Klik, Cek, Aman! Alasan Netizen Jatuh Hati pada Bank Digital

Selasa, 17 Jun 2025, 23:55 WIB

JAKARTA – Perusahaan riset pasar global Ipsos mengungkapkan temuan terkait preferensi masyarakat memilih produk perbankan digital berdasarkan sisi keamanan dan keandalan, khususnya terkait konsistensi persepsi positif publik terhadap reputasi dan layanan.

Hasil riset Ipsos menunjukkan adanya peningkatan prioritas terhadap keamanan data pribadi dan dana nasabah yang saat ini menjadi pertimbangan utama.

Ket. Foto: Ilustrasi - Penukaran uang kartal pada salah satu layanan 'mobile' yang dioperasikan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan di Makassar. — Sumber: ANTARA/ Suriani Mappong

“Apalagi, dengan meningkatnya literasi digital dan berlakunya Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (UU PDP), institusi perbankan di Indonesia dituntut untuk memberikan jaminan keamanan dan keandalan transaksi yang tak tergoyahkan. Ini adalah imperatif bagi seluruh pelaku industri perbankan di Indonesia,” ujar Executive Director Ipsos Indonesia Andi Sukma dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (17/6).

Andi menjelaskan aspek kepercayaan menjadi landasan utama dalam menentukan pilihan di tengah meningkatnya ekspektasi masyarakat terhadap layanan perbankan digital.

Tidak hanya menawarkan fitur yang lengkap atau tampilan menarik, menurutnya lagi, pengguna saat ini menempatkan keamanan dan keandalan sebagai prioritas utama.

Ia melanjutkan, kepercayaan terhadap aplikasi perbankan digital dibangun melalui pengalaman penggunaan yang konsisten, bebas hambatan, serta mampu melindungi data serta dana secara maksimal.

“Sejalan dengan temuan yang ada, faktor kepercayaan dan keamanan tetap menjadi penentu utama dalam membangun loyalitas pengguna,” ujar Andi.

Selain itu, hasil studi Ipsos bertajuk “Perilaku dan Kepuasan Konsumen terhadap Bank Digital di Indonesia” menunjukkan bahwa mayoritas pengguna bank digital yang paling aktif berasal dari Gen Z dan Milenial, dengan rentang usia 18 sampai 44 tahun.

“Kelompok demografi ini memprioritaskan aplikasi yang cepat, mudah digunakan, dan terintegrasi dengan layanan digital lain yang mereka gunakan sehari-hari,” ujar Andi.

Preferensi masyarakat terhadap beberapa perbankan digital di Indonesia berdasarkan survei Ipsos, di antaranya sebanyak 44 persen responden memilih SeaBank sebagai aplikasi dengan performa paling lancar dan aman digunakan, diikuti oleh Bank Jago sebanyak 34 persen, Bank Neo sebanyak 26 persen, Superbank sebanyak 14 persen, dan AlloBank sebanyak 14 persen.

Lalu, sebanyak 43 persen responden menilai user interface pengguna SeaBank paling intuitif dan mudah digunakan, diikuti Bank Jago sebanyak 34 persen, Bank Neo sebanyak 24 persen, Superbank sebanyak 20 persen, dan AlloBank sebanyak 13 persen.

Dalam hal konektivitas dengan ekosistem digital, SeaBank sebanyak 43 persen, diikuti Bank Jago 35 persen, Neobank sebanyak 28 persen, AlloBank sebanyak 16 persen, dan Superbank sebanyak 11 persen.

Andi berharap survei ini dapat memberikan gambaran mendalam mengenai perspektif masyarakat Indonesia terhadap bank digital.

“Ke depannya, inovasi berkelanjutan, kemudahan akses, serta pengalaman penggunaan yang baik akan menjadi fondasi utama dalam mendorong pertumbuhan industri keuangan digital di Indonesia," ujar Andi pula.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Siagakan 93.782 Ton Beras, Bulog Antisipasi Krisis Pangan Pascagempa NTT

PLN Hadir di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Ada Promo Merdeka Daya Diskon 50 Persen

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selasa 25 Agustus 2026, Ini Daftar 25 Ruas Jalan

Beroperasi 26 Agustus 2026, Ini Daftar 5 Stasiun Baru LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

TPOS Gedebage Ditargetkan Rampung 2027, Bandung Siapkan Teknologi Baru Olah 300 Ton Sampah per Hari

Desainer Masa Depan Wajib Kuasai AI hingga Bisnis, Kampus Diminta Jadi Ruang Eksperimen Kreatif

Bapemperda DKI Minta Naskah Akademik 16 Ranperda Prioritas 2027 Disiapkan Sejak Awal

Kemenhut Kerahkan 1.000 Polisi Hutan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan

67 Ribu Ton Beras Digerakkan ke NTT! BULOG Kirim Bantuan dari 4 Provinsi untuk Korban Bencana

Kurangi Kesenjangan, DPRD Jabar: Pembangunan di Jabar Harus Merata baik Perkotaan dan Pedesaan

Manggala Agni Sumatra Berjibaku Padamkan Karhutla di 17 Desa

Polda Banten Ungkap Sindikat Curanmor Spesialis Pick-up di 14 Lokasi

Tetap Tunjukkan Dedikasi dan Keberanian, Perwira polisi Terluka Kena Pecahan Kaca saat Gerebek Gudang Uang Palsu di Tangsel

93.782 Ton Beras Siaga! BULOG Antisipasi Bencana NTT Hingga 10x Masa Darurat

Gubernur Bali Minta Peradi Siapkan Pendampingan Hukum Perkuat Desa Adat

Wagub Rano Buka Jakarta Beat Society 2026: Komitmen Perluas Ruang Kreatif Musisi Lokal

Pemkab Lebak Bantu Pasarkan Produk UMKM Lewat Bazar

Dukung Penanganan Karhutla, Kemenhub Fasilitasi Penggunaan Pesawat Registrasi Asing

Kemenag Targetkan Keterlibatan 1.781.945 Peserta dalam Gema Selawat Sambut Maulid Nabi

Coba Lerai Perkelahian, Dua Polisi Dikeroyok Masa saat Karnaval di Blora

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.