Perang Iran-Israel Ancam Dunia Kerja Tanah Air, Kemnaker Siapkan Langkah dan Strategi Mitigasi Gelombang PHK
Selasa, 24 Jun 2025, 13:40 WIBJAKARTA - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyatakan sudah menyiapkan strategi melalui desain besar (grand design) untuk memitigasi pemutusan hubungan kerja (PHK) akibat eskalasi konflik Iran dan Israel.
âKita sudah punya grand design untuk mitigasi PHK bagaimana kemudian program-program yang sifatnya spesifik," kata Menteri Ketenagakerjaan Yassierli di Jakarta, Selasa (24/6).
Disampaikan dia, eskalasi konflik dua negara di Timur Tengah tersebut secara langsung berdampak pada industri di Tanah Air, khususnya yang melakukan ekspor, serta konflik itu turut memengaruhi pertumbuhan ekonomi secara global.
Disampaikan dia, pihaknya sudah menjalankan program jaminan kehilangan pekerjaan (JKP) yang dari awal tahun sudah diperkuat supaya pekerja yang terkena PHK mendapatkan manfaat maksimal.
Pihaknya juga memfasilitasi peningkatan kompetensi, serta membuka peluang lebih besar untuk mencari pekerjaan yang baru. Selain itu, pihaknya secara konsisten menjalin koordinasi dengan lembaga terkait dan pemerintah daerah.
âKondisi geopolitik global ini harus kita respons bersama-sama, karena ujungnya itu yang di hilir adalah Kementerian Ketenagakerjaan,â katanya.
Sementara itu, Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Kemnaker, Indah Anggoro Putri menyampaikan hingga minggu pertama Juni, angka PHK di Indonesia mencapai 30 ribu orang. âSekitar 30 ribuan per akhir Mei sampai minggu pertama Juni," katanya.
Di platform X, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengatakan bahwa tidak ada kesepakatan mengenai gencatan senjata antara Iran dengan Israel.
Jika rezim Israel menghentikan agresi ilegal terhadap rakyat Iran paling lambat pukul 4 pagi waktu Tehran, kata Araghchi, pihaknya tak berniat melanjutkan tanggapan.
baru-baru ini, Iran juga meluncurkan serangkaian rudal ke Pangkalan Militer Amerika Serikat Al Udeid di Qatar. Jumlah rudal yang ditembakkan dalam serangan adalah sama dengan jumlah bom yang digunakan AS saat menyerang Iran. âJumlah bom yang digunakan AS saat menyerang fasilitas nuklir kita,â menurut Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran.
Korps Garda Revolusi Islam Iran (IGRC), yang mengaku bertanggung jawab atas serangan itu, menyebutnya sebagai pesan langsung kepada Washington dan sekutunya.
- Kemnaker
- Gelombang PHK
- Perang Iran-Israel
Redaktur: Sriyono
Penulis: Sriyono
Berita Terkait:
-
Kirab budaya HUT Batang
-
Menko IPK: Serangan AS-Israel ke Iran Diharap Tak Berdampak Serius ke Sektor Penerbangan
-
Kota Medan Cermati Operasi Pasar Murah
-
Tips Kembali Produktif Setelah Libur Lebaran 1447 H ala Konten Kreator Indian Akbar
-
Pengusaha Pengantaran Komit untuk Mengikuti Aturan Bonus Hari Raya untuk Ojol
-
Pawai Paskah Kupang Sangat Menarik Dijadikan Daya Tarik Wisata
-
Bank Indonesia Umumkan Penyesuaian Kegiatan Operasional Selama Libur Lebaran 2026
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.