Pemkab Pasaman Barat Andalkan Gerakan Pangan Murah untuk Kontrol Harga

Senin, 09 Jun 2025, 22:11 WIB

SIMPANG EMPAT – Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, melalui Dinas Ketahanan Pangan andalkan gerakan pangan murah untuk mengontrol harga pangan di pasaran.

"Harga pangan murah yang kita adakan berada di bawah harga pasar dalam rangka membantu masyarakat. Gerakan pangan murah ini kita adakan di daerah terpencil atau terluar," kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan Pasaman Barat, Ekadiana Oktavia, di Simpang Empat, Senin (9/6).

Ket. Foto: Dinas Ketahanan Pangan Pemkab Pasaman Barat saat mengadakan gerakan pangan murah di Sikilang Kecamatan Sungai Aur, di Kamis (5/6) lalu. — Sumber: ANTARA

Dia mengatakan selama Juni 2025 ini pihaknya telah menjadwalkan empat lokasi gerakan pangan murah yakni pada Rabu (4/6) di Jorong Mandiangin Kecamatan Kinali dan pada Kamis (5/6) di Sikilang Kecamatan Sungai Aur.

Lalu pada Kamis (12/6) di Jorong Tanjuang Larangan Kecamatan Ranah Batahan dan pada Jumat (13/6) di Situak Barat Kecamatan Lembah Melintang.

"Di dua lokasi telah kami adakan. Antusias masyarakat cukup tinggi," katanya.

Dia mengatakan adapun pangan yang disediakan pada gerakan pangan murah itu adalah beras dengan harga Rp68.000 per lima kilogram, gula pasir Rp18.000 per kilogram, minyak kita Rp16.000 per liter dan telur Rp45.000 per tray.

"Mengenai anggarannya tidak ada yang disubsidi tetapi harga yang dijual tetap berada di bawah harga pasar," sebutnya.

Dia mengharapkan dengan adanya gerakan pangan murah ini maka masyarakat dapat terbantu memperoleh harga kebutuhan pokok dengan mudah dan harga murah.

Selain itu juga dalam rangka stabilisasi harga pangan agar para pedagang tidak menaikkan harga sembarangan saja.

"Kami mengimbau kepada pedagang agar tidak menaikkan harga semaunya. Juga tidak menimbun kebutuhan pokok yang ada," harapnya.

Redaktur: Bambang Wijanarko

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.