7), menyatakan bahwa kawasan ini akan memerlukan lebih dari 230.000 pilot baru dan lebih dari 250.000 teknisi perawatan pesawat pada tahun 2042. Kebutuhan ini muncul untuk menopang pertumbuhan pesat industri penerbangan di wilayah tersebut.
"Kawasan Asia-Pasifik membutuhkan ekosistem pelatihan standar yang digerakkan oleh teknologi dan dapat ditingkatkan untuk menghasilkan pilot, teknisi, dan jenis profesi penerbangan lainnya dengan cepat," kata Salazar.
Salazar menekankan bahwa angka kebutuhan tenaga kerja ini sangat krusial untuk memenuhi lonjakan permintaan perjalanan udara. Proyeksi tersebut menunjukkan bahwa dalam waktu kurang dari dua puluh tahun, industri penerbangan akan membutuhkan peningkatan sumber daya manusia yang signifikan. Hal ini seiring dengan perkiraan pulihnya perekonomian global pasca-pandemi dan terus melonjaknya pertumbuhan ekonomi di negara-negara berkembang.
Salazar juga menyoroti pentingnya pengembangan ekosistem pelatihan yang terstandardisasi dan berbasis teknologi di Asia-Pasifik. Sistem ini harus mampu ditingkatkan skalanya secara cepat untuk mencetak pilot, teknisi, dan profesi penerbangan lainnya secara efisien.
Ia menambahkan bahwa tahun 2042 adalah perkiraan waktu di mana anak-anak balita saat ini akan mulai memasuki jenjang universitas, menggarisbawahi urgensi persiapan jangka panjang dalam membangun kapasitas sumber daya manusia di sektor penerbangan.
Berbicara kepada lebih dari 400 mitra industri dan pakar pelatihan di Simposium Pelatihan Regional Asia-Pasifik ICAO yang perdana, Salazar menggarisbawahi pentingnya memulai pelatihan untuk menghasilkan bakat yang dibutuhkan di kawasan tersebut.
Pada saat yang sama, ia menguraikan âkekurangan parahâ fasilitas pelatihan di wilayah tersebut, termasuk sekolah pelatihan pilot, pusat pelatihan pemeliharaan, dan akademi pengendalian lalu lintas udara.
âKita perlu membangun pusat pelatihan regional, khususnya di Asia Tenggara dan Asia Selatan, untuk mengurangi ketergantungan pada sekolah di luar kawasan,â tambah Salazar.
Komentarnya muncul setelah Penjabat Menteri Transportasi Jeffrey Siow mengatakan pada 14 Juli bahwa Singapura bermaksud untuk meluncurkan program baru untuk melatih lebih banyak pejabat penerbangan dari seluruh dunia.
Ekosistem Penerbangan
Pada simposium tersebut, Menteri Senior Negara Bidang Transportasi Sun Xueling mengumumkan peluncuran program pelatihan baru Otoritas Penerbangan Sipil Singapura (Civil Aviation Authority of Singapore/CAAS), Penghargaan Pelatihan Asia Pasifik .
Akan ada 120 penghargaan yang disediakan bagi pejabat pemerintah dari otoritas penerbangan sipil negara-negara Asia-Pasifik untuk berlatih di Akademi Penerbangan Singapura.
Akademi, bagian pelatihan CAAS, saat ini sedang menjalani penyegaran senilai 120 juta dollar AS dan dijadwalkan selesai pada tahun 2026 .
Sun mencatat bahwa hingga saat ini, lebih dari 9.500 beasiswa dan beasiswa telah diberikan kepada profesional industri di seluruh dunia melalui kursus yang diselenggarakan oleh akademi tersebut.
Ia menambahkan bahwa Singapura dan ICAO telah meluncurkan Program Pemuda Asia-Pasifik untuk Penerbangan yang pertama pada tanggal 14 Juli , yang mempertemukan 36 pemuda berusia 19 hingga 28 tahun dari 19 negara Asia-Pasifik untuk mengunjungi lokasi-lokasi penerbangan dan mempelajari tentang perkembangan industri yang sedang berkembang.
CAAS mencatat bahwa para pemuda ini juga akan mengambil bagian dalam sesi dialog pemuda dengan Salazar dan direktur jenderal CAAS, Han Kok Juan.
âProgram ini menawarkan wadah unik bagi para penggemar muda untuk membangun koneksi dan merasakan keterkaitan ekosistem penerbangan,â ujar Sun.
Redaktur: Andreas Tanjung
Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S
Berita Terkait:
-
Daftar Lokasi Samsat Keliling Hari Ini, Hanya Melayani Bayar PKB Tahunan!
-
Antonelli Tak Terbendung, Cetak Empat Kemenangan Beruntun dan Ukir Sejarah F1
-
Lima Desa di Sigi Rampungkan Koperasi Desa Merah Putih.
-
Belitung Perkuat Pelindungan dan Pelestarian Penyu
-
Akademisi Ingatkan Pentingnya Bahasa Kepemimpinan di Sektor Publik
-
Industri Aset Digital Dorong Peningkatan Ekosistem Hospitality Bandara
-
OJK Perkuat Ekosistem Pesantren lewat Literasi Keuangan Syariah
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.