Kemenkumham NTT Kenalkan Jagung dengan Rasa yang Aneh
Selasa, 10 Jun 2025, 13:59 WIBKUPANG â Jagung biasanya dibakar atau dibuat bakwan atau sekadar direbus. Namun Kanwil Kementerian Hukum Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) meluncurkan jagung dengan rasa aneh dan berbeda.
Jagung ini adalah pojok layanan hukum yang dinamakan âJAGUNG BOSEâ demi mendukung pelayanan bagi masyarakat di kawasan berbasis kepulauan itu.
âLayanan ini kami kemas dengan lebih humanis agar masyarakat paham bahwa bicara hukum tidak terlalu berat untuk dipahami, tapi sangat penting dan bermanfaat jika sudah diketahui dengan tepat,â kata Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenkum NTT Silvester Sili Laba saat mengenalkan layanan âJAGUNG BOSE,â kepada awak media di Kupang, Selasa.
Adapun layanan âJAGUNG BOSEâ adalah singkatan dari kalimat âJAngan binGUNG yuk ngoBrOl Santai sambil Edukasiâ.
Silvester menyebutkan layanan ini dipilih Kemenkum NTT untuk memberikan informasi yang cepat, tepat, dan akurat kepada masyarakat yang membutuhkan.
âMasyarakat bisa menghubungi lewat layanan WA di nomor 0821-2372-0470. Bisa juga datang langsung dan ngobrol santai di pojok inspirasi JAGUNG BOSE ini.
âRencananya kami akan membuat program podcast supaya bisa lebih menjangkau seluruh lapisan masyarakat yang membutuhkan informasi,â ujarnya.
Adapun bentuk layanan yang disediakan seperti layanan fasilitasi pembentukan peraturan daerah, layanan administrasi hukum umum, layanan kekayaan intelektual, layanan bantuan hukum dan layanan lainnya.
Lebih lanjut, dia mengatakan pemilihan jargon JAGUNG BOSE sebagai bentuk layanan bukanlah tanpa alasan. Jagung Bose yang juga merupakan nama makanan khas NTT, selain berbahan dasar jagung juga sangat terkenal akan cita rasa gurih dan nikmat.
Ia meyakini dengan menggunakan nama JAGUNG BOSE akan mempermudah ingatan masyarakat lokal maupun pendatang yang pernah menyantap makanan ini.
âKami berharap salah satu dampak positif lainnya adalah berkurangnya penyebaran informasi yang salah atau menyesatkan karena informasi yang diberikan melalui layanan JAGUNG BOSE sudah pasti akurat, sehingga masyarakat akan lebih terhindar dari hoaks yang dapat merugikan mereka atau mengganggu ketertiban sosial,â jelasnya.
Silvester berharap dengan adanya layanan ini masyarakat yang mendapat informasi yang jelas dan akurat akan lebih terdorong untuk berpartisipasi dalam berbagai kegiatan dan layanan dari Kemenkum khususnya di wilayah NTT.
âDengan adanya layanan ini, masalah yang dihadapi masyarakat dapat segera diselesaikan dengan lebih cepat dan efektif. Kami juga bisa mendapatkan feedback yang lebih akurat mengenai kualitas layanan yang diberikan. Dengan dasar ini membantu kami untuk mengambil kebijakan dalam meningkatkan kinerja,â pungkasnya.
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Aloysius Widiyatmaka
Berita Terkait:
-
Pemerintah: Enam Ruas Tol Fungsional Dibuka Gratis saat Mudik Lebaran 2026
-
Menko Ekonomi: WFH untuk Swasta Tergantung Kebutuhan
-
Berkah Ramadan, Omzet UMKM di Lebak Meningkat
-
Mau Cari Suasana Baru? Weekend at Parapuar, Cara Baru Nikmati Sisi Darat Labuan Bajo
-
Pemprov Papua Barat Daya Investasi SDM, Biayai Pendidikan Dokter Spesialis
-
Sambut Pemudik Mulai 13 Maret, InJourney Airports Pastikan Kesiapan Operasi dan Layanan 37 Bandara
-
Diduga Produksi Petasan, Dua Pelajar Tulungagung Diamankan Polisi
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.