Asean Harus Jadi Magnet Investasi Berkelanjutan

Kamis, 10 Jul 2025, 04:00 WIB

Jakarta - Menteri Luar Negeri Indonesia Sugiono mengatakan bahwa Asean harus menjadi pemimpin dalam mendorong iklim investasi terbuka di tengah ketidakpastian global sekaligus menjadi magnet investasi berkelanjutan.

Pernyataan itu dia sampaikan dalam sesi pleno Pertemuan Menteri Luar Negeri Asean (Asean Foreign Ministers’ Meeting/AMM) di Kuala Lumpur, Malaysia, pada Rabu (9/7), sebagaimana keterangan Kemlu RI yang diterima di Jakarta.

Ket. Foto: Menlu Sugiono (tengah) saat sesi pleno Pertemuan Menlu Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (Asean) ke-58 dan pertemuan terkait di Convention Centre, Kuala Lumpur, Rabu (9/7). — Sumber: AFP/MOHD RASFAN

"Asean harus memimpin dengan mendorong iklim investasi terbuka yang terprediksi, sebagai tempat berlindung yang aman di tengah ketidakpastian global dan magnet bagi investasi asing langsung yang berkelanjutan," katanya.

Seperti dikutip dari Antara, Sugiono juga menyoroti laporan UNCTAD terbaru yang menunjukkan penurunan investasi global di berbagai sektor utama.

Di sisi lain, Penanaman Modal Asing (PMA) ke Asean mengalami kenaikan 10 persen ke rekor tertinggi. "Hal itu mencerminkan meningkatnya kepercayaan para investor terhadap Asean," katanya.

Lebih lanjut Menlu mengatakan Indonesia mendukung upaya Asean Geoeconomics Task Force dalam menyusun opsi kebijakan strategis untuk dipertimbangkan oleh para pemimpin.

"Tentu saja, Indonesia mendorong semua upaya untuk mengubah visi menjadi tindakan nyata yang akan memperkuat untuk memperkuat Sentralitas Asean dan membentuk arsitektur regional yang stabil," katanya.

Sehubungan dengan itu, Sugiono menilai bahwa implementasi Visi Komunitas Asean 2045 harus menjadi prioritas.

Sugiono menambahkan bahwa kredibilitas Asean akan ditentukan konsensus nilai-nilai dan koherensi tindakannya.

Isu Kawasan

Pada kesempatan itu, Sugiono bersama-sama dengan Menteri-Menteri Luar Negeri Asean secara resmi diterima Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim di sela Pertemuan AMM, di Kuala Lumpur, Rabu.

"Sebelum dimulainya upacara peresmian pembukaan AMM ke-58, saya telah menerima kunjungan kehormatan dari Menteri-Menteri Luar Negeri Asean serta Sekretaris Jenderal Asean, Dr Kao Kim Hourn," kata PM Anwar.

Dalam pertemuan dengan Menlu dan Sekjen Asean, PM Anwar mengambil kesempatan untuk menyampaikan penghargaan Malaysia terhadap komitmen semua pemimpin dalam memastikan pembahasan segala isu kawasan dilakukan secara terbuka dan kolektif.

  • Investasi Global

Redaktur: Andreas Tanjung

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.