Keseimbangan Skin Microbiome dan Peran Scalp Barrier Penting untuk Kulit Sehat
Sabtu, 12 Jul 2025, 15:05 WIBJAKARTA - Dalam ajang Pertemuan Ilmiah Tahunan Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Indonesia (PIT Perdoski) XX yang diadakan di Nusa Dua, Bali tanggal 10-12 Juli 2025, melalui merek Pondâs dan Clear, Unilever Indonesia menampilkan kekuatan sains dan teknologi yang dimiliki.
Dalam sesi simposium acara itu mendiskusikan berbagai pengetahuan terkini tentang pentingnya menjaga keseimbangan skin microbiome dalam mendukung fungsi penghalang kulit (skin barrier) pada kulit wajah, serta peran penting scalp barrier yang kuat guna mengatasi dan mencegah ketombe datang kembali.
Skin microbiome atau microbiome kulit adalah kombinasi yang umumnya terdiri dari sekitar 1.000 jenis bakteri dan 80 jenis jamur berbeda. Organisme tersebut bisa dibagi menjadi tiga kelompok, yakni komensal, simbion, dan patogen.
Komensa membantu menjaga keseimbangan antara microbiome âbaikâ dan âoportunistik,â simbion sangat menguntungkan dan menghasilkan pascabiotik yang membantu memperkuat lapisan penghalang kelembapan kulit, dan patogen yang sering disebut sebagai âbakteri jahat,â cenderung oportunistik dan dapat memicu masalah kulit jika tidak seimbang.
Di PIT Perdoski XX, Unilever Indonesia mempersembahkan simposium bertema âUnveiling the Scalp & Skin Microbiome: Skin Health and Recent Technological Updatesâ yang menghadirkan sederetan pakar di bidang dermatologi serta pimpinan R&D Unilever Indonesia. Simposium ini menitikberatkan pada temuan ilmiah mengenai pentingnya keseimbangan skin microbiome serta kekuatan fungsi scalp barrier untuk kulit dan kulit kepala yang sehat.
Terkait skin microbiome, Dr. dr. Eliza Miranda, Sp.D.V.E, Subsp.D.T, FINSDV, FAADV menjelaskan pentingnya dalam paparannya. Sebagai ekosistem mikroorganisme yang hidup di permukaan kulit secara dinamis, microbiome kulit berperan penting dalam menjaga pertahanan kulit secara fisik maupun kimiawi dan mendukung integritas skin barrier.
âSaat microbiome kulit terganggu keseimbangannya, maka akan timbul masalah seperti kulit kering, jerawat, dermatitis atopik, psoriasis, hingga penuaan dini. Terapi yang sedang berkembang di dunia kecantikan, antara lain menggunakan prebiotik, menawarkan solusi yang menjanjikan untuk meningkatkan keseimbangan skin microbiome,â ungkapnya melalui keterangan tertulis pada hari Sabtu (12/7).
Menanggapi hal tersebut, Matthew Seal, M.Sc, Head of R&D Beauty & Wellbeing Unilever Indonesia menerangkan,sebagai salah satu pionir yang sejak 2007 mengawali studi mendalam tentang microbiome kulit bersama puluhan lembaga penelitian dan universitas ternama dunia, Pondâs Skin Institute menghadirkan produk Biome Gel pertama di Indonesia.
âDengan produk tersebut diharapkan dapat memberi pertahanan pertama terhadap agresor pada lapisan kulit paling luar melalui inovasi Pondâs Ultra Light Biome Gel. Dengan kandungan utama berupa jutaan prebiotik, produk ini diformulasikan untuk menyeimbangkan microbiome kulit dan menjaga pH alami kulit selama 72 jam non-stop,â ujar dia.
Inovasi ini tersedia dalam dua rangkaian produk yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan kulit, yaitu Pondâs Hydra Miracle Ultra Light Biome Gel dengan Cera-Hyamino (perpaduan Pro-Ceramide, Hyaluron, dan Asam Amino) untuk menghidrasi kulit dan menguatkan fungsi skin barrier, serta PONDâS Bright Miracle Ultra Light Biome Gel dengan Niasorcinol (perpaduan Niacinamide & E-Resorcinol) untuk mencerahkan kulit.
Sementara dalam hal pentingnya memperkuat fungsi scalp barrier, Prof. Dr. dr. Sandra Widaty, Sp.D.V.E, Subsp.D.T, FINSDV, FAADV memaparkan, kunci untuk mengatasi ketombe dan mencegah ketombe datang kembali adalah dengan memperkuat lapisan pelindung scalp barrier sebagai perisai alami dari gangguan eksternal seperti polusi, sinar UV, dan kelembapan yang tinggi.
Temuan terbaru membuktikan bahwa upaya ini dapat dilakukan dengan lebih efektif menggunakan rangkaian produk perawatan kulit kepala yang fungsinya saling menguatkan. Tidak hanya shampoo tapi juga leave-on treatment seperti scalp tonic yang diformulasi khusus untuk menangani ketombe dan memperkuat scalp barrier.
âSalah satunya yang mengandung Piroctone Olamine dan Niacinamide, dapat menjadi pilihan yang membantu mengelola ketombe lebih efektif dan menjaga kesehatan kulit kepala dalam jangka Panjang,â katanya.
Membantu masyarakat memelihara kesehatan kulit kepala secara lebih menyeluruh, di acara simposium ini Clear memperkenalkan inovasi terbaru yauty Clear R Anti Dandruff Scalp Tonic dengan teknologi scalp terbaik, yaitu Clear ScalpPro Tech. Scalp tonic ini mengandung Piroctone Olamine sebagai bahan anti ketombe, serta 3,5% Niacinamide + Hyaluron Complex untuk memperkuat fungsi scalp barrier hingga 4x lipat.
Matthew menerangkan, dengan pemakaian praktis tanpa bilas atau leave-on, inovasi Clear Scalp Tonic menawarkan keunggulan secara instan, yaitu mengontrol gatal karena ketombe, menghilangkan apek dengan memberikan sensasi dingin dan wangi yang menyegarkan.
âDengan penggunaan teratur, inovasi ini dapat secara signifikan mengurangi ketombe yang tampak dengan cara menenangkan kulit kepala dan melindunginya dari aggressor lingkungan sehingga kita dapat bebas dari ketombe seharian,â paparnya.
Sebelumnya Clear telah melakukan kerja sama dengan Perdoski Cabang Jakarta melalui âClear X Scalp Derma Expertâ berupa rangkaian program yang 100% berkomitmen membantu masyarakat Indonesia mengatasi ketombe dengan scalp barrier yang kuat.
âKedepannya, Unilever Indonesia akan terus berkolaborasi dengan mitra-mitra terpercaya seperti Perdoski untuk mengembangkan penelitian, memperkaya pengetahuan para dermatologist, serta menyebarluaskan edukasi tentang kesehatan kulit maupun kulit kepala kepada masyarakat yang lebih luas,â tambahnya.
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Haryo Brono
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.