Berbatasan dengan Malaysia, Bupati Bengkayang Tekankan Pendidikan Berbasis Kearifan Lokal
Senin, 14 Jul 2025, 15:37 WIBBENGKAYANG - Bupati Bengkayang, Kalimantan Barat (Kalbar) Sebastianus Darwis menekankan pentingnya pendidikan berbasis kearifan lokal dalam meningkatkan kualitas pendidikan di kabupaten yang berbatasan darat dengan Malaysia Timur tersebut.
"Pendidikan berbasis kearifan lokal dapat membentuk generasi yang berkarakter, cerdas, dan tangguh," katanya dalam pidato pada hari pertama masuk sekolah di wilayah Bengkayang tahun ajaran 2025/2026, di Bengkayang, Senin (14/7).
Ia menambahkan, pendidikan berbasis kearifan lokal adalah kunci meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Bengkayang.
Bupati Darwis mengatakan, pendidikan berbasis kearifan lokal dapat memperkuat identitas dan kesadaran budaya masyarakat. Adanya pendidikan berbasis kearifan lokal, siswa dapat memperkuat identitas dan kesadaran budaya masyarakat, serta meningkatkan kemampuan siswa dalam mengakses dan mengolah informasi tentang kearifan lokal.
âSaya menegaskan bahwa akses terhadap pendidikan yang bermutu bukanlah hak istimewa segelintir orang, melainkan hak fundamental setiap anak bangsa. Semangat Pendidikan Bermutu untuk Semua adalah cerminan dari upaya kita dalam menghapus disparitas dan mewujudkan keadilan sosial dalam layanan pendidikan,â ujarnya.
Sesuai dengan tema tahun ini, kearifan lokal sebagai pondasi dalam membangun kecerdasan dan integritas murid melalui pemanfaatan kecerdasan buatan dan coding untuk pendidikan bermutu bagi semua mencerminkan integrasi antara nilai-nilai budaya daerah dengan kemajuan teknologi.
âKita ingin memastikan bahwa pendidikan kita berakar kuat pada nilai-nilai lokal, budaya, etika, dan spiritualitas masyarakat Bengkayang seraya membuka cakrawala baru melalui literasi digital, coding, dan kecerdasan buatan. Inilah bentuk pendidikan masa depan yang ideal berpijak pada akar budaya, namun bertumbuh dan menjulang dengan kecakapan abad ke-21,â ujarnya.
Sejalan dengan Program Prioritas Presiden RI, Asta Cita, pendidikan menjadi simpul utama dalam pengembangan sumber daya manusia, penguatan kesetaraan gender, serta harmonisasi nilai budaya, lingkungan, dan toleransi beragama.
âMaka pembelajaran yang kita rancang harus tidak hanya mencerdaskan, tetapi juga memanusiakan. Kita butuh pendekatan pendidikan yang mengasah intelektualitas sekaligus menumbuhkan empati, kepedulian sosial, dan kebhinnekaan,â ujarnya.
Lebih lanjut Bupati Darwis mengatakan, dalam kerangka kebijakan nasional, pemerintah juga mendorong implementasi Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) sebagai percepatan transformasi di sektor pendidikan. PHTC mencakup perbaikan infrastruktur pendidikan yang layak dan aman, digitalisasi pembelajaran untuk menjamin akses dan relevansi, serta penguatan kesejahteraan dan kapasitas guru.
Melalui PHTC, seluruh anak Indonesia termasuk di wilayah perbatasan dan terluar seperti Bengkayang dijamin haknya untuk mendapatkan lingkungan belajar yang berkualitas. Guru sebagai aktor utama pendidikan juga terus didorong untuk menjadi fasilitator yang kreatif dan adaptif terhadap perubahan zaman.
"Melalui implementasi PHTC, Kabupaten Bengkayang diharapkan mampu mempercepat langkah menuju pendidikan yang inklusif, berkeadilan, dan bermutu tinggi dalam menyongsong generasi emas Indonesia 2045," ujarnya.
Bupati berpesan kepada semua siswa di kabupaten Bengkayang untuk menjadikan sekolah sebagai tempat yang menyenangkan untuk belajar, berkreasi, dan mengenal jati diri. Sebab, pendidikan yang menghargai akar budaya adalah pendidikan yang membentuk pribadi utuh, berpengetahuan global, tetapi tetap berkarakter lokal.
"Banggalah terhadap sekolahmu, bukan hanya karena prestasi akademiknya, tetapi juga karena kemampuannya menjaga dan menghidupkan kearifan lokal sebagai identitas budaya kita," ujarnya.
- kearifan lokal
- Bupati Bengkayang
Redaktur: Sriyono
Penulis: Sriyono
Berita Terkait:
-
Polisi Selidiki Dugaan Ancaman Pembunuhan terhadap Dedi Mulyadi
-
Generali Indonesia Hadirkan GEN QuickDischarge, Layanan Proses Administrasi Pasca Rawat Inap Instan.
-
ParPaluta Diharapkan Dapat Mengangkat Harkat dan Martabat Kampung Halaman
-
BMKG: Dua Bibit Siklon Tropis di Selatan Jawa Picu Cuaca Ekstrem di Malang Raya
-
Kades se-Jateng Diminta Aktifkan Lagi Sistem Jogo Tonggo dan Siskamling
-
Bupati Ratu Rachmatuzakiyah Ajak Warga Serang Tiru Kearifan Lokal Suku Badui
-
MRT Perluas Kawasan TOD Bundaran HI hingga Hotel Kempinski dan Mandarin Oriental
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.