Sinner Siap Bangkit di Halle Usai Kekalahan Menyakitkan di Final Prancis Open

Senin, 16 Jun 2025, 08:45 WIB

PARIS - Petenis nomor satu dunia, Jannik Sinner, bertekad menjadikan turnamen Halle Open sebagai titik balik usai kegagalan menyakitkan di final French Open kontra rival beratnya, Carlos Alcaraz. Sinner mengaku masih kerap terbangun di malam hari memikirkan kekalahan tersebut.

Dalam final epik di Roland Garros awal Juni lalu, Sinner unggul dua set lebih dulu dan bahkan memiliki tiga peluang match point di set keempat. Namun, Alcaraz tampil luar biasa untuk membalikkan keadaan dan menang 4-6, 6-7(4), 6-4, 7-6(3), 7-6(10-2) dalam laga yang berlangsung selama 5 jam 29 menit — menjadi final terpanjang sepanjang sejarah French Open.

Ket. Foto: Jannik Sinner, juara bertahan Hale Open. — Sumber: AFP

Saat ditanya apakah ia masih memikirkan peluang emas yang gagal ia manfaatkan, Sinner menjawab, “Sering. Itu terjadi. Saya tidak tahu bagaimana nanti dampaknya di masa depan. Tapi saya mencoba untuk melupakan hal-hal negatif dan fokus pada apa yang bisa saya lakukan di sini, di Halle.”

“Bertanding lagi di turnamen ini adalah hal positif. Setiap pertandingan adalah awal yang baru dan saya harus siap secara mental untuk memberikan segalanya di lapangan. Maka dari itu, saya senang bisa kembali bermain di Halle. Ya, saya sempat mengalami beberapa malam tanpa tidur, tapi setiap hari rasanya semakin membaik.”

Petenis berusia 23 tahun asal Italia itu datang ke Halle sebagai juara bertahan dan akan berupaya mempertahankan gelarnya di turnamen pemanasan menuju Wimbledon, yang akan digelar pada 30 Juni hingga 13 Juli di All England Club, London.

Sinner mengakui adaptasi ke lapangan rumput tidak mudah, terutama usai fokus penuh di Roland Garros.

“Latihan pertama saya di sini berjalan cukup baik. Saya belum bermain lagi sejak di Paris, jadi perasaan saya di lapangan masih belum sepenuhnya nyaman,” ujar Sinner.

“Saya rasa, pemain yang bagus di lapangan rumput adalah mereka yang bisa bergerak dengan baik. Pantulan bola bisa jadi aneh karena rumput, jadi Anda harus pintar dalam melakukan servis."

“Tahun lalu saya merasa sudah membuat kemajuan di permukaan ini, dan kita lihat saja bagaimana hasilnya tahun ini.”

Sinner dijadwalkan memulai perjalanannya di Halle pada hari Selasa (17/6) dengan membawa harapan besar untuk bangkit secara mental dan fisik jelang tantangan besar di Wimbledon.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.