Film Narik Sukmo Siap Tayang 3 Juli, Angkat Misteri Dendam Masa Lalu, Hingga Sekte dan Ritual Keramat
Kamis, 26 Jun 2025, 16:48 WIBJAKARTA - Mesari Pictures & JP Pictures meluncurkan film terbarunya berjudul "Narik Sukmo". Film ini akan tayang di seluruh bioskop Indonesia mulai 3 Juli 2025.Â
Film "Narik Sukmo" dibintangi oleh Febby Rastanty, Aliando Syarief, Dea Annisa, Teuku Rifnu Wikana, Kinaryosih, Nugie, Mariam Supraba, Elly Luthan dan Yama Carlos.Â
Berbeda dengan film horor yang memiliki elemen dan tema penari ataupun tarian lainnya, "Narik Sukmo" mencoba pendekatan berbeda melalui konflik internal karakter Kenar dengan konflik eksternal masa lalu yang terjadi di desa kelawangin. Konflik perselisihan dari dua kelompok yang memiliki pengaruh besar di desa tersebut berdampak pada perebutan dominasi penuh dengan melegalkan cara cara licik untuk menjatuhkan dan melemahkan kelompok yang lain.
"Masyarakat Desa Kelawangin di masa lalu merupakan cerminan masyarakat kita saat ini yang mudah sekali terhasut oleh hoax ataupun fitnah karena politik dan kepentingan kekuasaan. Lewat film ini kami mencoba menyampaikan pesan bahwa akan selalu ada konsekuensi dari setiap tindakan yang kita pilih," kata sutradara "Narik Sukmo", Indra Gunawan.Â
Cerita film Narik Sukmo yang merupakan adaptasi dari novel karya Dewie Sofia berpusat pada karakter seorang mahasiswi bernama Kenar (yang diperankan oleh Febby Rastanty). Kecintaannya pada dunia tari sejak kecil pudar setelah kekasihnya selingkuh dengan mantan sahabatnya yang juga seorang penari. Untuk menghibur Kenar, Ayu (yang diperankan oleh Dea Annisa) mengajak teman baiknya itu untuk berkunjung ke kampung halamannya di Dewa Kelawangin. Kedatangan mereka disambut hujan lebat seolah memberi isyarat pertanda ada sesuatu mengerikan yang akan segera terjadi.
Setibanya di Desa Kelawangin, Kenar kerap bermimpi buruk dikejar oleh sosok hitam legam yang ingin merebut jiwa/sukmanya, dan juga sosok penari yang seolah mengintainya. Karena banyak keanehan dan misteri masa lalu yang terjadi di desa dan melibatkan keluarganya Ayu mengenalkan Kenar pada Dierja (diperankan oleh Aliando Syarief) untuk membantunya menjawab misteri yang pernah terjadi di Desa Kelawangin sepuluh bahkan dua puluh tahun lalu.
Banyak tantangan dan hal baru yang harus para pemain film "Narik Sukmo" jalani saat produksi film ini. Febby Rastanty harus belajar menari tradisional yang gerakannya diciptakan khusus untuk film "Narik Sukmo" oleh penata gerak senior Elly Luthan yang juga ikut bermain peran dalam film ini.Â
âWalaupun aku suka menari, tapi lebih suka tarian modern. Disini aku perlu menari dengan basic gerakan tarian tradisional yang gerakannya memang dibuat khusus untuk film ini,â tutur Febby Rastanty.Â
Selain Febby Rastanty, Aliando juga menerima tantangan bermain gamelan untuk karakter Dierja  yang ia perankan.
âKelihatannya gampang, tapi kita  tetap harus menyesuaikan tempo ya. Untungnya gue juga suka musik dan ada basic jadi lebih gampang buat mainin itu," pungkas Ali.
- Film Horor
- Film Narik Sukmo
- Mesari Pictures
- JP Pictures
Redaktur: Rivaldi Dani Rahmadi
Penulis: Rivaldi Dani Rahmadi
Berita Terkait:
-
Geopark Rinjani Usul Pembangunan Shelter Sampah di Gunung Rinjani
-
Review Film Horor 'Caveat': Rangkaian Komponen Kengerian dari Sutradara 'Hokum'
-
Warga Cianjur Ikuti Pelatihan Pertanian dan Peternakan
-
Krisis Timur Tengah Tekan Pariwisata, Airlangga Hartarto Dorong Reformasi Sektor Wisata
-
Review Film Horor 'Hokum': Penulis Novel yang Terjebak Kutukan Penyihir dan Pembunuhan di Hotel Terpencil
-
Selama Nataru 2025/2026, 748.855 Pelanggan KAI Manfaatkan Teknologi Face Recognition
-
Dominasi Berlanjut, Bezzecchi Menangi Lima Balapan Beruntun dan Pimpin Klasemen MotoGP
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.