Ole Romeny Cedera, Pemain Arema Harusnya Kartu Merah Langsung. Kekerasan Khas Liga 1. Pernyataan Pelatih Arema Sangat Menyakitkan
Jumat, 11 Jul 2025, 16:30 WIBJAKARTA â Pengamat sepak bola Akmal Marhali, menyesalkan insiden yang terjadi dalam turnamen pramusim, Piala Presiden 2025. Menurutnya, Piala Presiden seharusnya menjadi ajang persiapan teknis dan mental tim dan pemain sebelum mengarungi musim kompetisi sesungguhnya.
"Pelanggaran seperti itu sangat tidak pantas, apalagi di turnamen pramusim. Seharusnya pemain Arema Paulinho langsung diganjar kartu merah,â tandasnya.
Pemain Arema FC, Paulinho Moccelin, membuat Ole Romeny cedera karena diinjak sangat keras. Kejadian seperti ini banyak di Liga 1, sehingga nanti kalau main di tingkat internasional bisa menjadi boomerang bagi Timnas.
Liga 1 harus bisa menghentikan kekerasan-kekerasan sepertiini. Hanya pra musim saja menginjaknya seperti penuh semangat.
Pelatih Singo Edan, Marcos Santos, memang minta maaf. Namun, pernyataaan lanjutannya sangat menyakitkan. Menurutnya, insiden itu bagian dari laga. Jelas itu permintaan hanya lamis. Dia tak cukup hanya minta maaf, Santos juga perlu memberi pelajaran pemainnya, Paulinho, misalnya tidak memainkan dalam beberap lag. Ini penting agar menjadi refleksi perilakunya yang sangat kasar dan merugikan timnas.
Bertanding di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Kamis (10/7), Arema FC kalah telak 0-4 dari Oxford United. Laga itu sempat diganggu insiden mati lampu.
Oxford United mencetak gol ke gawang Arema FC via Przemyslaw Placheta, Romeny, Leo Snowden, dan Gatlin O'Donko. Romeny harus diganti pada menit ke-16 karena diinjak sangat keras Paulinho. Wasit juga aneh sudah melihat VAR, tapi hanya memberi kartu kuning.
Oxford United mencetak gol ke gawang Arema FC via Przemyslaw Placheta, Romeny, Leo Snowden, dan Gatlin O'Donko. Romeny harus diganti pada menit ke-16 karena diinjak oleh Paulinho.
Menurut Akmal, turnamen ini pra-bukti, bukan hanya pramusim. Ajang untuk menunjukkan kualitas, adaptasi, para pemain, termasuk Ole untuk merebut tempat utama di skuad Oxford.
Permainan kasar mengandung kekerasan yang banyak diperlihat para pemain Liga 1 baik pemain lokal, maupun (apalagi) asing, harus segera disudahi. Sebab kebiasaan main kasar di liga domestik, terus terbawa saat turnamen timnas sesungguhnya dan itu sangat sering merugikan timnas.
- Ole Romeny
- Piala Presiden
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Aloysius Widiyatmaka
Berita Terkait:
-
Bek Persib Bandung Achmad Jufriyanto Alami Patah Tulang Rusuk saat Lawan Port FC di Piala Presiden
-
Oh! Jadi Ini Sebab Geopark Kaldera Toba Dapat Kartu Kuning dari UNESCO, Inilah Penjelasan Pemerintah
-
Timnas Indonesia Terancam Tanpa Ole Romeny di Laga Uji Coba September
-
Persiapan atraksi drone di final Piala Presiden 2025
-
Biar Jalur Mudik Lancar, Jabar Siapkan Rp6 Miliar untuk Liburkan Angkot dan Delman
-
Sirene Meraung-raung di Israel, Sekolah dan Kegiatan Umum Dihentikan
-
Kunjungi Perbatasan, Presiden Prabowo Pastikan Penguatan Jaringan Komunikasi di Wilayah Terluar
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.