“Raja Lompat Galah” Duplantis Yakin Mampu Melompat 640 Cm
Rabu, 25 Jun 2025, 09:30 WIBOSTRAVA, REPUBLIK CEKO â Raja lompat galah asal Swedia, Armand Duplantis, menyatakan bahwa melompati ketinggian 640 centimeter merupakan target yang realistis, hanya delapan hari setelah ia memecahkan rekor dunia miliknya sendiri dengan lompatan setinggi 628 centimeter.
Atlet berusia 25 tahun kelahiran Amerika Serikat itu mencetak rekor dunia ke-12 dalam kariernya pada ajang Diamond League di Stockholm, 15 Juni lalu. Kini, ia bersiap tampil dalam Golden Spike di Ostrava.
âSaya selalu percaya bahwa saya bisa terus melompat lebih tinggi. Dan saya sudah membuktikan bahwa saya sangat dekat dengan 6,30 meter,â kata Duplantis.
âSaya ingin segera mencapai 630 centimeter. Tapi 640 centimeter juga ada dalam jangkauan. Itu akan menjadi batas baru yang luar biasa, dan saya rasa itu tetap dalam ruang kemungkinan.â
Duplantis mengaku cukup terkejut bisa memecahkan rekor dunia di Stockholm karena merasa kondisi fisiknya saat itu tidak dalam performa terbaik.
âSaya tidak merasa dalam kondisi terbaik. Sejujurnya, itu mungkin rekor dunia yang saya capai dengan perasaan paling tidak maksimal,â ungkapnya.
âSaya merasa agak berantakan dan tidak konsisten hari itu. Tapi saya melakukan lompatan yang tepat di saat yang tepat, dan mungkin itulah yang paling penting dalam lompat galah.â
Mencetak rekor dunia di tanah kelahirannya memberi Duplantis momen spesial untuk merayakan pencapaiannya bersama keluarga dan teman dekat.
âSaya merayakannya cukup meriah, tapi sekarang saya sudah pulih sepenuhnya dan siap melompat lagi,â ujarnya.
Selain fokus pada karier atletiknya, Duplantis juga menekuni musik. Ia mengumumkan bahwa lagu keduanya akan dirilis Jumat tengah malam, menyusul single debut bertajuk Bop yang dirilis Februari lalu.
âLagu baru saya berjudul 4L, artinya For Life. Saya baru merilis satu lagu sejauh ini, tapi saya sebenarnya sudah membuat banyak musik dalam beberapa tahun terakhir. Ini sesuatu yang menyenangkan buat saya,â kata Duplantis.
Meski mengaku menikmati bermain golf, ia menyebut cuaca di Swedia kerap jadi penghalang. âDi Swedia dingin sekali, jadi agak menyulitkan main golf,â tutupnya sambil tersenyum.
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Jelang Perayaan Natal, Polisi Perketat Pengamanan Gereja di Jakpus
-
Satgas Temukan Indikasi Perusahaan dan Individu yang Berperan Memicu Banjir Bandang Sumatera
-
Malut United Evaluasi Pemain Jelang Laga Tandang Kontra Bali United
-
Swiatek Amankan Tempat di Perempat Final Stutgart
-
Kantor SAR Natuna Sosialisasikan Keselamatan Laut Kepada Masyarakat
-
Menko PMK Ingatkan Ancaman Defisit Jaminan Kesehatan
-
Ojek Pangkalan-Ojek Online Akhirnya Rukun, Kenapa Harus Bentrok Dulu
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.