Gattuso Yakin Italia Mampu Lolos ke Piala Dunia

Jumat, 20 Jun 2025, 08:10 WIB

ROMA, ITALIA — Gennaro Gattuso menyatakan keyakinannya bahwa Italia masih punya peluang lolos ke Piala Dunia 2026. Pernyataan itu dia sampaikan pada hari Kamis (19/6) waktu setempat, dalam konferensi pers pertamanya sebagai pelatih baru Gli Azzurri menggantikan Luciano Spalletti yang dipecat.

Italia saat ini terancam absen dalam tiga edisi Piala Dunia secara beruntun. Start buruk di kualifikasi membuat mereka tertinggal sembilan poin dari pemuncak Grup I, Norwegia, dan menjadi salah satu alasan Spalletti harus angkat kaki dari Coverciano.

Ket. Foto: Pelatih tim nasional Italia, Gennaro Gattuso. — Sumber: AFP

Saat ditanya apakah ia lebih berharap atau lebih yakin Italia bisa lolos ke putaran final di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko tahun depan, Gattuso menjawab tegas: “keyakinan.”

“Saya percaya kita punya pemain-pemain yang bagus. Ada empat atau lima di antaranya yang termasuk dalam 10 terbaik dunia di posisinya masing-masing,” ujar Gattuso.

“Kami punya tim yang baik — saya tekankan: tim. Saya tidak bicara soal individu. Saya yakin kualitas tim ini cukup untuk mencapai target.”

Tugas Gattuso tidaklah ringan. Hanya juara grup yang akan lolos otomatis ke Piala Dunia, sementara Italia masih terpaut sembilan poin dari Norwegia, meski memang baru memainkan enam laga, dua lebih sedikit dibanding pemuncak klasemen.

Selain tertinggal poin, selisih gol Italia juga buruk: minus 12 dibanding Norwegia, yang sempat membantai Italia 3-0 pada Juni lalu. Dengan kondisi ini, jalur play-off, yang dua kali gagal dimanfaatkan untuk lolos ke dua Piala Dunia sebelumnya, tampaknya menjadi opsi realistis terakhir bagi Italia.

“Kami perlu mengembalikan semangat dan berhenti berpikir negatif,” kata Gattuso. “Target saya adalah memastikan pemain datang ke Coverciano dengan antusiasme besar. Kami harus membentuk keluarga. Setelah soal formasi, teknik, dan taktik, yang paling penting adalah membangkitkan kembali mentalitas yang dulu membuat kami istimewa.”

Gattuso, juara dunia 2006, bukanlah opsi pertama FIGC untuk menggantikan Spalletti. Mereka sempat membujuk Claudio Ranieri untuk keluar dari masa pensiunnya, untuk kedua kalinya, namun ditolak.

Meski begitu, legenda Italia Gianluigi Buffon yang kini menjabat sebagai kepala delegasi tim nasional, menyatakan kepercayaannya pada Gattuso.

“Saya menjalani karier panjang dan setiap kali menghadapi tim Gattuso saat di Juventus, kami selalu kesulitan. Tim-timnya punya identitas yang jelas, hasil dari kerja keras dan pemikiran mendalam,” kata Buffon.

“Ketika Anda ada di lapangan, sangat mudah untuk melihat apakah sebuah tim diasuh pelatih yang baik. Dan saat menghadapi Milan atau Napoli asuhan Gattuso, saya bisa langsung merasakannya.”

Gattuso yang kini berusia 47 tahun, terakhir melatih Hajduk Split sebelum dipecat awal tahun ini. Ia juga pernah menukangi AC Milan dan Napoli, dengan satu trofi Coppa Italia yang diraih bersama Napoli lima tahun lalu.

Laga debut Gattuso bersama timnas Italia akan berlangsung pada bulan September mendatang, saat menjamu Estonia di Bergamo. Setelah itu, Italia akan melawat ke Hungaria untuk menghadapi Israel.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.