Visi Menteri PPN: Pembangunan Nasional yang Terintegrasi dan Saling Terhubung

Kamis, 10 Jul 2025, 17:10 WIB

Jakarta - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Rachmat Pambudy menegaskan bahwa pembangunan nasional bersifat multidimensi dan saling terhubung.

“Apa yang terjadi di Aceh tidak hanya berdampak bagi Aceh sendiri, tetapi juga mempengaruhi wilayah lain, termasuk Jakarta. Ini sejalan dengan filosofi lagu yang kita kenal sejak kecil, ‘Dari Sabang sampai Merauke’, yang mengingatkan kita bahwa kemakmuran harus merata dari barat hingga timur Indonesia,” katanya, saat memberikan arahan kunci pada Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Aceh 2025-2029, di Anjong Mon Mata Banda Aceh, dikutip dari keterangan resmi, di Jakarta, Kamis (10/7).

Ket. Foto: Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Rachmat Pambudy saat mengisi acara, di Universitas Syiah Kuala, Aceh, Kamis (10/7). — Sumber: Antara

Menurut dia, fondasi kemakmuran Indonesia dimulai dari daerah, sehingga penting untuk mengacu pendekatan perencanaan pembangunan yang sadar, inklusif, dan terintegrasi.

Untuk mewujudkan visi tersebut, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029 mengusung Trisula Pembangunan, yaitu pertumbuhan ekonomi berkelanjutan, penurunan kemiskinan, dan peningkatan sumber daya manusia berkualitas.

Di Aceh, katanya lagi, implementasi visi ini diterjemahkan ke dalam lima kawasan prioritas pembangunan.

Pertama adalah Kawasan Pertumbuhan, seperti jalan, jembatan, dan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) regional.

Selanjutnya yaitu Kawasan Komoditas Unggulan, seperti kopi dan perikanan. Ketiga, Kawasan Swasembada, seperti pangan, air, dan energi. Kemudian Kawasan Afirmasi Simeulue dan wilayah transmigrasi. Terakhir ialah Kawasan Konservasi dan Rawan Bencana.

Rachmat Pambudy mendukung arah pembangunan Aceh yang islami, maju, berkelanjutan, dan berbasis ekonomi hijau yang diusung Gubernur Muzakir Manaf. “Hal ini sejalan dengan kebijakan nasional yang sedang dirancang Kementerian PPN/Bappenas, serta mencerminkan semangat kolaborasi lintas sektor,” ujar dia.

Kunjungan kerja Menteri PPN/Kepala Bappenas itu dilanjutkan dengan kuliah umum bertajuk Peran Kampus Berdampak: Keselarasan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan RPJMN 2025-2029, di Universitas Syiah Kuala.

Kepala Bappenas juga menegaskan bahwa kampus memiliki peran strategis dalam memastikan harmonisasi antara perencanaan pusat dan daerah.

“Pembangunan terbaik lahir dari daerah. Indonesia yang makmur harus dimulai dari daerah yang makmur,” ujar Menteri PPN ini pula.

Redaktur: Andreas Tanjung

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Mengkhawatirkan! Burung Ekek Keling Sunda Terancam Punah, Populasinya Kian Menurun

Perusahaan Milik Kampus UGM Go Public! Target IPO Capai Rp45 Miliar

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

Arthur Fils Juara Cincinnati Masters 1000, Tekuk Tiafoe dalam Final Bersejarah

Presiden Prabowo Pimpin Ratas di Hambalang, Bahas Karhutla dan Dampak Bencana NTT.

Kodaeral XIII Gelar Lomba Speedboat di Tarakan, Dorong Potensi Kemaritiman Kaltara.

Takdir Geografis Gambia, Negara Terkecil Afrika yang Terjepit Senegal

Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Munafri Arifuddin Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan.

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.