Transformasi Sosial Lewat AI: Kampanye Global Dorong Etika dan Inklusi
Rabu, 16 Jul 2025, 12:30 WIBDi tengah pesatnya adopsi kecerdasan buatan (AI) di berbagai sektor, Hari Apresiasi AI yang jatuh pada 16 Juli menjadi momentum strategis untuk menilai kembali sejauh mana teknologi ini memberi manfaat nyata bagi masyarakat luas, terutama di level komunitas dan organisasi akar rumput.
Menjawab tantangan tersebut, Campaign #ForABetterWorld bersama Yayasan Dunia Lebih Baik dan Talenesia meluncurkan inisiatif #ResponsibleAIFuturesâsebuah program pelatihan dan penguatan kapasitas digital berbasis AI untuk organisasi sosial di Indonesia. Program ini digerakkan melalui sebuah tantangan sosial (Challenge)yang mengajak publik untuk berpartisipasi langsung mendukung pelatihan AI yang etis dan inklusif.
âAI bukan hanya milik korporasi besar. Teknologi ini harus bisa diakses dan dimaknai oleh semua pihakâtermasuk NGO dan komunitas lokal yang bekerja langsung di akar rumput. Hari AI adalah waktu yang tepat untuk menegaskan bahwa partisipasi publik bisa mendorong penggunaan teknologi secara lebih adil dan bertanggung jawab,âujar William Gondokusumo, CEO Campaign #ForABetterWorld.
Berangkat dari semangat kolaborasi dan pemerataan akses teknologi, #ResponsibleAIFutures hadir sebagai respons konkret terhadap kesenjangan literasi dan pemanfaatan AI di sektor non-profit. Inisiatif ini tidak hanya menghadirkan pelatihan teknis, tetapi juga memperkuat cara pandang kritis terhadap penggunaan AI agar sejalan dengan nilai-nilai sosial yang dijunjung tinggi oleh komunitas akar rumput. Dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan, program ini dirancang untuk membekali organisasi sosial agar lebih adaptif, reflektif, dan berdaya dalam memanfaatkan teknologi untuk perubahan yang berdampak.
 3 Pilar Penting #ResponsibleAIFutures: Edukasi, Monitoring, Kolaborasi
Program ini mengusung tiga pilar utama:
1.Edukasi Prinsip AI Bertanggung Jawab â Mengenalkan konsep penggunaan AI yang etis, transparansi pemetaan data, mitigasi bias, dan dampak sosial yang berkelanjutan.Â
2. Monitoring & Evaluasi (MnE) Berbasis Data â Mengenalkanorganisasi sosial untuk mampu mengukur dampak program mereka dengan memakai alat AI secara tepat dan akurat.
3. Kolaborasi Lintas Sektor â Menjadi wadah bagi organisasi sosial dengan pakar teknologi untuk bertukar pikiran dan menemukan solusi.
Sebagai fondasi utama inisiatif #ResponsibleAIFutures, ketiga pilar ini membentuk kerangka strategis untuk memperkuat kapasitas organisasi sosial dalam menghadapi era AI. Edukasi membuka akses terhadap pemahaman prinsip-prinsip etika dan risiko teknologi, sementara pendekatan Monitoring & Evaluasi berbasis data mendorong penggunaan AI secara presisi untuk menilai dampak sosial. Pilar kolaborasi menghadirkan ruang interaksi antara aktor sosial dan pakar teknologi, guna mendorong terciptanya solusi yang relevan, kontekstual, dan berpihak pada kepentingan publik. Melalui pendekatan ini, Campaign #ForABetterWorld berharap organisasi sosial tak hanya menjadi pengguna pasif, tapi juga pelaku aktif yang kritis dan adaptif terhadap perkembangan AI.
âBagi Talenesia, investasi terbesar bukan hanya pada teknologi, tapi pada manusianya. Melalui #ResponsibleAIFutures, kami ingin mendorong transformasi sosial yang dimulai dari peningkatan kapasitas SDM di sektor non-profit agar siap memimpin perubahan di era AI. Organisasi sosial memiliki pengetahuan kontekstual dan kedekatan dengan masyarakat yang sangat penting dalam penerapan teknologi secara etis. Karena itu, pemberdayaan mereka bukan hanya relevan, tapi juga krusial untuk memastikan AI benar-benar bermanfaat bagi semua lapisan.â â Aldo Massali, CEO Talenesia
Dampak Nyata: Dari Pelatihan Menuju Aksi
Peserta program memperoleh akses ke modul pelatihan dari pakar AI dan MnE, serta pendampingan dalam mengaplikasikan AI di program sosial mereka. Selain itu, Campaign #ForABetterWorld dan Talenesia juga menekankan pentingnya kolaborasi agar solusi AI yang diterapkan tidak merugikan kelompok rentan. Ini sejalan dengan tren global menuju âAI for Social Goodâ, di mana AI tidak hanya didorong untuk kepentingan bisnis, tetapi juga kesejahteraan masyarakat luas.
Melalui kampanye #ResponsibleAIFutures, Campaign #ForABetterWorld dan Talenesia bergerak bersama 9 Organisasi Sosial telah mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk turut ambil bagian dalam mendorong penggunaan AI yang bertanggung jawab dan inklusif. Sebanyak lebih dari 2000 aksi sosial telah didapatkan denganmengikuti tantangan sosial (Challenge) di aplikasi Campaign #ForABetterWorld, dan 626 orangsudah mendukung pelatihan AI, Monitoring & Evaluation (MnE), Manajemen Finansial, serta pendampingan bagi organisasi akar rumput agar mampu memanfaatkan teknologi dengan adil,transparan, dan berkelanjutan. Aksi sederhana darimu bisa membawa perubahan besarâmewujudkan masa depan AI yang berpihak pada keadilan sosial dan mendukung NGO yang berhak menerima manfaat tambahan dari Talenesia dan Campaign #ForABetterWorld.
Informasi lebih lanjut tentang #ResponsibleAIFutures bisa diakses di https://responsibleaifutures.campaign.com/Â
- Hari AI 2025
Redaktur: Yebdi Trismar
Penulis: Tim Koran Jakarta
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.