Pemprov DKI Jakarta Gelar Operasi Bibir Sumbing Gratis untuk Peringati HUT ke-498 Kota Jakarta

Senin, 23 Jun 2025, 19:30 WIB

JAKARTA - Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-498 Kota Jakarta, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta menyelenggarakan bakti kesehatan berupa operasi bibir sumbing gratis pada Senin (23/6). Kegiatan yang bertempat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kalideres, Jakarta Barat ini berhasil menjangkau 55 pasien yang berasal dari berbagai wilayah di Indonesia.

Program ini menunjukkan komitmen Pemprov DKI Jakarta dalam menyediakan layanan kesehatan yang merata.

Ket. Foto: — Sumber: Istimewa

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, turut hadir meninjau langsung pelaksanaan operasi tersebut dan menyampaikan apresiasi tinggi atas dedikasi serta kinerja tim dokter dari jajaran Dinas Kesehatan DKI Jakarta. Ia merasa terkesan dengan cakupan pasien yang luas.

“Yang menjalani operasi hari ini bukan hanya warga Jakarta, tapi juga ada yang berasal dari Papua, Riau, Jawa Barat, Banten, dan lainnya. Alhamdulillah, saya menyaksikan sendiri hasil operasi yang sudah selesai, dan hasilnya bagus,” ujar Gubernur Pramono, didampingi oleh Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Ani Ruspitawati.

Menurut Gubernur Pramono, kegiatan ini merupakan bagian integral dari rangkaian Gebyar Kesehatan yang diselenggarakan Pemprov DKI Jakarta. Program ini merupakan wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam menyediakan layanan kesehatan yang berkualitas dan inklusif, sekaligus mendukung visi Jakarta sebagai kota global. Ia juga menjelaskan kompleksitas prosedur operasi bibir sumbing.

“Operasi bibir sumbing ini umumnya terdiri dari dua bagian, yakni di langit-langit dan di bibir. Ada kasus yang memerlukan lebih dari satu kali operasi. Mudah-mudahan program ini terus berjalan dengan baik dan memberikan manfaat,” jelasnya, berharap keberlanjutan program ini.

Selain operasi bibir sumbing, Pemprov DKI Jakarta juga menyelenggarakan beragam layanan kesehatan gratis lainnya sebagai bagian dari upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat. Layanan-layanan tersebut meliputi operasi katarak yang diikuti oleh 303 peserta, khitanan massal dengan partisipasi 585 peserta, serta vaksinasi HPV (Human Papillomavirus) yang bertujuan untuk pencegahan kanker serviks. Inisiatif ini mencerminkan upaya komprehensif pemerintah dalam memenuhi kebutuhan kesehatan warga.

Gubernur Pramono menekankan bahwa kehadiran pemerintah dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat sangat krusial, terlepas dari keberadaan jaminan kesehatan.

“Pemerintah Jakarta ingin hadir dan membantu meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Meski sudah ada BPJS Kesehatan, namun tidak semua kebutuhan bisa segera diakomodasi, termasuk untuk operasi bibir sumbing seperti ini,” tambah Gubernur Pramono.

Program bakti kesehatan ini dapat terlaksana berkat kolaborasi erat antara Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Perhimpunan Dokter Spesialis Bedah Plastik Rekonstruksi dan Estetik Indonesia (PERAPI), dan organisasi kemanusiaan Smile Train. Selain tindakan operasi, para pasien juga menerima perawatan pascaoperasi yang komprehensif, bertujuan untuk memastikan proses pemulihan berjalan optimal dan hasil operasi dapat maksimal. Kolaborasi lintas sektor ini menjadi kunci suksesnya program.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Paundra Zakirulloh

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.