AS Serang Iran, Para Pemimpin Dunia Bereaksi: Netanyahu Memuji, Guterres Khawatir

Minggu, 22 Jun 2025, 11:28 WIB

Para pemimpin dunia beraksi setelah pasukan AS menyerang tiga Lokasi nuklir Iran pada hari Minggu (22/6) waktu Iran.

Dari Perdana Menteri Israel yang memuji keputusan Presiden Donald Trump hingga Sekjen PBB yang menyerukan de-eskalasi dan beberapa negara yang mengutuk serangan tersebut. Berikut reaksi para pemimpin dunia sebagaimana dikutip dari Reuters.

Ket. Foto: Sekjen PBB Antonio Guterres berbicara dalam pertemuan DK PBB tentang konflik Israel-Iran di Markas PBB New York, AS, 20 Juni 2025 — Sumber: ST/Reuters

PM ISRAEL BENJAMIN NETANYAHU

"Selamat, Presiden Trump. Keputusan berani Anda untuk menyerang fasilitas nuklir Iran dengan kekuatan Amerika Serikat yang dahsyat dan benar akan mengubah sejarah... Sejarah akan mencatat bahwa Presiden Trump bertindak untuk menolak rezim paling berbahaya di dunia dan senjata paling berbahaya di dunia."

SEKJEN PBB ANTONIO GUTERRES

"Saya sangat khawatir dengan penggunaan kekuatan oleh Amerika Serikat terhadap Iran hari ini. Ini adalah eskalasi yang berbahaya di kawasan yang sudah berada di ujung tanduk – dan ancaman langsung terhadap perdamaian dan keamanan internasional. Ada risiko yang semakin besar bahwa konflik ini dapat dengan cepat lepas kendali – dengan konsekuensi yang sangat buruk bagi warga sipil, kawasan, dan dunia. Saya menyerukan kepada Negara-negara Anggota untuk meredakan ketegangan dan menegakkan kewajiban mereka berdasarkan Piagam PBB dan aturan hukum internasional lainnya. Pada saat yang berbahaya ini, sangat penting untuk menghindari kekacauan yang terus berlanjut. Tidak ada solusi militer. Satu-satunya jalan ke depan adalah diplomasi. Satu-satunya harapan adalah perdamaian."

MENLU SELANDIA BARU WINSTON PETERS

“Kami menyadari perkembangan dalam 24 jam terakhir, termasuk pengumuman Presiden Trump tentang serangan AS terhadap fasilitas nuklir di Iran. Aksi militer yang sedang berlangsung di Timur Tengah sangat mengkhawatirkan, dan sangat penting untuk menghindari eskalasi lebih lanjut. Selandia Baru sangat mendukung upaya menuju diplomasi. Kami mendesak semua pihak untuk kembali berunding. Diplomasi akan menghasilkan resolusi yang lebih bertahan lama daripada aksi militer lebih lanjut."

JUBIR PEMERINTAH AUSTRALIA

"Kami telah menegaskan bahwa program rudal balistik dan nuklir Iran telah menjadi ancaman bagi perdamaian dan keamanan internasional. Kami mencatat pernyataan Presiden AS bahwa sekarang adalah saatnya untuk perdamaian. Situasi keamanan di kawasan ini sangat tidak stabil. Kami terus menyerukan de-eskalasi, dialog, dan diplomasi."

'Akan ada perdamaian atau akan ada tragedi bagi Iran, jauh lebih besar daripada yang telah kita saksikan selama delapan hari terakhir.

KEMLU MEKSIKO

"Kementerian mendesak dialog diplomatik untuk perdamaian antara pihak-pihak yang terlibat dalam konflik Timur Tengah. Sesuai dengan prinsip-prinsip konstitusional kebijakan luar negeri dan keyakinan pasifis negara kami, kami tegaskan kembali seruan kami untuk meredakan ketegangan di kawasan tersebut. Pemulihan koeksistensi damai di antara negara-negara di kawasan tersebut merupakan prioritas tertinggi."

MENLU VENEZUELA YVAN GIL

"Venezuela mengecam agresi militer AS terhadap Iran dan menuntut penghentian permusuhan segera. Republik Bolivarian Venezuela dengan tegas dan tegas mengutuk pengeboman yang dilakukan oleh militer Amerika Serikat, atas permintaan Negara Israel, terhadap fasilitas nuklir di Republik Islam Iran, termasuk kompleks Fordow, Natanz, dan Isfahan."

PRESIDEN KUBA MIGUEL DIAZ-CANEL

"Kami mengutuk keras pengeboman fasilitas nuklir Iran oleh AS, yang merupakan eskalasi berbahaya dari konflik di Timur Tengah. Agresi tersebut secara serius melanggar Piagam PBB dan hukum internasional serta menjerumuskan manusia ke dalam krisis dengan konsekuensi yang tidak dapat diubah."

  • AS Serang Iran

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Lili Lestari

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.