Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menteri PU Tegaskan Proyek Giant Sea Wall akan Serius Dilaksanakan di Era Presiden Prabowo

📅 Senin, 16 Jun 2025, 11:55 WIB | Oleh:
Menteri PU Tegaskan Proyek Giant Sea Wall akan Serius Dilaksanakan di Era Presiden Prabowo Doc: Kementerian PU
Ket. Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo.

JAKARTA - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menegaskan, proyek Giant Sea Wall atau tanggul laut raksasa akan serius dilaksanakan di era kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

"Insya Allah itu akan terlaksana. Namun, mohon bersabar karena anggaran kami sangat terbatas dan ada prioritas lain. Tapi bukan berarti kami diam, kami akan tetap berjuang bersama menyelesaikan permasalahan rob ini," kata Dody di Jakarta, Senin (16/6).

Proyek Giant Sea Wall ini menjadi infrastruktur vital untuk melindungi kawasan pantai utara Pulau Jawa dari ancaman rob dan perubahan iklim ekstrem. Menurut Dody, perhatian Presiden Prabowo terhadap penanganan rob di pantai utara Jawa terbukti sangat besar. Bahkan, proyek ini sudah dicanangkan dalam visi dan misi Presiden Prabowo sebelum beliau terpilih menjadi presiden periode 2024-2029.

"Rob ini sudah lama terjadi akibat kondisi global seperti kenaikan suhu dunia, perubahan iklim, dan penurunan permukaan tanah. Oleh karena itu, setelah dilantik, Presiden Prabowo langsung menginstruksikan para menteri untuk memikirkan pembangunan Giant Sea Wall dari Banten hingga Gresik," kata Dody.

Pemerintah saat ini sedang menyiapkan pembentukan Badan Otorita Tanggul Laut Pantai Utara Jawa. Ini merupakan upaya melindungi wilayah pesisir Pantai Utara Jawa, dari Jakarta hingga Semarang, termasuk Demak. Pembentukan Badan Otorita ini penting agar pembangunan Giant Sea Wall di Pantura dapat terlaksana secara berkelanjutan.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) juga mengungkapkan, pembangunan Tanggul Laut Raksasa atau Giant Sea Wall di Pantai Utara Jawa bertujuan menyelamatkan masa depan masyarakat dari dampak perubahan iklim.

AHY menegaskan bahwa perlindungan garis pantai bukan sekadar urusan infrastruktur, melainkan menyangkut kelangsungan hidup masyarakat dan eksistensi bangsa.

Dengan komitmen kuat dari pemerintah dan persiapan matang, proyek Giant Sea Wall diharapkan mampu memberikan perlindungan jangka panjang bagi kawasan pesisir Pantai Utara Jawa dari ancaman rob dan dampak perubahan iklim.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Nasional
Mutasi Polri, Pejabat Divpr...
Daerah
Produk UMKM Dipromosikan Le...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.