Dilanda Cuaca Buruk, Tiongkok Peringatkan akan Terjadi Banjir Besar di Sejumlah Wilayah

Jumat, 20 Jun 2025, 14:48 WIB

BEIJING - Pihak berwenang Tiongkok telah memperingatkan akan terjadinya banjir bandang dan arus deras di wilayah pegunungan di wilayah timur, tengah, selatan, dan barat daya negara itu setelah negara itu diguyur hujan lebat.

Peringatan merah, yang pertama tahun ini, dikeluarkan pada Kamis (19/6) malam yang meliputi wilayah di provinsi Anhui, Henan, Hubei, Hunan, Guizhou dan wilayah Guangxi, kantor berita negara Xinhua melaporkan, mengutip kementerian sumber daya air dan peramal cuaca nasional Badan Meteorologi Tiongkok.

Ket. Foto: Petugas penyelamat mengevakuasi warga yang terdampar akibat banjir dengan perahu, menyusul hujan lebat di wilayah Huaiji, Zhaoqing, provinsi Guangdong, Tiongkok pada 18 Juni 2025. — Sumber: CNA/Reuters

Tiongkok sedang mengalami hujan lebat dan tiba-tiba di banyak wilayah. Para ahli meteorologi mengkaitkannya dengan perubahan iklim, yang menyebabkan populasi Tiongkok rentan terhadap bencana terkait.

Di Hunan selatan, hujan lebat memicu banjir terbesar sejak tahun 1998 di hulu dan hilir Sungai Lishui setelah ketinggian airnya melampaui tanda aman lebih dari dua meter pada hari Kamis.

Di kota metropolitan perbukitan di barat daya Chongqing, blok-blok apartemen terendam air berlumpur dan sejumlah kendaraan tersapu banjir yang mengalir deras di jalan-jalan, menurut rekaman dan gambar lembaga penyiaran negara CCTV pada hari Kamis.

Sebuah gambar menunjukkan banjir hampir mencapai puncak kabel listrik. Pasokan air dan listrik juga terganggu di beberapa daerah, kata CCTV.

Hampir 300 orang dievakuasi dari kota-kota dan desa-desa di daerah Pengshui, di mana curah hujan harian kumulatif telah mencapai 304 mm, dan banjir diperparah oleh curah hujan dari pegunungan yang bertemu di Sungai Ditang yang telah meluap hingga 19 m, menurut CCTV.

Air meluap di beberapa sungai lain di Chongqing, melampaui tingkat waspada akibat curah hujan ekstrem, kata Xinhua.

Pada hari Rabu, pasokan listrik terganggu di kota Zhaoqing di Provinsi Guangdong selatan saat ketinggian banjir naik lebih dari lima meter di atas tingkat peringatan, memecahkan rekor sejarah, media lokal melaporkan.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: CNA, Lili Lestari

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.