Keren, Koperasi Merah Putih Permudah Akses Pangan bagi Masyarakat
Selasa, 08 Jul 2025, 11:22 WIBJAKARTA â Program unggulan Presiden Prabowo Subianto, yaitu Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, akan segera diluncurkan dan diharapkan dapat memperkuat berbagai program prorakyat lainnya, khususnya dalam menjaga stabilitas pangan nasional. Melalui koperasi ini, akses masyarakat terhadap pangan yang terjangkau diyakini akan semakin luas dan merata.
âTadi dalam Rakortas yang dipimpin Bapak Menko Pangan, kita mempersiapkan launching Koperasi Merah Putih pada 19 Juli nanti. Jadi ini adalah gagasan besar Bapak Presiden dan harus berhasil,â jelas Kepala Badan Pangan Nasional/National Food Agency (NFA) Arief Prasetyo Adi saat ditemui di kantor Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Jakarta, Senin (7/7).
Arief menjelaskan, Bapanas akan mendukung dengan menyiapkan Kios Pangan sebagai bagian dari ekosistem koperasi tersebut. âKoperasi Merah Putih nanti jadi perpanjangan tangan pemerintah. Ini agar stabilitas pangan dapat lebih terasa dan sebagai lokomotif ekonomi rakyat dengan semangat gotong royong. Misalnya bantuan pangan beras, tadi dibahas akan disalurkan pula melalui Kopdes Merah Putih,â ungkapnya.
Program intervensi pemerintah seperti bantuan pangan beras dan Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) selama ini telah memberikan dampak positif terhadap kestabilan harga pangan di tingkat konsumen. Hal ini tercermin dalam data Badan Pusat Statistik (BPS), yang mencatat rata-rata harga beras medium di penggilingan pada akhir 2023 sebesar Rp 13.071 per kilogram (kg), dan mengalami penurunan 4,77 persen menjadi Rp 12.447 per kg pada akhir 2024.
âUntuk intervensi yang sedang pemerintah lakukan, ada bantuan pangan beras dan SPHP beras. Bantuan pangan beras akan menggelontorkan 360 ribu ton di Juli ini. Lalu SPHP, kami siapkan sekitar 1,3 juta ton sampai Desember. Jadi sampai akhir tahun, pemerintah sudah siapkan program intervensi beras,â lanjut Arief.
Sepanjang tahun 2024, pemerintah telah menyalurkan bantuan pangan beras sebanyak 1,9 juta ton dan SPHP beras sebanyak 1,4 juta ton. Untuk tahun 2025, realisasi SPHP hingga saat ini telah mencapai 181,2 ribu ton.
Ke depan, distribusi beras SPHP juga akan melibatkan Koperasi Merah Putih. âBeras SPHP ke depannya juga disalurkan Bulog ke Koperasi Merah Putih. Ini sangat relevan karena kami juga memang sedang memperbaiki keakuratan mekanisme penyaluran beras SPHP agar outlet-outletnya benar-benar nyata ada di masyarakat. Kalau Koperasi Merah Putih kan jelas,â terang Arief.
Ia menambahkan, langkah ini juga bertujuan untuk melindungi masyarakat dari praktik distribusi pangan yang tidak wajar. âIni semua supaya masyarakat agar terhindar dari praktik tak wajar, tengkulak serta anomali lainnya yang malah bisa membuat harga pangan lebih mahal di tingkat konsumen serta standar dan mutu yang tak sesuai spesifikasinya,â harapnya.
80 Ribu Kopdes
Sementara itu, dalam konferensi pers usai Rakortas, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengungkapkan bahwa Kios Pangan dalam struktur Koperasi Merah Putih diharapkan mampu memotong rantai pasok yang selama ini terlalu panjang, sehingga harga pangan pokok bisa lebih terjangkau bagi masyarakat.
âPagi ini kita baru saja rapat. Kita bersyukur 80 ribu Koperasi Desa dan Kelurahan sudah terbentuk. Maka akan di-launching oleh Bapak Presiden, diagendakan 19 Juli. Nanti pusat kegiatannya di Klaten, Jawa Tengah,â ujar Zulhas.
Ia menjelaskan bahwa pembentukan koperasi ini dilakukan dengan pendekatan yang terstruktur. âMemang Kopdes ini kita bentuk dengan cara yang benar. Kita pikirin usahanya dulu, baru pembiayaannya. (Masyarakat) masak, maka ada sembako, (jadi) agar lebih dekat, untuk memotong tengkulak. Sembako itu rantai pasoknya panjang, ada 8 layer. Dari produsen distributor, macam-macam,â imbuh Menko Pangan.
Menjelang peluncuran resminya, Menko Zulhas mengungkapkan, pemerintah telah menyiapkan 100 mock-up Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang akan menjadi model percontohan koperasi aktif dan siap beroperasi secara penuh.
- Bantuan pangan
- Harga Pangan
- Koperasi Merah Putih
- Program SPHP
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini
Berita Terkait:
-
Ringankan Beban Peternak Layer, Bapanas Pastikan Stok SPHP Jagung di Jatim Aman
-
Penyaluran bantuan pangan di Jakarta
-
Realisasi bantuan pangan nasional
-
Hindari Gejolak Harga Pangan: Importir dan Pengrajian Tahu Tempe Sepakat HAP Kedelai 11.500 perkg
-
Tambahan bantuan pangan untuk masyarakat
-
Bantuan Pangan untuk 152.923 Warga Pamekasan
-
Kemensos tetapkan KPM baru bantuan sosial
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.