Arus Bawah yang Kencang Menjadi Kendala Operasi SAR di Selat Bali
Senin, 07 Jul 2025, 23:35 WIBBanyuwangi - Tim Pencarian dan Pertolongan (SAR) gabungan mulai melakukan operasi SAR bawah air di titik lokasi yang diduga bangkai KMP Tunu Pratama Jaya di Selat Bali, namun terkendala arus bawah cukup kencang.
Panglima Koarmada II Surabaya Laksamana Muda TNI I Gung Putu Alit Jaya mengemukakan bahwa seluruh personel penyelam, baik dari Basarnas maupun TNI AL telah disiapkan di lokasi pelepasan, bahkan sebagian penyelam sudah melakukan penyelaman.
"Tadi sudah melakukan penyelaman di titik lokasi yang kami duga adalah KMP Tunu Pratama Jaya (yang telah bergeser sekitar 1.200 meter hingga 1.500 meter dari lokasi hilang kontak)," ujarnya kepada wartawan di Banyuwangi, Jawa Timur, Senin sore.
Namun, katanya, upaya penyelaman para penyelam itu terkendala oleh arus bawah yang cukup kuat, dan hanya mampu menembus kedalaman 12 meter (kedalaman laut 40-50 meter) dan penyelam terseret arus hingga 500 meter.
"Rekan-rekan penyelam tadi sudah mencoba menurunkan marking pada posisi tersebut, mulai menyelam dan sudah mencapai kedalaman 12 meter, tapi arus begitu kencang, sehingga bergeser sampai ratusan meter ke arah selatan,"kata Laksamana Muda Alit.
Ia mengaku akan kembali menggelar rapat evaluasi dan meminta agar diberikan fasilitas platform untuk tander atau pengait.
"Nanti kami akan berkoordinasi dengan Basarnas dan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) supaya support salah satu platform yang bisa didrop pengait kami sebelum menyelam," kata Alit.
Salah seorang penyelam dari Satuan Kopaska Koarmada II, Serda Feri Ardiansyah menyampaikan arus yang terlalu kencang membuat penyelam kesulitan mencapai dasar laut.
"Untuk jarak pandang tidak ada masalah masih bagus antar 1-3 meter, dan tadi masih di kedalaman 12 meter, belum melihat objek apapun, karena masih terlihat gelap," tuturnya.
Posko Operasi SAR dan Potensi SAR gabungan di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, sampai hari ini menyebutkan jumlah korban yang telah ditemukan sebanyak 38 orang, delapan korban diantaranya ditemukan meninggal dunia dan 27 korban lainnya dalam pencarian.
- Tim SAR
- KMP Tunu Pratama Jaya
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Antara, Ones
Berita Terkait:
-
TIM SAR Gabungan Evakuasi Pemuda Tenggelam di Pemandian Air Panas
-
Pemkab Batang Evakuasi Warga Terdampak Banjir di Enam Desa
-
RKPD Parigi Moutong 2027 Fokus Pengentasan Kemiskinan dan Stunting
-
Mentan Amran: BPRMP Harus Jadi Motor Kemandirian Pangan Timur Indonesia
-
Wall Street Ikut Aksi Jual Global karena Harga Minyak dan Gas Naik
-
RSUD Penajam Segera Miliki Layanan Operasi Jantung
-
McLaren Awali Musim F1 2026 dengan Pendekatan Bertahan, Stella Akui Ferrari dan Mercedes Unggul
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.