Bakamla RI Laksanakan Puldata Keamanan Laut di Banyuwangi

Kamis, 19 Jun 2025, 12:40 WIB

Dalam rangkaian kunjungan kerjanya, Laksma Bakamla Sigit Winarko dan tim terlebih dahulu menyambangi Lanal Banyuwangi, yang disambut hangat oleh Danlanal Banyuwangi Letkol Laut (P) M. Puji Santoso. Pertemuan tersebut membahas isu-isu strategis terkait keamanan laut, termasuk maraknya praktik penangkapan ikan menggunakan bahan peledak rakitan oleh nelayan lokal serta indikasi penyelundupan benih lobster yang masih terjadi di wilayah perairan Banyuwangi.

Selanjutnya, kunjungan dilanjutkan ke Kantor Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, di mana rombongan Bakamla RI diterima langsung oleh Wakil Bupati Banyuwangi, Ir. H. Mujiono, M.Si. Dalam pertemuan ini, dibahas rencana tindak lanjut kerja sama antara Bakamla RI dan Pemkab Banyuwangi, khususnya menyangkut pengumpulan data area rawan aktivitas ilegal di laut, serta penjajakan potensi hibah lahan milik Pemda yang dapat dimanfaatkan untuk pembangunan Coastal Station National Maritime Security System (NMSS).

Ket. Foto: Kegiatan strategis Bakamla RI dipimpin langsung oleh Direktur Data dan Informasi, Laksamana Pertama Sigit Winarko, S.T., CHRMP. — Sumber: Humas Bakamla RI

Salah satu agenda penting dalam kunjungan ini adalah survei langsung ke dua lokasi calon lahan yang berpotensi dihibahkan untuk pembangunan Coastal Station, yakni di Desa Rejo dan Desa Bengkak. Lahan tersebut dinilai strategis untuk memperkuat sistem pemantauan keamanan laut nasional, khususnya di kawasan timur laut Jawa Timur.

Selain membahas rencana pembangunan, kunjungan ini juga menjadi momentum evaluasi terhadap Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Bakamla RI dan Pemkab Banyuwangi yang telah berlangsung sejak 2019 dan berakhir pada tahun 2022. Kedua pihak menyatakan komitmennya untuk melanjutkan sinergi dan memperkuat kolaborasi dalam menjaga keamanan laut. 

Redaktur: Yebdi Trismar

Penulis: Tim Koran Jakarta

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.