Alcaraz Melaju ke Babak Ketiga, Saat Para Unggulan Berguguran

Jumat, 04 Jul 2025, 02:03 WIB

LONDON – Petenis nomor tiga dunia Carlos Alcaraz memastikan tempat di babak ketiga Wimbledon 2025 setelah mengalahkan petenis muda tuan rumah Oliver Tarvet dalam tiga set langsung,  Kamis (3/7) WIB. Di tengah banyaknya unggulan yang rontok sejak babak pertama, Alcaraz dan petenis putri peringkat satu dunia Aryna Sabalenka tetap kokoh berdiri di Centre Court.

Bagi Alcaraz, kemenangan 6-1, 6-4, 6-4 atas Tarvet di All England Club menjadi lanjutan dari rentetan impresif 20 kemenangan beruntun, termasuk gelar di Roma Masters, Roland Garros, dan Queen’s Club. Meski harus berjuang keras selama dua jam lebih, petenis asal Spanyol itu tetap menunjukkan kelasnya atas lawan yang berstatus amatir.

Ket. Foto: Alcaraz — Sumber: ist

“Pertama-tama, saya harus memberi pujian besar untuk Oliver. Ini baru pertandingan keduanya di level tur. Saya jujur sangat menyukai gayanya bermain,” ujar Alcaraz usai pertandingan.

Di usia 22 tahun, Alcaraz telah mengoleksi lima gelar Grand Slam dan 31 kemenangan dari 34 pertandingan di lapangan rumput. Dia berambisi menjadi petenis kelima di era Open yang mampu menjuarai Wimbledon tiga kali berturut-turut, menyusul jejak Bjorn Borg, Pete Sampras, Roger Federer, dan Novak Djokovic.

Sebaliknya, perjalanan Tarvet menjadi kisah inspiratif tersendiri. Berstatus sebagai mahasiswa Universitas San Diego, dia belum bisa mengantongi seluruh hadiah uang yang diraihnya demi menjaga status amatir. Peringkatnya pun masih berada di luar 700 besar dunia. Namun itu tak menyurutkan semangatnya.

“Bermain melawan pemain terbaik dunia adalah momen yang sangat spesial. Saya mencoba menikmatinya dan bermain sebaik mungkin,” ucap Tarvet yang sebelumnya menyingkirkan Leandro Riedi di babak pertama.

Wimbledon tahun ini mencatat rekor baru di era Open setelah delapan dari sepuluh unggulan teratas di sektor tunggal putra dan putri tersingkir hanya dalam dua hari pertama turnamen. Kekalahan Coco Gauff (unggulan 2), Jessica Pegula (3), dan Zheng Qinwen (5) di babak pertama membuat persaingan semakin terbuka.

Kali ini menjadi giliran Jasmine Paolini (unggulan 4) yang menyusul keluar dari persaingan. Finalis Wimbledon 2024 itu takluk 4-6, 6-4, 6-4 dari petenis Russia peringkat 62 dunia, Kamilla Rakhimova. Namun Aryna Sabalenka berhasil menjaga wibawa unggulan.

Petenis Belarusia itu menundukkan Marie Bouzkova dengan skor 7-6(7/4), 6-4 dalam laga sarat pukulan keras yang berlangsung selama satu jam 35 menit. Sabalenka, yang tahun ini dua kali kalah di final Grand Slam,  Australian Open dan Roland Garros,  melepaskan 41 winner untuk mengamankan tiket ke babak ketiga.

“Melihat banyak unggulan tersingkir memang menyedihkan, tapi Anda harus tetap fokus pada diri sendiri. Semoga tidak ada kejutan lagi di turnamen ini,” ujar Sabalenka.

Sabalenka selanjutnya akan menghadapi Emma Raducanu. Mantan juara US Open asal Inggris itu tampil memukau dengan menyingkirkan juara Wimbledon 2023, Marketa Vondrousova, 6-3, 6-3 di babak kedua.

Di sektor putri lainnya, unggulan keenam Madison Keys juga melaju mulus ke babak ketiga setelah mengalahkan Olga Danilovic dari Serbia 6-4, 6-2. Juara Australian Open 2025 itu menunjukkan konsistensi sejak awal turnamen.

Sebanyak 13 pemain unggulan di sektor putra telah tersingkir di babak pertama. Ini mencetak rekor baru Wimbledon dan menyamai rekor Grand Slam yang sebelumnya tercipta di Australian Open 2004. Korban terbaru adalah unggulan ke-12 Frances Tiafoe, yang harus mengakui keunggulan petenis Inggris Cameron Norrie 4-6, 6-4, 6-3, 7-5.

Namun, Taylor Fritz berhasil menjaga asa Amerika Serikat. Unggulan kelima itu kembali harus bermain lima set. Kali ini melawan petenis Kanada Gabriel Diallo di Court One. Setelah duel sengit di tiga hari berturut-turut, Fritz akhirnya memastikan kemenangan dengan skor 6-7, 7-6, 6-4, 6-7, 6-3. 

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.