• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Mengenal 7 Satwa Nokturnal...

Mengenal 7 Satwa Nokturnal di Safari Malam Taman Safari Bogor

Jumat, 13 Jun 2025, 15:50 WIB

Ketika matahari terbenam dan kegelapan menyelimuti Taman Safari Bogor, sebuah dunia yang sama sekali berbeda mulai terungkap. Di balik tirai malam, para penguasa kegelapan mulai menunjukkan sisi sejati mereka yang tak pernah Anda lihat di siang hari.

Safari Malam bukan sekadar jalan-jalan biasa, ini adalah kesempatan langka untuk menyaksikan perilaku alami satwa nokturnal yang penuh misteri.

Ket. Foto: Burung Hantu, Pemburu Senyap dengan Teknologi Radar Alami — Sumber: Taman Safari Bogor

Mengapa Satwa Nokturnal Begitu Istimewa?

Lebih dari 60% mamalia di dunia adalah nokturnal, aktif di malam hari. Mereka telah mengembangkan adaptasi luar biasa untuk bertahan hidup dalam kegelapan, mulai dari indera yang super tajam hingga strategi berburu yang mengagumkan. Di Safari Malam, Anda bisa menyaksikan transformasi dramatis ini secara langsung.

Tujuh satwa nokturnal ini akan mengubah pandangan Anda

1. Hyena: Si Pembersih Hutan dengan Sistem Pencernaan Ajaib

Jangan terkecoh dengan anggapan keliru bahwa hyena adalah "pengecut". Satwa ini adalah salah satu predator paling efisien di dunia dengan rahasia menakjubkan: sistem pencernaan yang kebal terhadap bakteri mematikan. Hyena dapat mencerna tulang, kulit, bahkan daging yang sudah membusuk tanpa sakit perut sedikitpun.

Enzim pencernaan mereka 100 kali lebih kuat dari manusia, memungkinkan mereka mengonsumsi bangkai yang sudah ditinggalkan predator lain selama berhari-hari.

2. Burung Hantu: Pemburu Senyap dengan Teknologi Radar Alami

Burung hantu adalah assassin terhebat di dunia nokturnal dengan teknologi berburu yang mengalahkan pesawat siluman. Bulu-bulu khusus di sayap mereka memiliki struktur seperti sisir yang memecah aliran udara, memungkinkan penerbangan tanpa suara sama sekali, bahkan mikrofon super sensitif tidak dapat mendeteksi kehadiran mereka!

Yang lebih menakjubkan, wajah cekung burung hantu berfungsi sebagai antena parabola raksasa yang dapat menangkap suara sekecil detak jantung tikus dari jarak 30 meter. Telinga mereka tidak simetris – satu lebih tinggi dari yang lain – menciptakan sistem triangulasi 3D yang memungkinkan mereka menentukan lokasi mangsa dengan akurasi milimeter dalam kegelapan total.

Leher burung hantu dapat berputar 270 derajat berkat 14 tulang vertebra (manusia hanya 7), dan mata mereka 100 kali lebih sensitif terhadap cahaya dibanding mata manusia. Satu serangan dari cakar mereka menghasilkan tekanan 300 psi – cukup untuk menembus tengkorak!

3. Beruang Madu: Si Panjat Tebing Nokturnal

Beruang terkecil di dunia ini menyimpan kejutan luar biasa. Lidah beruang madu dapat memanjang hingga 25 cm, lebih panjang dari smartphone! Di malam hari, mereka menggunakan lidah super ini untuk mengambil madu dari sarang lebah liar yang tersembunyi di celah-celah pohon setinggi 30 meter.

Cakar beruang madu lebih kuat dari manusia, memungkinkan mereka memanjat pohon licin dalam kegelapan total. Yang mengagumkan, mereka dapat mendeteksi sarang madu dari jarak 1 kilometer hanya dengan penciuman!

4. Harimau Sumatera: Raja Malam yang Terancam Punah

Hanya tersisa 400 ekor di alam liar, Harimau Sumatera adalah pemburu malam paling sempurna di Asia Tenggara. Mata mereka memiliki lapisan reflektif khusus yang memberikan penglihatan malam 6 kali lebih tajam dari manusia. Belang-belang unik mereka berfungsi sebagai kamuflase sempurna dalam bayangan malam.

Yang memukau, Harimau Sumatra dapat melompat horizontal sejauh 10 meter dan vertikal 3 meter – kemampuan yang memungkinkan mereka berburu mangsa di kanopi hutan. Suara aumannya dapat terdengar hingga 3 kilometer bahkan bisa lebih jauh, berfungsi sebagai komunikasi teritorial di kegelapan.

5. Tapir Asia: Penjelajah Malam yang Unik

Dengan penampilan yang tampak seperti gabungan gajah dan babi, Tapir Asia adalah perenang malam yang luar biasa. Belalai fleksibel mereka dapat berputar 360 derajat, berfungsi sebagai snorkel saat berenang di sungai gelap.

Tapir dapat menyelam hingga kedalaman 5 meter untuk mencari umbi-umbian di dasar sungai. Pola hitam-putih pada tubuh dewasa bukan sekadar estetika, ini adalah kamuflase "disruptive" yang memecah siluet tubuh dalam cahaya bulan, membuat predator bingung menentukan ukuran dan posisi mereka.

6. Oryx: Antelop Gurun Penakluk Malam

Oryx memiliki sistem pendingin tubuh paling canggih di dunia hewan. Darah mereka dapat mencapai suhu 46°C tanpa kerusakan organ – suhu yang akan mematikan mamalia lain. Di malam hari, mereka menggunakan tanduk lurus sepanjang 85 cm sebagai "antena" untuk mendeteksi getaran predator dari jarak 2 kilometer.

Yang menakjubkan, Oryx dapat bertahan hidup tanpa minum air selama berbulan-bulan, memperoleh kelembaban dari tumbuhan gurun dan embun malam. Kemampuan navigasi mereka menggunakan bintang telah menginspirasi teknik navigasi modern. Tidak hanya itu, mereka juga menggunakan indera penglihatan untuk melihat medan, pendengaran untuk mendengarkan suara lingkungan, dan penciuman untuk melacak jejak atau bau makanan.

7. Binturong: Si "Beruang Kucing" Nokturnal dengan Aroma Popcorn

Binturong adalah salah satu hewan paling unik di dunia dengan penampilan yang membingungkan - tubuh seperti beruang, wajah seperti kucing, dan ekor seperti monyet! Yang paling mengejutkan, binturong mengeluarkan aroma seperti popcorn mentega karena senyawa kimia alami bernama 2-acetyl-1-pyrroline yang sama dengan yang ada di jagung panggang.

Sebagai "petani hutan" nokturnal, binturong memainkan peran vital dalam ekosistem dengan menyebarkan biji-bijian melalui kotorannya setelah memakan buah-buahan di malam hari. Satu binturong dapat menyebarkan lebih dari 60 spesies tanaman berbeda, menjadikan mereka arsitek hutan yang sesungguhnya!

Jangan lewatkan Safari Malam di Taman Safari Bogor. Pengalaman mengamati para penguasa kegelapan ini akan menjadi kenangan yang tak terlupakan bagi Anda, teman dan keluarga.

Segera hubungi Tim Sales Taman Safari Bogor di WhatsApp 081218687721 dan bersiaplah untuk petualangan malam yang akan mengubah hidup Anda!

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Tim Koran Jakarta

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.