Sungai Ciliwung di Jaktim Meluap, Ratusan Jiwa Mengungsi

Minggu, 06 Jul 2025, 22:17 WIB

JAKARTA – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta menyebutkan ratusan jiwa mengungsi ke tempat lebih aman setelah rumahnya terendam banjir yang diakibatkan meluapnya Sungai Ciliwung di Jakarta Timur.

"Untuk lokasi pengungsian ada di tujuh tempat," kata Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan, saat dikonfirmasi di Jakarta, Minggu (6/7).

Ket. Foto: Warga menggunakan pelampung ban dalam melewati banjir di Kebon Pala, Jatinegara, Jakarta Timur, Minggu (6/7/2025). — Sumber: ANTARA 

Menurut dia, untuk lokasi pengungsian di Kelurahan Bidara Cina, Jakarta Timur ada di aula Kantor Kelurahan, RPTRA, dan Masjid Jami Al Abror dengan jumlah pengungsi sebanyak 137 jiwa dari 33 kepala keluarga (KK).

Selanjutnya, lokasi pengungsian lainnya berada di Masjid Jami Ittihadul Ikhwan dengan jumlah pengungsi sebanyak 74 jiwa dari 24 KK.

Lokasi pengungsian juga berada di SDN 01/02 Kampung Melayu dengan jumlah pengungsi sebanyak 119 jiwa dari 33 KK. Para pengungsi juga terdata ada yang di Masjid Al-Hawi Cililitan 11 jiwa, dan yang terakhir di Mushala Al-Ishlah Kampus Binawan Cawang, jumlah pengungsi 30 jiwa.

Yohan menambahkan, dari data terakhir terdapat 50 rukun tetangga (RT) yang berada di Jakarta Selatan dan Timur yang terdampak akibat banjir luapan Sungai Ciliwung.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan saat ini petugas sedang berupaya menangani banjir kiriman yang terjadi di 51 Rukun Tetangga (RT) di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur dengan mengoperasikan sejumlah pompa air.

"Saya secara langsung berkomunikasi dengan Dinas Sumber Daya Air dan sekarang proses penanganan sedang dilakukan di lapangan," kata Pramono.

Menurut dia, banjir yang terjadi di kawasan bantaran Sungai Ciliwung itu terjadi karena kiriman air dari hulu. Pada Sabtu (5/7) wilayah Bogor dan sekitarnya diguyur hujan dengan intensitas di atas 200 milimeter.

Pemprov DKI Jakarta juga sedang berupaya untuk mempercepat aliran air yang meluap dengan mengoperasikan mesin-mesin pompa air.

Selain itu, pintu air pun dibuka maksimal agar aliran air lancar dan banjir bisa secepatnya surut.

"Kalau banjir kiriman cara penanganannya lebih gampang dibandingkan dengan banjir yang terjadi karena curah hujan yang tinggi," ujarnya.

Redaktur: Bambang Wijanarko

Penulis: Antara

Berita Terbaru

BMKG Prakirakan Sebagian Besar Wilayah RI Diprakirakan Cerah Berawan pada Minggu

Shopee Gandakan Donasi, Perkuat Gotong Royong Digital untuk Pemulihan Paska Gempa NTT

PT KAI Menilai Sejumlah Kegiatan di Purwokerto Tingkatkan Mobilitas Masyarakat

Lampaui Target Nasional, Banten Jadi Contoh CKG-TBC

Tidak Hanya Jadi Ajang Olahraga, Purwokerto City Run 2026 Kenalkan Budaya Lokal

KemenPU Tangani 1.229 Titik Kekeringan: 41 Ribu Hektar Sawah & 616 Ribu Jiwa Terbantu

Kebakaran Rumah di Kebayoran Baru, Sebanyak 81 Personel Dikerahkan

Gempa M5,9 Mengguncang Jepang Bagian Timur termasuk Tokyo, Layanan Kereta Api Terganggu

269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar

Budi Doremi Rilis Lagu Baru "Cinta Sendiri", Ajak Pendengar untuk Move On

Jaga Tradisi 5 Abad Kota Banjarmasin, Pemkot Gelar Festival Karya Tari

Peringati HUT RI, Polda Metro Jaya Fasilitasi Perpanjangan SIM Gratis Ribuan Pengemudi Ojol

IQAir: Kualitas Udara Jakarta Tidak Sehat Pagi Ini, Kelima Terburuk di Dunia

Kebakaran Melanda Kampung Adat Sade di Lombok Tengah, Rumah Suku Sasak Hangus Terbakar

Tim Bola Voli Putri Indonesia Bungkam Kazakstan, Revans Terbayar

Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia

Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU

Karhutla di Jambi Terus Meningkat, Perusahaan Migas Petrochina Jabung Bantu Padamkan

Liga Inggris: Manchester United Tersungkur di Kandang Hull, Tottenham Dipermalukan Brentford

Serie A Italia: Inter dan Napoli Awali Musim 2026-27 dengan Kemenangan, De Bruyne Jadi Pembeda

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.