Simone Inzaghi Klarifikasi Kepindahannya ke Al-Hilal: 'Saya Memberikan Segalanya untuk Inter'

Rabu, 18 Jun 2025, 14:55 WIB

JAKARTA - Pelatih Simone Inzaghi menegaskan bahwa dirinya telah memberikan seluruh dedikasi untuk Inter Milan sebelum secara resmi menerima tawaran sebagai pelatih baru Al-Hilal pada awal bulan ini. Pernyataan tersebut ia sampaikan menyusul komentar CEO Al-Hilal, Esteve Calzada, yang menyebut bahwa kesepakatan perekrutan Inzaghi telah tercapai bahkan sebelum Inter kalah telak 0-5 dari Paris Saint-Germain di final Liga Champions.

Selama empat tahun menangani Inter Milan, Inzaghi mempersembahkan satu gelar Serie A, dua Coppa Italia, dan tiga Piala Super Italia. Namun, kegagalannya membawa Inter meraih gelar Liga Champions menjadi penutup dari masa kepemimpinannya. Kekalahan dari PSG di Munich menjadi momen terakhirnya bersama Nerazzurri, yang diikuti dengan pengumuman kepergian dirinya hanya beberapa hari kemudian.

Ket. Foto: Pelatih Al Hilal Simone Inzaghi di Bandara Internasional Raja Khalid — Sumber: Reuters

"Mungkin tampak seperti sesuatu yang datang dengan cepat, tetapi itu adalah hasil kerja keras," ujar Esteve Calzada kepada BBC.

Ia menambahkan bahwa kesepakatan sudah dicapai sebelum laga final, tetapi Inzaghi meminta agar proses penandatanganan ditunda demi menghormati Inter dan laga penting tersebut. 

"Dia sedang memainkan pertandingan besar dan meminta kami untuk menunda semuanya sampai setelah final," kata Calzada.

Pernyataan itu memicu spekulasi di media Italia, mempertanyakan apakah para pemain Inter mengetahui kabar kepindahan pelatih mereka sebelum laga final berlangsung, dan apakah hal itu berdampak pada performa buruk mereka.

Menanggapi spekulasi tersebut, Inzaghi menegaskan bahwa dirinya tetap berkomitmen penuh terhadap Inter hingga saat terakhir. Dalam konferensi pers menjelang laga Al-Hilal menghadapi Real Madrid di ajang Piala Dunia Antarklub hari Rabu, ia menyatakan tidak pernah setengah hati dalam menjalankan tugasnya.

"Hari ini saya mendengar tentang berbagai hal, sebagaimana yang sering terjadi selama empat tahun saya berada di Inter," kata Inzaghi. "Jika ini adalah harga yang harus dibayar untuk empat tahun saya di Inter, saya akan dengan senang hati membayarnya."

Ia juga menambahkan bahwa ia sangat menghargai semua yang diberikan oleh Inter kepadanya.

"Saya akan merindukan segalanya bahkan tuduhan paling tidak adil yang pernah saya terima. Tapi saya benar-benar bahagia. Saya memberikan segalanya," ujar pelatih asal Italia tersebut.

Di sisi lain, Presiden Inter Beppe Barotta menolak berkomentar lebih jauh mengenai kontroversi itu. Ia menyatakan bahwa klub harus terus berjalan, tak bergantung pada satu sosok individu.

"Saya tidak mengejar rumor, penyangkalan, atau perilaku orang lain, semua orang tahu apa yang telah mereka lakukan," katanya.

Barotta menegaskan bahwa Inter sedang memulai babak baru. "Sebuah siklus telah berakhir dan kami berterima kasih kepada Simone Inzaghi atas semua yang telah diberikannya kepada kami, tetapi kini ada siklus baru yang harus dibuka dan difokuskan. Kisah Inter terus berlanjut dan tidak bergantung pada individu."

Dengan demikian, baik Inzaghi maupun manajemen Inter menegaskan bahwa keputusan telah diambil secara profesional dan bahwa transisi kepelatihan bukan alasan utama kekalahan besar Inter di laga final.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Paundra Zakirulloh

Berita Terbaru

Siap-Siap! Pendaftaran 40 Ribu Kuota SMK Go Global Dibuka KP2MI Mulai 12-16 Agustus, Lulusannya Bakal Kerja di Luar Negeri

Kebakaran Bromo Meluas hingga 899 Hektare, Pemprov akan Rehabilitasi Jaringan Pipa Air dan Antisipasi Dampak Ekonomi

Tidak Memenuhi Syarat Formal, Pengadilan Gugurkan Upaya Banding JPU Atas Vonis Bebas Tiga Legislator

Ada Atraksi Pesawat Tempur, Kemensetneg Gelar Rapat Pleno Persiapan Peringatan HUT ke-81 RI

Bukan Cuma Hoaks, Era Post-Truth Bikin Publik Mudah Percaya Informasi yang Sesuai Keyakinan

RDP Komisi III dengan Praktisi Terkait RUU Perampasan Aset

Terus Bertumbuh, Pelindo Multi Terminal: Arus Barang Capai 59,59 Juta Ton di Semester I Tahun 2026

Tingkatkan Kreativitas, TP PKK Makassar Bekali Perempuan Pelaku UMKM Keterampilan Kecerdasan Buatan

Ciptakan Peluang Ekonomi Produktif, BNNP Banten Latih Pemuda Zona Merah Narkoba untuk Berwirausaha

Menang Meyakinkan, Al Ittihad dan Pakhtakor Melangkah ke Fase Liga ACL Elite

Pelatih Aston Villa Emery Menilai Timnya Melawan PSG Jadi Ujian Bagus

BMKG Prakirakan Jakarta Cerah Berawan Rabu, Suhu Capai 35 Derajat Celsius

Garuda-InJourney Berkolaborasi Perpanjang Waktu Liburan Turis Asing ke Berbagai Destinasi Wisata

Pelatih PSG Sebut Timnya Antusias Sambut Laga Piala Super Lawan Aston Villa

Tingkatkan Efisiensi, Pengamat Nilai Insentif Diperlukan untuk Wujudkan Zero ODOL di 2027

Prakiraan Cuaca Terbaru, BMKG: Sebagian Besar Jakarta Cerah di Rabu Pagi

Cedera Serius, Bardghji Terancam Absen Bela Barcelona karena Operasi Ligamen

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.