Kevin Durant Incar Heat, Spurs, dan Rockets Jika Hengkang dari Suns
Selasa, 17 Jun 2025, 08:30 WIBLOS ANGELES - Kevin Durant dilaporkan telah menentukan tiga tujuan utama bila Phoenix Suns memutuskan untuk melepasnya musim panas ini. Menurut laporan ESPN, bintang veteran NBA tersebut menempatkan Miami Heat, San Antonio Spurs, dan Houston Rockets di puncak daftar klub yang ia minati sebagai pelabuhan baru.
Ketiga tim tersebut disebut sebagai destinasi yang akan direspons Durant dengan komitmen jangka panjang, meskipun pemain 15 kali All-Star itu masih memiliki kontrak satu musim lagi bersama Suns dan dijadwalkan menerima bayaran 54,7 juta dollar AS (sekitar 882 miliar rupiah) pada musim 2025-26.
Namun, Phoenix Suns menegaskan bahwa mereka tidak akan semata-mata mengikuti keinginan Durant, dan tetap akan mengambil keputusan terbaik demi kepentingan tim. Minnesota Timberwolves juga dilaporkan menjadi salah satu tim yang berminat untuk masuk dalam perburuan.
Meski akan memasuki usia 37 tahun pada bulan September mendatang, performa Durant musim lalu tetap berada di level elite. Dalam 62 penampilan bersama Suns di musim 2024-25, ia mencetak rata-rata 26,6 poin, 6 rebound, 4,2 assist, dan 1,2 blok per gim, termasuk akurasi tembakan tiga poin sebesar 43 persen â salah satu yang tertinggi dalam kariernya.
Durant telah tampil dalam 1.123 pertandingan NBA, membela empat tim berbeda: Seattle SuperSonics/Oklahoma City Thunder (2007â2016), Golden State Warriors (2016â2019), Brooklyn Nets (2020â2023), dan Phoenix Suns. Rata-rata kariernya mencakup 27,2 poin, 7 rebound, 4,4 assist, dan 1,1 blok, dengan akurasi tembakan tiga angka sebesar 39 persen.
Ia juga telah terpilih enam kali ke All-NBA First Team dan akan memenuhi syarat untuk menandatangani perpanjangan kontrak dua tahun senilai hingga 122 juta dollar AS (sekitar 1,96 triliun rupiah) setelah liga memulai tahun kompetisi baru pada 6 Juli mendatang.
Durant sempat digadang-gadang sebagai bagian penting dari proyek superteam Suns bersama Devin Booker dan Bradley Beal, namun proyek tersebut gagal total. Phoenix menutup musim 2024-25 dengan rekor 36-46, gagal lolos ke playoff dan membuat pelatih kepala Mike Budenholzer dipecat hanya setelah satu musim memimpin.
Kini, dengan proyek gagal tersebut, kemungkinan perombakan besar-besaran di Arizona kian nyata, dan Durant bisa jadi bagian dari gelombang keluar berikutnya.
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
AHY Apresiasi Perayaan Imlek Nasional, Soroti Semangat Transformasi Indonesia
-
Wisatawan Domestik Turun, Koster Soroti Minimnya Armada Pesawat
-
DPRD DKI Buka Pintu Lebar untuk Pelajar, Raden Gusti: Gedung Ini Milik Warga Jakarta
-
Pemkot Tegaskan Perayaan Natal di Kota Bandung Kondusif
-
La Liga Spanyol: Real Madrid Tekuk Valencia, Terus Membayangi Barcelona, Atletico Madrid Terpeleset
-
Memperkuat Layanan Kesehatan Dasar dan Inovasi Posyandu di Bangka Tengah
-
KA Ranggajati Versi Terbaru Mulai Melayani Penumpang dari Cirebon
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.