Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Selama Semester I 2025, 38 Kapal Pesiar Bawa 50 Ribu Wisman Sandar di Benoa Bali

📅 Rabu, 18 Jun 2025, 17:01 WIB | Oleh:
Selama Semester I 2025, 38 Kapal Pesiar Bawa 50 Ribu Wisman Sandar di Benoa Bali Doc: ANTARA/HO-Pelindo Benoa
Ket. Arsip foto - Kapal pesiar jumbo bersandar di Pelabuhan Benoa, Denpasar, Bali, Minggu (13/4).

DENPASAR - Sebanyak 38 kapal pesiar membawa lebih dari 50 ribu wisatawan mancanegara (wisman) bersandar di Pelabuhan Benoa, Denpasar, Bali, selama semester I 2025.

“Angka ini mencerminkan tren positif kebangkitan sektor wisata bahari,” kata Kepala Sub Regional Pelindo Bali dan Nusa Tenggara Fariz Hariyoso di Denpasar, Bali, Rabu.

Apabila dibandingkan selama 2024, pelabuhan itu sudah disinggahi sebanyak 59 kapal pesiar yang diperkirakan membawa 103 ribu wisatawan mancanegara.

Tingginya kunjungan kapal pesiar berukuran jumbo, lanjut dia, memperkuat posisi Benoa sebagai salah satu pelabuhan kapal pesiar unggulan di Indonesia.

Banyaknya operator kapal pesiar jaringan internasional yang memilih Pelabuhan Benoa sebagai salah satu tujuan bersandar, membuka peluang usaha bagi pelaku UMKM di sektor kuliner, kerajinan, hingga jasa wisata di Bali.

Untuk itu, BUMN tersebut juga membangun sinergi dengan masyarakat sekitar pelabuhan, khususnya melalui pemberdayaan UMKM dan penguatan ekonomi lokal.

Didukung oleh ekosistem pelabuhan yang positif dan ramah lingkungan, wisatawan yang datang melalui kapal pesiar tak hanya menikmati keindahan Bali, tetapi juga berinteraksi langsung dengan budaya lokal dan produk khas Pulau Dewata.

Mengingat kontribusi besar terhadap pariwisata, pihaknya berupaya mendukung pengembangan pelabuhan berkelanjutan.

Sejak 2022 hingga 2025, pihaknya telah menanam lebih dari 31 ribu bibit mangrove di kawasan Pelabuhan Benoa dengan nilai investasi yang dialokasikan untuk kegiatan itu mencapai sekitar Rp226 juta.

Saat ini, kata dia, program pelestarian tersebut memasuki fase pemeliharaan dan pemantauan secara berkelanjutan.

Upaya ini dilakukan untuk memastikan kelestarian ekosistem pesisir yang berfungsi penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan, sejalan dengan filosofi Tri Hita Karana yakni kearifan lokal Bali yang menekankan harmoni antara manusia, alam, dan spiritualitas.

“Keberlanjutan harus menjadi fondasi dalam setiap pengembangan pelabuhan, termasuk untuk sektor wisata laut. Kami tidak ingin program pelestarian hanya berhenti pada kegiatan simbolik penanaman semata,” ucapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Luar Negeri
Kala Trump Berseloroh Mau U...
Luar Negeri
Iran Jadikan Selat Hormuz A...
Megapolitan
Pembubaran Ibadah di GKPI, ...
Advertisement
Pertamina Pertahankan Harga BBM untuk Oktober

Pertamina Pertahankan Harga BBM untuk Oktober

12 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.