Anggota DPR Dorong Merti Bhumi Kalipagu jadi Wisata Unggulan Banyumas

Kamis, 17 Jul 2025, 16:05 WIB

Banyumas -- Anggota Komisi VII DPR RI Siti Mukaromah mendorong tradisi Merti Bhumi di Grumbul Kalipagu, Desa Ketenger, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah dikembangkan sebagai destinasi wisata budaya unggulan guna melengkapi kekuatan pariwisata alam di wilayah tersebut.

Ditemui di sela acara Merti Bhumi yang digelar di Situs Cagar Budaya Lemahwangi, Grumbul Kalipagu, Kamis, legislator yang akrab disapa Erma itu mengatakan, Kabupaten Banyumas yang berada di lereng selatan Gunung Slamet memiliki kekayaan alam sekaligus potensi budaya yang dapat diangkat secara seimbang.

Ket. Foto: Anggota Komisi VII DPR RI Siti Mukaromah (dua dari kiri) bersama warga melepas burung perkutut dalam rangkaian prosesi tradisi Merti Bhumi di Situs Cagar Budaya Lemah Wangi, Grumbul Kalipagu, Desa Ketenger, Kecamatan Baturraden, Jawa Tengah, Kamis (17/7) — Sumber: ANTARA/Sumarwoto

"Tradisi Merti Bhumi ini bisa menjadi pintu masuk penting untuk menghadirkan wisata budaya yang tidak hanya dinikmati oleh warga lokal, juga menarik wisatawan dari luar daerah, bahkan mancanegara," katanya.

Meskipun mulai rutin sejak 2008, kata dia, tradisi tersebut sejatinya telah diwariskan secara turun-temurun oleh masyarakat setempat.

Dalam konteks pengembangan pariwisata, lanjut dia, tradisi seperti ini menjadi daya tarik tersendiri karena menyuguhkan nilai spiritual, edukasi budaya, serta keunikan lokal yang tidak bisa ditemukan di tempat lain.

Dia mengatakan, selain memperkuat ekosistem wisata, Merti Bhumi juga dapat menjadi kekuatan ekonomi baru bagi masyarakat desa.

"Jika dikelola dengan baik, Kalipagu bisa berkembang menjadi desa wisata budaya. Ini bisa membuka lapangan kerja, menekan urbanisasi, dan meningkatkan ekonomi warga tanpa harus keluar dari kampung halaman," katanya.

Lebih lanjut, dia mengatakan, penting bagi masyarakat Banyumas untuk lebih menyadari kekayaan tradisi yang mereka miliki.

Sebagai anggota Komisi VII DPR RI yang membidangi perindustrian, UMKM, ekonomi kreatif, pariwisata, dan sarana publikasi, dia menilai penguatan identitas budaya lokal merupakan bagian tak terpisahkan dari pembangunan pariwisata berkelanjutan.

"Banyumas punya banyak potensi, tidak hanya wisata alam seperti Baturaden. Tradisi-tradisi lokal seperti Merti Bhumi harus diangkat agar menjadi daya tarik wisata yang kuat dan berkelanjutan," katanya.

Dia mengharapkan, tradisi seperti Merti Bhumi bisa mendapat perhatian lebih dalam peta pembangunan pariwisata nasional, sejalan dengan upaya Komisi VII DPR RI yang turut mendorong integrasi sektor kebudayaan dan kepariwisataan berbasis masyarakat.

“Kalau hari ini kita bisa menghadirkan wisatawan dari luar kabupaten, luar provinsi, bahkan luar negeri, maka tradisi ini tak hanya hidup sebagai budaya lokal, juga menjadi energi ekonomi dan pariwisata yang nyata bagi Banyumas," kata Erma.

Tradisi Merti Bhumi di Grumbul Kalipagu merupakan sebuah upacara adat yang dilaksanakan sebagai bentuk rasa syukur dan kepedulian terhadap kelestarian alam serta lingkungan sekitar.

Upacara adat yang rutin digelar di Situs Cagar Budaya Lemang Wangi dengan melibatkan seluruh masyarakat termasuk tokoh adat, tokoh agama, dan pemerintah daerah juga mencerminkan kearifan lokal masyarakat Kalipagu dalam menjaga hubungan harmonis antara manusia dan alam.

Sementara Situs Cagar Budaya Lemah Wangi yang menjadi lokasi kegiatan merupakan salah satu destinasi wisata budaya yang menyimpan jejak peradaban masa lampau di lereng selatan Gunung Slamet, yang pada masa silam dikenal sebagai Gunung Agung.

Kawasan ini menyuguhkan kekayaan sejarah berupa peninggalan purba, di antaranya batu-batuan bersejarah yang hingga kini masih dijaga kelestariannya oleh masyarakat sekitar.

Salah satu peninggalan yang cukup menonjol adalah Batur Lumpang, sebuah batu berlubang yang diyakini memiliki fungsi khusus dalam praktik kehidupan masa lalu.

Lokasinya tidak jauh dari kawasan puncak kawah Gunung Slamet, menjadikan situs ini juga menarik bagi wisatawan pencinta sejarah dan petualangan alam.

  • Pariwisata Banyumas

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Antara, Sujar

Berita Terbaru

'Perang Dagang' AS vs Kanada, PM Carney Umumkan Tarif Balasan untuk Produk-produk Amerika

Durian Melimpah di Lebak, Pedagang Raup Omzet hingga Rp50 Juta Sehari

Kampung Adat Sade Terbakar, Kemenpar Siapkan Dapur Umum dan Pemulihan Wisata

Karhutla Kalimantan Makin Mengkhawatirkan, BNPB Perkuat Operasi Modifikasi Cuaca dan Armada Pemadaman

Karhutla Makin Mengancam, Kemenhub Fasilitasi Pesawat Asing untuk Perkuat Penanganan

Aturan Baru Florida Bikin Geger! Ngebut Ditilang, Berkendara Lambat Juga Kena

Potensi Karhutla pada Musim Kemarau, BMKG Minta Masyarakat DIY Waspada

Karyawan Hyundai-Kia Mogok Besar-besaran, 40.000 Pekerja Khawatir Robot AI Gantikan Manusia

Kebakaran di Taman Nasional Way Kambas Berhasil Dipadamkan, Polda Lampung: Tim Pastikan Tak Ada Titik Api Lain

Fitur Canggih Mobil Ternyata Jarang Dipakai, Ada yang Tak Tahu Cara Menggunakannya

Krisis Air Bersih di Natuna! Pemkab Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak

Kekeringan Meteorologis, BMKG Ingatkan Seluruh Wilayah Jateng untuk Siaga

Curanmor Merajalela! Polda Banten Bongkar Sindikat yang Beraksi di 14 Lokasi

Status Siaga Kekeringan Meteorologis untuk Seluruh Wilayah Jateng

Rumah Adat Wisata Sade Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus pada Pemulihan Korban

Cincinnati Open, Area Sial bagi Swiatek Dikalahkan Pegula

Prawirotaman Adakan Festival Guna Menunjang Kunjungan Wisata

Warga Semarang yang Akan Menikah, Lihat Pameran 50 Vendor Wedding

Jatim Hari Ini Cerah-Berawan, Gelombang hingga 3,7 Meter Mengintai Perairan Selatan

Gubernur Emanuel Melkiades Bawa Bantuan ke Tiga Titik Terdampak Gempa M7,7 di Riung

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.