Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pusdalops: Cuaca Ekstrem Landa Empat Wilayah Sumut

📅 Selasa, 15 Jul 2025, 23:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pusdalops: Cuaca Ekstrem Landa Empat Wilayah Sumut Doc: Antara
Ket. Pusat Pengendalian Operasi Bencana (Pusdalops PB) Sumatera Utara (Sumut) mencatat empat wilayah di provinsi itu yakni Kabupaten Humbang Hasundutan, Nias Utara, Nias Barat dan Kota Gunungsitoli dilanda cuaca ekstrem.

Medan  - Pusat Pengendalian Operasi Bencana (Pusdalops PB) Sumatera Utara mencatat empat wilayah di provinsi itu yakni Kabupaten Humbang Hasundutan, Nias Utara, Nias Barat dan Kota Gunungsitoli dilanda cuaca ekstrem.

Berdasarkan laporan Pusdalops PB Sumatera Utara (Sumut) yang diterima, di Medan, Selasa (15/7), cuaca ekstrem yang melanda di Kabupaten Humbang Hasunduta, Nias Utara dan Kota Gunungsitoli terjadi pada Selasa (15/7). Sedangkan Kabupaten Nias Barat terjadi pada Senin (14/7).

Pusdalops Sumut mencatat cuaca ekstrem yang diakibatkan hujan deras disertai angin kencang yang menyebabkan angin puting beliung itu melanda tujuh unit rumah rusak.

Cuaca ekstrem yang terjadi di Kabupaten Humbang Hasundutan dan Nias Barat mengakibatkan satu rumah rusak berat di Desa Hutapaung Kecamatan Pollung dan Kecamatan Mandrehe.

Sedangkan di Nias Utara empat rumah tercatat mengalami rusak sedang yang berlokasi Desa Sisobambowo, Kecamatan Mandrehe.

Kota Gunung Sitoli, dua unit rumah di Desa Sifalaete ulu Kecamatan Gunung Sitoli mengalami rusak sedang.

Sedikitnya satu kepala keluarga di Kabupaten Humbang Hasundutan melakukan pengungsian mandiri. Sedangkan, korban jiwa dan korban luka-luka nihil di empat wilayah itu nihil.

Kepala Bidang Penanganan Darurat, Peralatan, dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumut Sri Wahyuni Pancasilawati mengatakan laporan tersebut merupakan data sementara yang diterima Pusdalops PB Sumut.

Yuyun sapaan akrabnya mengatakan berbagai upaya penanganan atas kejadian bencana tersebut telah dilakukan masing-masing wilayah dan sejumlah pemangku kebijakan terkait.

"Saat ini masih dalam penanganan oleh pemerintah masing- masing dan pemangku kebijakan terkait," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.