Inter dan Dortmund Tak Maksimal
Kamis, 19 Jun 2025, 06:35 WIBPASADENA â Dua tim besar Inter dan Dortmund tampil tak maksimal, meski menyandang nama besar. Sergio Ramos menunjukkan bahwa usia hanyalah angka. Di usia 39 tahun, bek legendaris Spanyol itu mencetak gol pembuka saat Monterrey menahan imbang Inter Milan 1-1 dalam laga perdana Grup E Piala Dunia Antarklub FIFA yang berlangsung sengit di Rose Bowl, Pasadena, Rabu (18/6).
Gol Ramos pada menit ke-25 sempat mengejutkan Inter yang tampil dominan sejak awal. Namun, Lautaro Martinez berhasil menyamakan kedudukan lewat skema tendangan bebas cantik yang diselesaikannya dengan sontekan mudah.
Hasil ini menjadi awal mengecewakan bagi Inter, yang baru saja dihantam 0-5 oleh Paris Saint-Germain di final Liga Champions dan kini diasuh Cristian Chivu menggantikan Simone Inzaghi. âKami kecewa tidak bisa menang, tapi satu poin tetap lebih baik daripada nol,â jelas Ramos.
Mereka tim kuat, baru saja tampil di final Eropa. Timnya sempat gugup tapi membaik di babak kedua. âSekarang fokus ke laga berikutnya,â ujar Ramos, mantan bek Real Madrid.
Inter memang menguasai jalannya pertandingan sejak menit awal. Benjamin Pavard membuka ancaman pada menit ke-8, lalu Matteo Darmian menyia-nyiakan peluang emas pada menit ke-22. Namun, justru Monterrey yang mencetak gol lebih dahulu saat Ramos menanduk umpan sepak pojok Oliver Torres melewati kawalan Francesco Acerbi.
Setelahnya, Inter terus menekan. Esteban Andrada mementahkan peluang emas Sebastiano Esposito. VAR menolak penalti Inter setelah bola sundulan Pavard mengenai tangan Ramos. Tapi akhirnya Martinez sukses menyamakan skor pada menit ke-39 lewat skema tendangan bebas apik. Kristjan Asllani mengecoh tembok Monterrey dengan umpan chip ke Carlos Augusto, yang langsung menyodorkan bola ke Martinez.
Di babak kedua, Monterrey hampir mencuri kemenangan saat sepakan Sergio Canales membentur tiang. Nelson Deossa juga nyaris mencetak gol di masa injury time. Sementara gol Martinez pada menit ke-68 dianulir karena offside.
Chivu mengakui anak asuhnya kesulitan membongkar pertahanan dalam Monterrey. âKami tahu kekuatan mereka. Kami berusaha keras, tapi ini bukan pertandingan yang mudah. Kami ciptakan banyak peluang, tapi sepak bola tidak dimenangkan di atas kertas,â ujarnya.
Dortmund Imbang
Sementara itu, di laga Grup F yang digelar di Metlife Stadium, East Rutherford, New Jersey, Borussia Dortmund ditahan 0-0 oleh Fluminense. Klub Brasil yang diperkuat kapten berusia 40 tahun Thiago Silva itu tampil lebih dominan dan berbahaya sepanjang laga.
Dortmund harus berterima kasih pada kiper Gregor Kobel yang tampil gemilang menggagalkan peluang Jhon Arias, Matheus Martinelli, dan Everaldo. Pelatih Niko Kovac mengakui tim asuhannya kesulitan menghadapi gaya main Fluminense yang mengandalkan penguasaan bola.
âMereka tim hebat. Kami menderita di babak pertama, sedikit lebih baik di babak kedua. Tapi ini hasil yang bisa kami terima. Kondisi lapangan dan kelembaban sangat menyulitkan kami. Brasil lebih terbiasa,â ujar Kovac.
Fluminense, juara Copa Libertadores 2023, menambah daftar impresif klub Brasil di turnamen ini. Flamengo sebelumnya menekuk Esperance 2-0. Sedang Botafogo menang 2-1 atas Seattle Sounders dan Palmeiras bermain imbang melawan Porto.
Dortmund sendiri memberi debut kepada Jobe Bellingham, adik Jude Bellingham, yang masuk dari bangku cadangan. Mereka akan berusaha meraih kemenangan pertama saat melawan Mamelodi Sundowns dari Afrika Selatan. Sundowns akan menghadapi Ulsan HD dari Korea Selatan di pertandingan lainnya. ben/AFP/G-1
- Piala Dunia Antarklub
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.