Masa Depan Vinicius Junior di Ujung Tanduk, Xabi Alonso Dihadapkan Pilihan Sulit antara Dua Bintang
Selasa, 15 Jul 2025, 09:15 WIBMADRID - Situasi internal Real Madrid memanas jelang musim 2025-2026. Negosiasi perpanjangan kontrak Vinicius Junior dilaporkan mengalami kebuntuan, sementara pelatih Xabi Alonso menghadapi dilema taktis antara dua megabintang yang memperebutkan satu posisi: Vinicius dan Kylian Mbappé.
Menurut laporan dari El Chiringuito, pembicaraan kontrak baru antara Vinicius dan pihak klub terhenti, meski masa baktinya masih tersisa dua tahun hingga Juni 2027. Ketidakpastian ini terjadi di tengah ketertarikan klub-klub Arab Saudi, yang siap menggelontorkan dana besar demi memboyong winger timnas Brasil tersebut.
Spekulasi soal masa depan Vinicius makin liar setelah performanya dikritik pascakekalahan 0-4 dari Paris Saint-Germain dalam semifinal Piala Dunia Antarklub pekan lalu. Dalam laga itu, Real Madrid benar-benar dikuasai PSG, baik dengan maupun tanpa bola, dan kekalahan telak tersebut memperbesar tekanan terhadap Alonso.
Dilema utama yang kini membayangi adalah soal penempatan dua pemain bertalenta serupa di posisi yang sama. Baik Vinicius Junior maupun Kylian Mbappé terbiasa bermain dari sisi kiri serangan dengan kebebasan ofensif dan minim tanggung jawab defensif. Namun dua pemain seperti itu dalam satu tim elite bisa menjadi bumerang.
Kelemahan tersebut disoroti tajam usai duel lawan PSG, di mana Madrid tampak rapuh tanpa bola. Alonso disebut mulai mempertimbangkan untuk merombak struktur tim, dan tak menutup kemungkinan mengorbankan salah satu dari dua bintang tersebut demi mengembalikan keseimbangan.
Mbappé, yang musim lalu lebih banyak dimainkan sebagai ujung tombak, sebenarnya lebih nyaman beroperasi dari kiri. Memberikan ruang tersebut kepada sang bintang Prancis berarti mendorong Vinicius keluar dari posisi idealnya,atau bahkan dari skuad inti.
Wacana penjualan Vinicius tentu kontroversial. Ia telah menjadi pilar penting Madrid dalam beberapa musim terakhir dan punya nilai simbolik tinggi bagi publik Bernabéu. Namun jika pendekatan pragmatis yang diambil, melego Vinicius bisa menjadi solusi terbaik.
Transfer ke Saudi Pro League diyakini bisa mendatangkan dana besarâbahkan mungkin melampaui angka 100 juta euro (sekitar 1,8 triliun rupiah). Dana tersebut dapat digunakan untuk mendatangkan striker baru yang lebih kompatibel dengan gaya main Mbappé, seperti penyerang bertipe target man yang bisa membuka ruang dan menciptakan keseimbangan di lini depan.
Dengan target tinggi untuk merebut kembali dominasi di La Liga dan Liga Champions, Alonso kini harus membuat keputusan strategis: menjaga dua pemain bintang yang menempati satu ruang, atau membangun ulang sistem yang solid dengan satu pilar utama. Masa depan Vinicius, dan mungkin arah baru Real Madrid, bergantung pada keputusan ini.
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Lomba lari Kerinci100 diikuti 835 peserta dari 20 negara
-
Liburan Mbappe Picu Kontroversi Jelang El Clasico, Fans Madrid Bereaksi Keras
-
Real Madrid Siapkan Skema Tukar Tambah, Raul Asencio Bisa Dikorbankan Demi Bek Muda Incaran Perez
-
UMKM IKN Laris Manis saat Libur Lebaran
-
Arbeloa Dukung Mourinho Kembali Latih Real Madrid Musim Depan
-
Florentino Perez Bocorkan Jadwal Rilis Pemain Baru dan Pelatih Anyar Real Madrid
-
Diburu Madrid dan Bayern, Josko Gvardiol Dipagari Kontrak Baru oleh Manchester City
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.