Ekspor Jagung Perdana Sumbawa ke Filipina Tembus 6.000 Ton

Selasa, 24 Jun 2025, 18:35 WIB

Sumbawa, NTB - Sebanyak 6.000 ton jagung asal Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat resmi diekspor perdana ke Filipina melalui Pelabuhan Badas, Selasa (24/6).

Tenaga Ahli Menteri Pertanian, Hasil Sembiring dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dari Menteri Pertanian Amran Sulaiman terhadap keberhasilan Kabupaten Sumbawa dalam peta ekspor jagung nasional.

"Menteri mengapresiasi ekspor jagung ini dan meminta agar volume ekspor terus ditingkatkan, namun ini juga tidak boleh berhenti di produksi saja, tapi harus dibarengi dengan peningkatan produktivitas dan daya saing," ujarnya.

Dalam kesempatan itu pihaknya mendorong pelaku usaha untuk berperan lebih besar dalam mendorong ekspor langsung ke daerah.

"Kita tidak hanya perlu memperluas panen, tapi juga meningkatkan produktivitas dengan tetap memperhatikan aspek ramah lingkungan. Kalau ada hambatan di lapangan, laporkan langsung agar segera diselesaikan," katanya.

Bupati Sumbawa Syarafuddin Jarot menyampaikan rasa syukur atas ekspor jagung ke Filipina tersebut.



"Ekspor ini tidak terlepas dari peran dan kerja keras petani," ujarnya.

Ia mengatakan Kabupaten Sumbawa mendapat kuota ekspor jagung ke Filipina sebanyak 20.000 ton. Untuk hari ini, dilakukan pelepasan tahap pertama sebanyak 6.000 ton.

"Sementara, sisanya 14 ribu ton akan menyusul hingga memenuhi kuota 20 ribu ton," kata Jarot.

Dikatakan, jagung yang diekspor ini telah memenuhi persyaratan, terutama kadar air sebagai standar utama untuk dikirim ke luar negeri.

"Jadi mengacu pada kriteria ekspor, kadar air menjadi syarat utama. Karena ke luar negeri itu kualitas yang diutamakan," ujarnya.

Jarot menambahkan hingga Juni 2025, produksi jagung di Sumbawa telah mencapai 267.500 ton dari total 60 ribu hektare lahan panen.
"Tahun sebelumnya, Kabupaten Sumbawa menghasilkan 715 ribu ton jagung dari lahan seluas 98 ribu hektare, menjadikannya sebagai daerah penghasil jagung tertinggi di NTB sekaligus salah satu penyuplai utama stok jagung nasional," terangnya.

Ia menambahkan keberadaan komoditi jagung ini menjadi penopang ekonomi bagi masyarakat di Kabupaten Sumbawa.

"Padi dan jagung bukan sekadar komoditas, tapi tulang punggung ekonomi keluarga di Sumbawa," katanya.

Sementara Asisten II Setda Pemerintah Provinsi NTB, Lalu Moh Faozal menegaskan ekspor jagung ke Filipina ini menjadi momentum keseriusan NTB dalam mendorong komoditas lokal untuk menembus pasar internasional. Hal ini sejalan dengan visi "NTB Makmur Mendunia" yang terus di gaung-kan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB.

"Kita ini surplus jagung, jadi sangat bagus kita perluas lagi sasarannya," ucapnya.

Faozal mengatakan, potensi jagung Provinsi NTB begitu besar. Selain mengandalkan serapan Bulog, kerja sama dengan perusahaan penting. Meski demikian, lanjutnya sesuai arahan Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, jagung NTB harus dipikirkan hilirisasi-nya, selain mengirim dalam bentuk mentah. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan komunikasi dengan sejumlah perusahaan.

"Saya diminta khusus berkomunikasi soal pengolahan jagung. Ini salah satu cara untuk meningkatkan nilai tambah," katanya.

Ekspor ini merupakan hasil kerja sama antara petani jagung Sumbawa dan PT Segar Agro Nusantara selaku mitra ekspor.

Ket. Foto: Ekspor perdana jagung asal Kabupaten Sumbawa ke Filipina melalui Pelabuhan Badas, Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, Senin (24/6). — Sumber: Antara

  • Ekspor Jagung

Redaktur: Andreas Tanjung

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Pemprov DKI Boyong 23 UMKM Binaan ke Pameran CISMEF 2026 di Guangzhou Tiongkok

Mau Tahu Rahasia Kecantikan Kulit dan Rambut Korea, Saksikan di BXc 2 pada 27 Agustus Mendatang

Aplikasi GoPay Hadirkan Fitur DBL Indonesia, Meriahkan Kompetisi Basket Pelajar se-Indonesia

Wujud Kepedulian BUMN, TelkomGroup Salurkan Bantuan Rp1,3 Miliar untuk Korban Gempa NTT

Resmikan Jaksinema Pasar Rumput, Wagub Rano Minta Bioskop Mini Rp15 Ribu di Tiap Rusun

Debt Collector Paksa Masuk ke Dalam Mobil, Piting Leher dan Ancam Pengemudi

TNI-Polri Bongkar Arena Judi Sabung Ayam di Gowa, Tidak Ada Orang di Lokasi

Dinsos Tanjungpinang Buka Ruang Bagi Warga untuk Perubahan Desil

Sudah 2 Hari Juanda Belum Ditemukan Akibat Terseret Arus saat Kemping di Pantai

DPR Sebut RUU Perampasan Aset Disusun dengan Hati-hati

Atasi Kebakaran Gambut di Kalimantan Barat, Wamen LH Diaz Hendropriyono Dorong Swasta Bangun Sekat Kanal

Resmikan RS Toto Tentrem, Gubernur Pramono Dorong Penguatan Layanan Stem Cell Jakarta

Apakah Rambut Botak Bisa Tumbuh Lagi? Kenali Tandanya

Sukhoi TNI AU Tergelincir di Lanud Hasanuddin Hingga Area Rumput Dekat Jalan Makassar-Maros

LRT Jakarta Pasang Tarif Promo Rp5.000! Rute Velodrome-Manggarai Siap Diresmikan

Cetak Sejarah di Paris! AG.AL Juara Club Champion EWC 2026, Kantongi Hadiah Rp110 Miliar

Paket Pernikahan Elegan di Pusat Jakarta! Mangkuluhur ARTOTEL Suites Buka Harga Mulai Rp25 Juta

Agrowisata Petik Anggur Kini Jadi Tren Wisata Baru di Kepulauan Riau

Mendagri: Korban Gempa NTT Bisa Cetak Ulang Dokumen KTP, KK, hingga BPKB Secara Gratis

BMKG: 6.409 Gempa Bumi Susulan Guncang Flores

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.