- Home
-
- Luar Negeri
-
- Trump Mendesak Powell Mund...
Trump Mendesak Powell Mundur: Kritik Terbaru terhadap Pemimpin The Fed
Kamis, 03 Jul 2025, 15:15 WIBJAKARTA - Presiden AS Donald Trump kembali menyerukan pengunduran diri Ketua Federal Reserve, Jerome Powell, menyusul kritik atas kebijakan suku bunga tinggi yang dianggapnya merugikan ekonomi negeri Paman Sam. Trump menegaskan seruannya lewat unggahan di Truth Social pada Rabu malam dengan pernyataan tegas: ââToo Lateâ harus segera mengundurkan diri!!!â.
Kemarahan Trump dipicu oleh komentar William?Pulte, Direktur Federal Housing Finance Agency (FHFA), yang meminta Kongres menyelidiki Powell atas dugaan memberikan keterangan menyesatkan terkait renovasi mewah kantor pusat Fed senilai US?$2,5 miliar. Pulte menuduh Powell menampilkan kesaksian yang penuh âbias politikâ dan klaim yang menyesatkan, dan menyebutnya sebagai alasan kuat untuk pemecatan âfor causeâ melalui proses legislatif .
Hubungan Trump dengan Powell telah tegang sejak lama, dimulai pada masa jabatan Trump pertama saat ia menuduh Fed menahan laju pasar saham dengan kenaikan suku bunga. Trump bahkan menyatakan memiliki hak untuk memecat Powell jika perlu. Ketegangan kembali mengemuka pada tahun ini setelah Trump menyebut pemecatan Powell âtidak bisa datang lebih cepatâ .
Dalam catatan tambahan, Fox Business mengungkap bahwa Trump baru saja mengirim surat kepada Powell untuk menyoroti bahwa suku bunga di negara lain lebih rendah, dan Trump menegaskan bahwa Powell telah membuat AS kehilangan triliunan dolar dengan mempertahankan suku bunga tinggi.
White House Press Secretary Karoline Leavitt membacakan, âJerome, seperti biasa terlalu lambat. Anda telah membuat AS kehilangan banyak dan terus melakukannya⦠Anda harus memangkas suku bunga secara signifikan. Ratusan miliar dolar hilang dan tidak ada inflasi,".
Sebelumnya, Powell menjelaskan bahwa Fed melakukan pendekatan menunggu dalam menurunkan suku bunga untuk mengamati dampak tarif yang diterapkan Trump. Powell menambahkan bahwa kenaikan tarif berkontribusi terhadap inflasi dan membuat bank sentral tetap berhati-hati dalam menurunkan suku bunga lebih dini.
Trump juga menyatakan hanya akan menunjuk pengganti Powell yang mendukung penurunan suku bunga segera serta suku bunga acuan di bawah 1 persen. Ia menyebutkan tengah mempertimbangkan beberapa kandidat untuk menggantikan Powell sebelum masa jabatannya habis pada Mei 2026, dengan potensi pengumuman pengganti sudah bisa dilakukan pada akhir tahun ini.
Langkah Trump ini menimbulkan kekhawatiran tentang independensi The Fed, karena presiden hanya memiliki hak memecat Ketua Fed âfor causeâ berdasarkan hukum federal. Bankir sentral seperti Austan?Goolsbee menekankan pentingnya menjaga jarak politik dalam pengambilan kebijakan moneter untuk menjaga stabilitas ekonomi .
- Donald Trump
- The Federal Reserve System (The Fed)
- Jerome Powell
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Paundra Zakirulloh
Berita Terkait:
-
Aturan Tak Tertulis Berpakaian Anggota Kabinet, Ternyata Trump Tidak Menyukai Sepatu Coklat
-
Trump Sebut Kesepakatan dengan Iran Bisa Ditandatangani di Eropa Dalam Beberapa Hari ke Depan
-
Kasus yang Melingkungi Proyek Marina Bay City Belum Juga Kelar
-
Polres Tanimbar Gelar Patroli Cegah Premanisme di Pantai Weluan
-
Gebrakan Baru Donald Trump, Tuding Tiongkok Campur Tangan dalam Pemilu 2020
-
AS dan Iran Tandatangani MoU, Lalu Lintas Selat Hormuz Dibuka
-
Timnas Ekuador: Generasi Emas Andes yang Siap Menantang Pesaing di Piala Dunia 2026
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.