Presiden Trump Larang Investor Tiongkok Membeli Lahan Pertanian di AS

Kamis, 10 Jul 2025, 04:10 WIB

WASHINGTON - Pemerintahan Presiden Donald Trumppada hari Selasa (8/7) mengumumkan bahwa Amerika Serikat (AS) akan mulai membatasi pembelian lahan pertanian oleh warga negara Tiongkok dan “warga asing” lainnya yang dipandang sebagai negara kompetitor AS. Larangan itu diberlakukan dengan pertimbangan alasan masalah keamanan nasional.

Menteri Pertanian AS, Brooke Rollins mengatakan, langkah tersebut diperlukan untuk mengatasi apa yang disebutnya “ancaman besar” terhadap keamanan nasional.

Ket. Foto: Menteri Pertanian AS, Brooke Rollins. — Sumber: Jim WATSON/AFP

Dijelaskan bahwa pembelian lahan pertanian di AS oleh pihak asing, bisa digunakan sebagai senjata untuk melawan AA.

“Kita melihatnya berulang kali, mulai dari akuisisi lahan pertanian Amerika oleh Komunis Tiongkok hingga eksploitasi kriminal terhadap sistem pertanian kita,” kata Rollins, saat memperkenalkan Rencana Aksi Keamanan Pertanian Nasional bersama para pejabat kabinet lainnya.

“Pertanian Amerika bukan hanya tentang memberi makan keluarga kita, tetapi tentang melindungi bangsa kita dan melawan musuh asing yang membeli lahan pertanian kita,” tambahnya.

Menurut data Departemen Pertanian AS, Tiongkok berada di peringkat ke-20 dalam daftar pemilik asing lahan pertanian di negara adidaya itu dengan menguasai 277.336 hektar saat ini dibanding 112.234 hektar pada akhir tahun 2023.

Rollins mengatakan pemerintahan Presiden Donald Trump juga berencana untuk menarik kembali apa yang telah dibeli oleh Tiongkok dan musuh asing lainnya.

Sementara itu, Menteri Pertahanan AS, Pete Hegseth mengatakan Pentagon akan melarang penjualan lahan pertanian yang terletak di dekat pangkalan militer AS kepada “musuh asing”.

“Sebagai seseorang yang ditugaskan untuk memimpin Departemen Pertahanan, saya ingin tahu siapa pemilik lahan di sekitar pangkalan kami. Itu akal sehat,” kata Hegseth.

“Musuh asing tidak dapat lagi berasumsi bahwa kami tidak mengawasi,” katanya.

Di antara pemilik lahan pertanian AS terbesar di Tiongkok adalah Smithfield Foods, yang dibeli oleh perusahaan Tiongkok WH Group, pada tahun 2013 silam.

American First

Menanggapi hal itu, Wakil Rektor Tiga, Universitas Trunojoyo Madura (UTM), Surokim Abdussalam mengatakan dengan mengeluarkan larangan kepemilikan lahan tersebut Presiden Trump akan mencapai dua tujuan sekaligus, berusaha memenangkan persaingan AS dalam hal ekonomi dengan Tiongkok, dan mempertahankan kedaulatan pangan.

“Ini menunjukkan Trump konsisten dengan visi America First dan MAGA- nya. Dengan melarang kepemilikan lahan pertanian Trump berusaha membatasi ekspansi ekonomi Tiongkok yang kita ketahui menyerbu dari segala lini,” kata Surokim. 

Redaktur: Vitto Budi

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

Berita Terbaru

TPOS Gedebage Ditargetkan Rampung 2027, Bandung Siapkan Teknologi Baru Olah 300 Ton Sampah per Hari

Desainer Masa Depan Wajib Kuasai AI hingga Bisnis, Kampus Diminta Jadi Ruang Eksperimen Kreatif

Bapemperda DKI Minta Naskah Akademik 16 Ranperda Prioritas 2027 Disiapkan Sejak Awal

Kemenhut Kerahkan 1.000 Polisi Hutan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan

67 Ribu Ton Beras Digerakkan ke NTT! BULOG Kirim Bantuan dari 4 Provinsi untuk Korban Bencana

Kurangi Kesenjangan, DPRD Jabar: Pembangunan di Jabar Harus Merata baik Perkotaan dan Pedesaan

Manggala Agni Sumatra Berjibaku Padamkan Karhutla di 17 Desa

Polda Banten Ungkap Sindikat Curanmor Spesialis Pick-up di 14 Lokasi

Tetap Tunjukkan Dedikasi dan Keberanian, Perwira polisi Terluka Kena Pecahan Kaca saat Gerebek Gudang Uang Palsu di Tangsel

93.782 Ton Beras Siaga! BULOG Antisipasi Bencana NTT Hingga 10x Masa Darurat

Gubernur Bali Minta Peradi Siapkan Pendampingan Hukum Perkuat Desa Adat

Wagub Rano Buka Jakarta Beat Society 2026: Komitmen Perluas Ruang Kreatif Musisi Lokal

Pemkab Lebak Bantu Pasarkan Produk UMKM Lewat Bazar

Dukung Penanganan Karhutla, Kemenhub Fasilitasi Penggunaan Pesawat Registrasi Asing

Kemenag Targetkan Keterlibatan 1.781.945 Peserta dalam Gema Selawat Sambut Maulid Nabi

Coba Lerai Perkelahian, Dua Polisi Dikeroyok Masa saat Karnaval di Blora

Gubernur Pramono Sebut Keluarga Kuat dan Masyarakat Peduli Jadi Kunci Kerukunan Jakarta

Dua Anggota Polisi Jadi Korban Pengeroyokan saat Karnaval HUT RI di Blora

BNPB Perkuat OMC-Armada Pemadaman Karhutla di Kalimantan

Panen Durian dan Manggis di Lebak Serap Ribuan Tenaga Kerja

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.