Pemkab Gorontalo Komitmen Jaga Sulaman Karawo, Cagar Budaya yang Mendunia

Minggu, 29 Jun 2025, 07:30 WIB

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gorontalo mendukung upaya pelestarian sulaman karawo khas Gorontalo yang dilakukan Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XVII, melalui kegiatan penguatan ekosistem karawo di Desa Tabongo Barat.

Bupati Gorontalo Sofyan Puhi di Gorontalo, Sabtu mengatakan sulaman karawo bukan hanya sebagai simbol kebudayaan, tetapi juga sebagai kekuatan ekonomi lokal yang potensial.

Ket. Foto: Bupati Gorontalo Sofyan Puhi memberikan sambutan pada penguatan ekosistem karawo di Desa Tabongo Barat, Kabupaten Gorontalo, Gorontalo — Sumber: Antara Foto

“Karawo bukan hanya bagian dari identitas budaya Gorontalo, tetapi juga menjadi kekayaan ekonomi kreatif yang patut terus dikembangkan. Melalui kegiatan ini, kita membangun ekosistem yang mendukung keberlangsungan Karawo, sekaligus membuka ruang pemberdayaan bagi para perajin lokal,” ucap Bupati.

Ia menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam memperkuat ekosistem karawo. Dengan demikian nilai budaya ini tidak hanya dilestarikan, tetapi juga mampu bersaing di pasar nasional bahkan internasional.

Selain itu, Bupati Sofyan juga mengajak seluruh elemen untuk menjadikan karawo sebagai ikon budaya yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis kearifan lokal.

"Kita berharap ekosistem karawo ini semakin kuat, sehingga mampu menjadi bagian dari gerakan pelestarian budaya yang berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat," kata Sofyan Puhi.

Kegiatan penguatan ekosistem karawo turut dihadiri oleh Ketua TP. PKK Kabupaten Gorontalo Maryam Sofyan Puhi, Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XVII, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), Camat Tabongo, para kepala desa se-Kecamatan Tabongo, serta tokoh masyarakat.

  • Karawo Gorontalo

Redaktur: Yebdi Trismar

Penulis: Tim Koran Jakarta

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.