G-Pluck Hadirkan Malam Magis Mainkan Repertoar Tiga Era The Beatles
Minggu, 06 Jul 2025, 17:20 WIBJAKARTA - Band tribut The Beatles asal Jakarta, G-Pluck tampil energetik menghadirkan malam magis dan autentik sekaligus menghipnotis Beatlemania, para pencinta The Beatles dalam gelaran "Waktu Indonesia Tribut (WIT): Tribute to The Beatles Across The Universe, Across The Generationâ di Jakarta International Velodrome Stadium, Sabtu (5/7) malam.
Pada pertunjukan yang dimulai pukul 20.00 WIB itu, G-Pluck memainkan deret perbendaharaan lagu alias repertoar milik The Beatles sekaligus lagu-lagu yang pernah dipopulerkan kuartet asal Kota Liverpool tersebut dari tiga periode berbeda.
Grup yang digawangi Awan Garnida (James Paul McCartney), Gilang Pramudya (John Lennon), Fery Gustian (George Harrison), dan Riza Bachri (Ringo Starr) itu memulai aksi panggungnya dengan deret lagu pada awal karier The Beatles yaitu tahun 1962-1964.
Maka, lagu-lagu macam "I Want to Hold Your Hand", "?She Loves You", "?Love Me Do", ?And I Love Her", "?If I Fell", "?You Canât Do That", dan "Ticket to Ride" pun mengalun sempurna membawa aroma nostalgia bagi para pencinta The Beatles.
"Kami mempersiapkan segala hal terbaik untuk konser di Jakarta kali ini karena ada tiga era The Beatles di mana tiap periode punya keunikan masing-masing. Setiap orang pasti punya kenangan dengan lagu-lagu The Beatles pada era tersebut. Atmosfer itulah yang hendak kami hadirkan di konser malam ini," ujar bassis sekaligus motor G-Pluck, Awan Garnida.

Lagu "Twist and Shout" menjadi penanda jeda era awal karier The Beatles malam itu, sebelum G-Pluck kembali naik ke atas panggung dengan tampilan kostum era psikedelik 1965-1967.
Pada babak ini, G-Pluck sukses melantukan nomor-nomor macam "Sgt. Pepper Reprise", "A Day in the Life", "?Strawberry Fields Forever", "Penny Lane", "?I Am the Walrus", dan "Yellow Submarine".
Sementara itu, dua lagu "kebangsaan" The Beatles yaitu "All You Need Is Love" dan "Hey Jude" sukses menghadirkan paduan suara massal yang diiringi permainan tata cahaya panggung memukau dari tim produksi pertunjukan.

Menurut Awan, semua personel G-Pluck dan tim produksi memang berkonsentrasi penuh untuk menghadirkan malam nan istimewa bagi para penggemar Paul McCartney, John Lennon, George Harrison, dan Ringo Starr. Karena itu selama beberapa pekan belakangan, Awan dan tim berupaya meracik komposisi terbaik untuk menyusun daftar lagu sekaligus visual pendukung konser.
Selama tiga jam penuh berada di atas panggung, Awan Garnida cs sukses memberikan malam yang magis, teatrikal, sekaligus autentik bagi para Beatlemania.
G-Pluck menutup konser lewat lagu-lagu dari era terakhir karier The Beatles periode 1968-1970 seperti "Revolution", "Because", "Golden Slumbers-Carry That Weight-The End", "?Free as a Bird", "Now and Then", dan âHello Goodbyeâ. Ant
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Opik
Berita Terkait:
-
BMKG: Musim Kemarau 2026 Bakal Lebih Kering, Panjang, dan Datangnya Lebih Maju
-
Harga Emas Hari Ini, Produk UBS, Galeri24, dan Antam di Pegadaian Masih Terus Naik
-
Pesona Tarian Janger Denpasar Meriahkan Karnaval Budaya Rakernas JKPI di Malioboro
-
Proyek Baru The Beatles “Anthology” Segera Hadir Tahun Ini, Ada Lagu-lagu yang Belum Pernah Dirilis
-
Pemkot Depok Kenalkan Program “Quick Win”
-
AS Ogah Iran Miliki Kemampuan Rudal Balistik
-
The Beatles akan Buka Museum Pertama di Lokasi Konser Terakhir Mereka di London
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.