Swiatek Wujudkan Mimpi dengan Mengukir Sejarah di Wimbledon

Minggu, 13 Jul 2025, 06:43 WIB

LONDON, INGGRIS - Iga Swiatek akhirnya menaklukkan lapangan rumput Wimbledon dengan cara yang luar biasa. Mantan petenis nomor satu dunia asal Polandia itu meraih gelar Grand Slam keenamnya setelah mengalahkan Amanda Anisimova 6-0, 6-0 dalam waktu kurang dari satu jam di final Wimbledon 2025, Sabtu (12/7) malam waktu setempat.

Kemenangan itu menjadi yang paling dominan dalam sejarah final tunggal putri Wimbledon era Open. Swiatek, yang sebelumnya dikenal sebagai spesialis lapangan tanah liat dengan empat gelar Prancis Open serta satu gelar US Open, kini melengkapi koleksinya dengan mahkota di All England Club.

Ket. Foto: Iga Swiatek merebut gelar juara tunggal putri Grand Slam Wimbledon 2025. — Sumber: AFP

“Rasanya sungguh tak nyata,” ujar Swiatek dengan senyum lebar setelah upacara penyerahan trofi. “Saya bahkan tak pernah bermimpi bisa menang di sini. Wimbledon selalu terasa terlalu jauh dari kemampuan. Tapi hari ini, saya membuktikan bahwa tak ada yang mustahil.”

Swiatek belum pernah melangkah lebih jauh dari perempat final di SW19 sebelum tahun ini. Namun di 2025, ia tampil tanpa cela sepanjang turnamen, dan menutupnya dengan kemenangan telak tanpa memberi satu game pun kepada Anisimova.

"Saya merasa sudah cukup berpengalaman dengan beberapa gelar Grand Slam sebelumnya, tapi ini berbeda. Ini seperti pencapaian paling tinggi yang bisa dimiliki seorang pemain tenis,” lanjutnya.

Di sisi lain lapangan, suasana haru menyelimuti Amanda Anisimova. Petenis asal Amerika Serikat itu tak kuasa menahan tangis saat menyampaikan pidato usai laga, final Grand Slam pertamanya yang berakhir pahit.

“Kalian semua telah mendukungku sepanjang dua pekan ini. Meski hari ini saya kehabisan tenaga, ini tetap jadi perjalanan yang luar biasa,” ujar Anisimova kepada publik Centre Court dan keluarganya yang hadir. “Saya berharap bisa memberi penampilan yang lebih baik untuk kalian semua.”

Dengan kemenangan bersejarah ini, Swiatek bukan hanya menaklukkan permukaan yang selama ini menjadi kelemahannya, tetapi juga semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu petenis terhebat generasi ini.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.