BPJS Kesehatan Dorong Gaya Hidup Sehat

Senin, 29 Jun 2026, 15:05 WIB

JAKARTA - Kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) telah menjangkau lebih dari 285 juta jiwa penduduk di seluruh Indonesia. Lembaga ini mengoptimalkan skrining riwayat kesehatan guna mendeteksi risiko hipertensi serta diabetes melitus sejak dini.

Upaya kesehatan promotif ini diimplementasikan melalui kegiatan lari santai di kawasan Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta. Acara olahraga yang melibatkan berbagai komunitas lari ini diselenggarakan pada hari Minggu (28/6).

Ket. Foto: Direktur Utama Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, Prihati Pujowaskito, dan Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni Raffi Ahmad — Sumber: RRI/Nugroho

Direktur Utama Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, Prihati Pujowaskito, menegaskan komitmen penuh institusinya. Saat ini sebanyak 23.682 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) telah aktif melayani seluruh peserta di Indonesia.

"Program JKN dibangun atas semangat gotong royong. Karena itu, kami tidak hanya berupaya memberikan perlindungan kesehatan saat masyarakat membutuhkan layanan, tetapi juga terus memperkuat berbagai upaya promotif dan preventif agar masyarakat tetap sehat dan produktif," ujar Pujo.

Pujo menjelaskan jangkauan layanan rujukan medis kini ditopang oleh ribuan fasilitas kesehatan tingkat lanjutan. Lembaga tersebut kini telah bekerja sama dengan 3.221 rumah sakit serta klinik utama seluruh Indonesia.

"BPJS Kesehatan senantiasa memperkuat langkah promotif dan preventif untuk menekan peningkatan penyakit tidak menular, khususnya pada kelompok usia produktif. Pada tahun 2025, lebih dari 79 juta peserta JKN telah mengikuti Skrining Riwayat Kesehatan, dengan sekitar 23 juta peserta berisiko hipertensi dan 17 juta peserta berisiko diabetes melitus," ujar Pujo.

Data internal menunjukkan ratusan ribu peserta berusia di bawah 45 tahun terdiagnosis menderita diabetes melitus. Selain itu terdapat satu juta lebih masyarakat usia produktif yang terdeteksi mengidap penyakit hipertensi.

Pujo terus mendorong seluruh masyarakat luas agar senantiasa konsisten menerapkan berbagai kebiasaan hidup sehat harian. Program khusus mengenai pengelolaan penyakit kronis terus disosialisasikan demi mewujudkan tingkat kesehatan masyarakat secara optimal.

"BPJS Kesehatan juga terus mendorong masyarakat menerapkan perilaku hidup sehat, di antaranya melalui Prolanis Muda, Skrining Riwayat Kesehatan, serta edukasi kesehatan. Kegiatan Health Fun Run hari ini menjadi salah satu sarana untuk mengajak masyarakat membiasakan aktivitas fisik sebagai bagian dari gaya hidup sehat yang dilakukan secara berkelanjutan," ujar Pujo.

Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad, turut menghadiri kegiatan olahraga ini. Ia mengapresiasi kepedulian tinggi masyarakat dalam mendukung keberlanjutan program jaminan sosial melalui semangat gotong royong.

"Gotong royong merupakan nilai yang harus terus dijaga. Masyarakat juga diingatkan untuk menjaga kesehatan dengan menerapkan pola hidup sehat sejak dini. Untuk generasi muda, jangan menunda memulai kebiasaan hidup sehat karena menjaga kesehatan dapat dilakukan melalui konsumsi makanan sehat, rutin berolahraga, serta menerapkan pola hidup sehat," kata Raffi.

Raffi juga terus mengajak para generasi muda untuk segera memulai kebiasaan hidup sehat tanpa menundanya. Menurut dia langkah olahraga sederhana tersebut dapat memberikan dampak positif bagi kebugaran fisik dalam jangka panjang.

"Sehat itu ada dua, dimulai dari hati dan mentransfer ke otak. Kalau kita niatkan untuk sehat, pasti mindset di otak akan langsung tergerak. Sehat itu mahal, jadi kita harus jaga kesehatan sejak dini," ucap Raffi. ils/I-1

  • BPJS Kesehatan
  • Gaya Hidup Sehat

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Ilham Sudrajat

Berita Terbaru

Cetak Sejarah di Paris! AG.AL Juara Club Champion EWC 2026, Kantongi Hadiah Rp110 Miliar

Paket Pernikahan Elegan di Pusat Jakarta! Mangkuluhur ARTOTEL Suites Buka Harga Mulai Rp25 Juta

Agrowisata Petik Anggur Kini Jadi Tren Wisata Baru di Kepulauan Riau

Mendagri: Korban Gempa NTT Bisa Cetak Ulang Dokumen KTP, KK, hingga BPKB Secara Gratis

BMKG: 6.409 Gempa Bumi Susulan Guncang Flores

DPR Dorong Pemerintah Buka Potensi Wajib Pajak Baru

KPK Tekankan Pentingnya Penguatan Integritas Kampus usai OTT di Unsoed

Kemenbud Fokus Pulihkan Warisan Budaya dari Desa Adat Sade Pasca Kebakaran 

Ada Apa dengan Rekening Dana Aliansi Masyarakat Pati Bersatu? Polda Metro Jaya Jelaskan

Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

Parkir Rp60.000 per Jam Bikin Geger, Ini Respons Pramono

Udara Jakarta Terancam Polusi, Pramono Minta Masyarakat Hentikan Kebiasaan Bakar Sampah

Karhutla Makin Serius! Kemenhub Terbitkan 35 Izin Pesawat Asing Bantu Atasi Kebakaran

Bukan Sekadar Diskon! Subsidi Motor Listrik Disebut Bisa Pacu Industri Nasional

Gerak Cepat Atasi Karhutla! Operasi Modifikasi Cuaca Berlanjut, BMKG Kini Bergerak ke Berau

Nasib 193 Pedagang Ikan Kramat Jati Terungkap, Bakal Dipindah ke Lokbin

Bukan Sekadar Kebakaran! Presiden Minta Usut Dugaan Koneksi Pembakar Lahan dan Korporasi

613 PKL Kramat Jati Bakal Dipindahkan, Ini 4 Lokasi yang Disiapkan Pasar Jaya

Coco Gauff Juara Cincinnati Open 2026! Tampil Perkasa dan Ukir Prestasi Gemilang

Pedagang Ikan Pasar Kramat Jati Bakal Direlokasi, Ini Persiapannya

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.