Simak! Ini Panduan Tangani Motor Listrik yang Terkena Banjir
Rabu, 09 Jul 2025, 21:23 WIBJAKARTA - Sepeda motor listrik juga berpeluang mengalami kerusakan kalau digunakan untuk melalui jalanan yang tergenang di area banjir.
Oleh karena itu, pakar otomotif dari Institut Teknologi Bandung Yannes Martinus Pasaribu menganjurkan pemilik kendaraan segera mengeringkan seluruh komponen kelistrikan pada motor listrik yang terdampak banjir.
"Setelah menerjang banjir atau motor terendam banjir, segera keringkan seluruh komponen kelistrikan," kata dia saat dihubungi Antara dari Jakarta, Rabu (9/7).
Ia mengatakan, soket baterai pada motor listrik yang terdampak banjir sebaiknya segera dilepas untuk mencegah korsleting. Setelah itu, dinamo harus dikeringkan, terutama pada motor listrik menggunakan tipe hub-drive di roda.
Motor listrik sebaiknya tidak langsung dinyalakan atau diisi dayanya dalam kondisi basah. Tunggu dulu sampai semua bagian benar-benar kering agar tidak terjadi korsleting.
"Baterai, baik lithium-ion, LFP, lead-acid, atau NiMH, rentan terhadap kelembapan," kata Yannes.
Setelah kehujanan atau kebanjiran, motor listrik sebaiknya segera dibilas menggunakan air bersih yang mengalir.
"Tujuannya supaya asam korosif dari air hujan hilang dan tidak merusak bodi maupun komponen kelistrikan," kata Yannes.
Meski motor listrik umumnya dirancang tahan air, tetapi tingkat ketahanan setiap merek bisa berbeda.
Konsumen disarankan memeriksa tingkat ketahanan kendaraan terhadap paparan air sebelum membeli motor listrik.
Sebaiknya memilik motor listrik minimal dengan sertifikat IP67, yang berarti kendaraan tahan debu dan bisa terendam air dalam durasi tertentu.Â
Angka 6 pada IP67 menunjukkan perlindungan maksimal terhadap debu dan angka 7 menunjukkan bahwa komponen tersebut aman terendam air hingga kedalaman satu meter selama maksimal 30 menit.
Yannes juga menganjurkan pengendara motor listrik mengecek tinggi genangan saat melalui area banjir.
Menurut dia, motor listrik masih aman digunakan melalui genangan setinggi 20 sampai 30 cm, setara tinggi dek kaki atau as roda.
"Umumnya aman selama komponen vital seperti baterai tidak terendam. Namun, risiko kerusakan komponen tetap ada jika dipaksakan," katanya.
"Motor listrik tidak aman untuk menerjang banjir, terutama jika air mencapai komponen listrik atau baterai, karena dapat merusak sistem dan membahayakan keselamatan," ia menambahkan. Ant
- Motor Listrik
- Bahaya Barang Terendam Banjir
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Opik
Berita Terkait:
-
Penyanyi Valent Duga Maknai Kebahagiaan Lewat EP Terbaru
-
Pemprov DKI Raih Penghargaan Provinsi Terinovatif se-Indonesia di IGA 2025
-
BMKG Prakirakan Hujan Lebat hingga Sangat Lebat Guyur Sejumlah Wilayah Indonesia pada Senin
-
Australia Mengheningkan Cipta untuk Para Korban Penembakan di Pantai Bondi
-
UMK Blora 2026 Disepakati Naik 4,79 Persen atau Sebesar Rp2,34 Juta
-
UEA Keluar dari OPEC dan OPEC+, Guncangan Baru bagi Harga Energi Global
-
Tips Mudik Aman dan Nyaman dengan Motor Listrik dari Pakar Otomotif
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.